Celebrity

Tanta Ginting: “My Passion is to Perform”

  by: Redaksi       23/12/2013
  • Jika Anda sudah menonton film Soekarno, pasti pertanyaan ini sempat terlintas di benak, “Siapa sih sosok aktor manis yang memerankan tokoh Sutan Sjahrir?” His name is Tanta Ginting, ladies! Walau masih disibukkan dengan promo film Soekarno, pria yang pernah menetap di Amerika selama 14 tahun ini bersedia meluangkan waktu untuk berbincang-bincang dengan Cosmo soal passion-nya di dunia akting, hingga curhat soal hubungan asmara. Yuk, berkenalan lebih dekat dengan sosoknya!

    Cosmo (C): Hallo, Tanta! Sebagai pendatang baru di dunia layar lebar, seberapa cinta sih Anda dengan dunia akting?
    Tanta (T):
    Sebenarnya tidak juga, hanya saja saya suka seni pertunjukan atau performance art. Saking sukanya, saya sampai sempat punya band dan ikut teater juga waktu masih tinggal di Amerika. Sekarang sih lagi banyak belajar untuk men-direct atau memproduksi film. Tapi karena belum ada background menyutradarai, jadi sekarang saya lebih fokus untuk belajar dulu.

    C: Bagimana awal mula Anda bisa terjun di dunia seni?
    T:
    Tahun 2008 saya pulang ke Indonesia dari Amerika untuk merintis karier bermusik. Sayangnya saat itu band saya ditolak beberapa produser karena katanya musik saya terlalu “bule”. Kemudian saya dapat tawaran dari Daniel Mananta untuk ikut audisi musikal Gita Cinta the Musical (2009). Setelah Gita Cinta sukses, saya melanjutkan karier musikal dengan Laskar Pelangi dan Ali Topan. Setelah itu saya pun mencoba casting untuk acara TV Tarung (Kompas TV).



    C: Lalu bagaimana akhirnya bisa mendapatkan peran Sutan Sjahrir?
    T:
    Sebenarnya waktu pertama kali mendapat tawaran casting, saya tidak tahu apa judul filmnya. Di tempat casting, saya bertemu Zaskia Mecca yang langsung menelepon Hanung (Bramantyo) dan bilang, “Kita sudah dapat Sutan Sjahrir!” And finally, Soekarno menjadi film layar lebar pertama saya di mana saya berperan berdasarkan naskah.

    C: Maksudnya Anda sudah pernah bermain film layar lebar sebelum Soekarno?
    T:
    Sebelumnya, saya juga ikut terlibat dalam pembuatan film The Raid 2 yang akan tayang tahun 2014 mendatang. Namun di film tersebut saya hanya mendapat peran stunt fighting yang sedikit sekali, haha...

    C: Ceritakan sedikit tentang sosok Sutan Sjahrir yang Anda perankan.
    T:
    Awalnya saya tidak tahu banyak siapa Sutan Sjahrir – hanya tahu kalau beliau pernah menjadi Perdana Menteri Indonesia. Setelah melakukan riset, timbul rasa kagum karena menurut saya beliau adalah tokoh yang hebat. Ia tidak bisa dibilang pemimpin, melainkan pengajar, dan beliau mendedikasikan hidupnya hanya untuk negara. Jujur, ketika saya harus memerankan tokoh sebesar beliau, saya hampir meragukan diri sendiri, can I do it? Tapi setelah masa panik terlewati, saya berusaha fokus dan banyak diskusi dengan dua idola saya, Ario Bayu dan Lukman Sardi. Thank God, beban tersebut malah membuat saya lebih fokus dan termotivasi.

    C: Your next goal?
    T: Ketika kembali ke Indonesia setelah sekian lama menetap di Amerika, saya ingin sekali berkarya, tapi bukan untuk terkenal. At least, I want to be noticed, sehingga bisa diapresiasi oleh banyak orang. Setelah Soekarno, my next goal mungkin ingin bisa membuat film. Tapi rasanya masih banyak hal yang harus saya lakukan untuk menuju ke sana.

    C: Sudah punya kekasih?
    T: Wah, sekarang saya masih single. Beberapa kali mencoba hubungan asmara, selalu gagal. Ada yang mau? Hahaha!



    C: Hal paling tidak romantis yang pernah terjadi pada Anda?
    T: Waktu itu, salah satu mantan kekasih sedang berusaha romantis dengan menyandarkan kepalanya di bahu saya. Masalahnya, saat itu saya sedang berdiri di depan mesin ATM! Gosh, that's the most unromantic thing ever...

     

    Text: Amanda Utari / VP

    Photographer: Insan Obi
    Stylist: Vidi Prima
    Makeup & Hair Do: Sendy for Puspita Martha International Beauty School
    Wardrobe: blue shirt by H&M, grey long coat & plaid blue shirt by GAP, red baseball shirt by ORBIS
    Shoes: ORBIS