Career

5 Tipe Bos dan Cara Menghadapinya

  by: Adya Azka       3/12/2014
  • Sering merasa tak betah di kantor karena sikap atasan yang tidak menyenangkan? Jangan marah-marah dulu, ladies. Cosmo punya cara untuk menghadapi tipe bos yang berbeda-beda.

    The Superior Boss
    Bos yang memiliki tendensi sebagai sang superior adalah bos yang mencari kesempatan untuk meneriaki Anda. Ia akan selalu mencari kesalahan dan menyudutkan sehingga seringkali Anda akan merasa takut sebelum ia mulai berbicara.
    Cara menghadapinya: Anda sudah harus menyiapkan diri untuk menerima semua kata-kata yang ia lontarkan. Jangan selalu mengikuti yang ia inginkan hanya karena Anda takut menyampaikan yang benar, namun jangan juga terkesan membela diri atau terlalu kontroversial.

    The Branded Boss
    Jika Anda menemukan tipe bos yang suka memamerkan kekuasaannya pada karyawan, dan suka memberi kesan bahwa ia dapat mengontrol keadaan padahal tidak, berarti Anda memiliki bos dengan tipe ini. Terkadang the Branded Boss juga akan berpura-pura tidak melihat kesalahan Anda dan mengatakan sedikit sekali kesalahan yang Anda buat karena ia merasa takut kehilangan kebanggaannya menjadi seorang bos.
    Cara menghadapinya: Tidak perlu terlalu repot dengan bos dengan karakter seperti ini. Satu hal yang penting adalah Anda perlu disiplin. Walaupun ia terkesan sangat longgar dengan Anda, tetapi Anda harus tetap menganggap dia sebagai seorang atasan dan memperlakukan dia sebagai layaknya pemimpin Anda.



    The Incompetent Boss
    Mungkin Anda sering merasa bos yang berada di kantor sekarang ini tidak layak menjadi seorang bos karena pengetahuan dan kemampuannya yang kurang. Ya, inilah yang dimaksud dengan the Incompetent Boss. Terkadang terdapatnya tipe bos semacam ini karena perusahaan tidak memiliki pilihan lain dan ia adalah orang yang paling senior atau alasan lainnya. Anda akan dibuat kesal karena sikapnya yang sering mengubah rencana dan kurangnya arahan yang jelas pada Anda.
    Cara menghadapinya: Bos dengan karakter seperti ini biasanya sangat terbuka dengan saran. Berikan saran yang masuk akal dan coba untuk memberikan dorongan dan semangat. Jangan mengharapkan dia untuk bersikap longgar dengan Anda merasa dia tidak layak menjadi seorang bos. Sebaliknya, Anda justru harus memberikan kepercayaan padanya untuk dapat memimpin Anda.



    The Intimidated Boss
    Bos Anda suka mengintimidasi dengan cara menyuruh Anda melakukan banyak pekerjaan dan sedikit mengancam? Terlebih lagi ia seringkali terkesan dapat menguasai Anda? Berarti bos Anda adalah the Intimidated Boss.
    Cara menghadapinya: Jangan terlalu banyak berinteraksi dengannya jika memang tidak ada hal yang penting untuk dibicarakan atau yang berkaitan dengannya. Cobalah untuk selalu berada di jalur aman dan jangan menunjukkan titik kelemahan Anda. Kalau Anda dapat mempelajari titik kelemahan si bos, justru dapat sangat menguntungkan untuk Anda agar tidak lagi terintimidasi.

    The Perfect Boss
    Anda sudah sangat bangga dengan atasan karena ia dapat memiliki sikap kepemimpinan yang tinggi dan dapat mengatur baik karyawan maupun manajemen perusahaan? Berarti bos Anda adalah seorang Perfect Boss. Tetapi Anda harus sangat berhati-hati karena atasan dengan tipe ini mengharapkan Anda sudah mengerti apa yang ia inginkan dan lakukan. Bahkan ia berharap Anda dapat seprofesional dirinya. Usually, he or she has a very high expectation!
    Cara menghadapinya: Anda tidak perlu takut dengan bos berkarakter seperti ini jika Anda sudah merasa mengerjakan semua pekerjaan dengan baik. Jangan menyepelekan pekerjaan sekecil apa pun karena atasan dapat menganggap Anda sebagai ancaman perusahaan. (Aulia Meidiska/VP/Image: various)