Better You

ATTENTION: Jebakan Berikut Bisa Bikin Anda Gemuk.

  by: Redaksi       27/12/2011
  • Anda merasa telah melakukan diet dengan benar dan memforsir olahraga, namun Anda malah mendapati ukuran pinggang yang belum mengecil juga? Well, sebaiknya Anda waspada pada jebakan yang (sebenarnya) ada di sekeliling rumah dan .... punya kans besar membuat berat badan sulit turun. Simak baik-baik!

    Jebakan #1: Warna Merah

    Bukan rahasia lagi kalau warna merah dapat meningkatkan nafsu makan. Termasuk penggunaan taplak meja, serbet ataupun piring. “Merah merupakan stimulan, yang dapat meningkatkan keinginan Anda untuk makan,” jelas Vicki Engeham, Kepala Centre of Colour Therapy and Healing Arts.



    Solusi:

    Jika Anda memiliki nafsu makan yang tinggi, Engeham menyarankan Anda untuk menyertakan warna hijau atau biru pada perangkat makan. “Warna hijau akan menenangkan mata dan mendorong Anda untuk makan lebih sedikit, sedangkan biru dan ungu mempunyai efek untuk meredakan nafsu makan,” jelas Vicki.

    Jebakan #2: MP3 Player

    Menurut penelitian, jika Anda mendengarkan musik bertempo cepat ketika makan, hasilnya Anda akan mengunyah lebih banyak. “Musik secara mental akan merangsang nafsu makan, sehingga membuat Anda makan lebih cepat,” jelas Dr. Morris. Bahkan dalam suatu studi di USA, orang-orang yang makan sambil mendengarkan musik bertempo cepat, rata-rata mengunyah lima gigitan per menitnya, sedangkan yang mendengarkan musik bertempo lambat hanya tiga gigitan saja.

    Solusi:

    “Cari tahu lebih dulu apakah banyak kegiatan yang Anda lakukan diiringi dengan musik atau tidak. Kemudian hilangkan pengaruh musik dari jam makan Anda,” jelas Dr.Morris. Jika Anda tidak bisa bisa menghindari musik ketika makan, cobalah dengan mengecilkan volume atau memilih mendengarkan lagu bertempo lebih lambat.

    Jebakan #3: Lilin Aroma Terapi

    “Aroma berhubungan langsung ke bagian tertentu dalam otak yang akan menimbulkan perasaan takut, stres, dan lapar,” jelas Karen Mackenzie, presiden dari International Aromatherapy & Aromatic Medicine Association. Pemilihan aroma jeruk, lemon, dan anggur dapat meningkatkan nafsu makan Anda.”

    Solusi:

    Anda bisa menggunakan aroma adas untuk mengurangi nafsu makan. “Tentara Roma mengunyah biji adas untuk mengurangi rasa lapar selama perjalanan panjang,” jelas Mackenzie.

    Jebakan #4 : Housemates

    Menurut salah satu penelitian profesor John de Castro di Amerika Serikat, makan bersama seseorang membuat Anda mengonsumsi 35 persen makanan lebih banyak, dibandingkan makan sendirian. Seandainya ditambahkan tiga orang lagi, Anda akan berakhir makan lebih banyak 75 persen. Wow!

    Solusi:



    “Hindari mengambil makanan langsung dari meja makan. Karena ini bisa membuat Anda lupa makanan apa saja yang sudah Anda ambil,” jelas Dr. Morris. “Sebaiknya Anda menyiapkan porsi saat di dapur sehingga Anda bisa membatasi porsi makan sesuai dengan kebutuhan.”

    Jebakan #5: Televisi

    Dalam sebuah studi, mereka yang menonton TV lebih dari satu jam per hari, makan lebih banyak 28 persen dibandingkan mereka yang menonton hanya setengah jam saja. “Ketika Anda menonton TV, Anda menjadi kurang peduli makanan yang Anda telan,” jelas Dr. Morris.

    Solusi:

    “Jangan makan sambil melakukan aktivitas lainnya,” saran Dr. Morris. Makan seharusnya dilakukan pada waktu dan tempat khusus untuk membuatnya bebas dari gangguan. Jadi Anda sadar makanan apa saja yang sudah ditelan.

    Jebakan #6: Refrigerator

    Menurut Brian Wansik, psikolog, ketika makanan yang tidak sehat diletakkan di bagian atas kulkas, Anda akan lebih tertarik untuk memakannya.

    Solusi:

    Seperti tertulis di dalam bukunya, Mindless Eating, Wansink merekomendasikan untuk meletakkan makanan tidak sehat di bagian bawah kulkas dan menempatkan sayuran serta buah-buahan pada bagian tengah dan atas, sehingga Anda dapat dengan lebih mudah melihat dan mengambilnya.

    Jebakan #7: Lampu Redup

    Peneliti dari Universitas California menemukan bahwa dalam suasana yang lebih gelap, orang-orang cenderung makan lebih banyak.

    Solusi:

    Menurut Joseph Kasof, psikolog, agar porsi makan bisa tetap terjaga lebih baik Anda menikmatinya dalam keadaan terang. Lampu yang remang hanya akan membuat Anda duduk lebih lama di depan meja makan. (Calvin Hidayat/SW/Gambar: Dok.Google)