Man Corner

5 Hal yang Membuat Pria Stres

  by: Redaksi       8/12/2011
  • Menurut sebuah studi yang dilakukan di Universitas Purdue, salah satu penyebab obesitas pada pria adalah karena mereka kerap merasa stres diperlakukan tidak adil oleh wanita. So, kegundahan apa lagi yang sering dialami oleh pria, dan apa saja trik yang bisa Anda lakukan untuk mengatasinya? Simak penemuan Cosmo berikut ini.

    Anda Menyimpan Dendam

    Sebuah jurnal ilmu psikologi menunjukkan bahwa pasangan yang hubungan cintanya pulih kembali setelah melalui pertengkaran hebat, cenderung akan memiliki relationship yang lebih bahagia. Namun sebaliknya, jika Anda masih menyimpan perasaan kesal akibat tindakan sang pasangan, maka jangan heran bila relationship Anda malah berjalan semakin buruk.



    Lakukan hal berikut: Ketika Anda sedang bertengkar, bawalah permasalahan yang saat ini terjadi dan hindari membawa isu masa lalu atau pola kebiasaan yang sering pasangan lakukan yang sebenarnya tidak berhubungan. Ketika mengakhiri pertengkaran, hindari kalimat-kalimat “selalu” atau “tidak pernah”, seperti “Kamu tidak pernah mengingat apa yang saya katakan” atau “kamu selalu saja melupakan janji yang sudah dibuat”.

    Anda Suka Memberikan Ultimatum


    Pertengkaran tidak pernah menyenangkan. Peneliti dari Universitas Baylor menemukan bahwa ketika Anda menyampaikan ultimatum secara tidak langsung—seperti “lakukan yang saya mau atau saya akan meninggalkan Anda!”—maka Anda menyiratkan ingin mendominasi. Tindakan seperti itu akan membuat dia merasa tidak berdaya.

    Lakukan hal berikut: Jelaskan bagaimana tindakan dia begitu menyakiti Anda, dibandingkan memerintahkannya melakukan sesuatu. Gunakan kata-kata seperti, “Tindakan Anda membuat saya merasa kamu tidak peduli lagi dengan saya.” Well, bukankah lebih baik bila Anda membiarkan pasangan memperbaiki kesalahan karena keinginannya sendiri, bukan karena dia dipaksa?

    Dengan Sengaja Mendiamkannya

    Dalam salah satu penelitian yang dilakukan Universitas Baylor, ditemukan bahwa pria biasanya menjadi sangat bingung ketika pasangan mereka mengambil jarak dan tiba-tiba diam seribu bahasa. Hal tersebut bisa membuat dia merasa sangat bersalah.

    Lakukan hal berikut: Jika Anda merupakan tipe orang yang perlu menenangkan diri sebelum memulai pembicaraan yang serius, katakan kepadanya secara langsung bahwa Anda perlu waktu dan ruang untuk sendiri. Berikan dia tenggang waktu secara spesifik dan janjikan bahwa Anda akan berdiskusi tentang masalah tersebut ketika waktunya tiba.



    Menjadikannya Sebagai Tempat Pelampiasan

    Secara mengejutkan, menurut penelitian yang dilakukan Wake Forest University, ternyata pria lebih rentan daripada wanita ketika relationship mengalami permasalahan. Peneliti percaya bahwa hal tersebut dikarenakan wanita lebih mempunyai tempat curhat dengan sahabatnya, sementara pria lebih tertutup dalam pembicaraan mengenai relationship.

    Lakukan hal berikut: Periksa diri Anda terlebih dahulu sebelum melimpahkan semua kekesalan Anda pada pasangan. Mungkin Anda stres karena hal yang sebenarnya sama sekali tidak berhubungan dengan kelakuan pasangan, seperti pekerjaan atau teman yang menyebalkan. Mungkin bagi Anda, kalimat Anda bukanlah sesuatu yang besar, namun ternyata bisa membuat si dia merasa terluka lebih dari yang Anda bayangkan.

    Anda Terlalu Cuek

    Anda tentu tahu bahwa terlalu needy dapat membuat si dia ill feel. Namun terlalu cuek juga bisa menjadi bumerang bagi Anda. Dalam studi yang dipublikasikan di Psychological Science, ternyata ditemukan bahwa hubungan bisa menjadi kaku ketika tingkat komitmen antara pasangan tidak sama.

    Lakukan hal berikut: Sekali-kali wajar saja bila Anda sesekali memiliki kehidupan yang terpisah dari pasangan, seperti memiliki girls’ night out misalnya. Namun jika terlalu sering memiliki kegiatan yang tidak melibatkan pasangan, Anda hanya akan membuat pasangan merasa bingung dan merasa tidak aman. (Calvin Hidayat/SL/Gambar:Dok.Google)



    tags: men, stress, fear