Better You

Gunakan Rempah-Rempah Sebagai Pengganti Garam

  by: Silvya Winny       10/12/2015
  • Did you know, satu sendok teh garam ternyata sudah melebihi asupan sodium yang dianjurkan? Yup, konsumsi sodium alias garam dapat berakibat pada penyakit jantung dan retensi lemak pada tubuh. Better solution: substitusi spices untuk menyedapkan makanan Anda. Here are a few tips.

    Kunyit
    Beberapa orang segan menggunakan kunyit lantaran dapat mengakibatkan ujung jari “ternodai” warna kuning. Well, that’s minor inconvenience, darling, karena kunyit memiliki khasiat yang sangat besar pada kesehatan tubuh. Bahkan dalam bentuk bubuk pun, kunyit tetap menawarkan banyak antioksidan yang menurut penelitian setara dengan stroberi, raspberi, dan cheri. Kunyit bubuk dapat ditaburkan ke dalam rice cooker (sekitar setengah cup kunyit ke satu cup beras) atau bisa juga digunakan untuk memperkaya rasa sup favorit Anda.

    Black Pepper
    Bila Anda gemar menyantap telur rebus tiap pagi dengan sedikit taburan garam, well, kali ini cobalah dengan lada hitam. Spice yang berasal dari India ini (dan yang menjadi salah satu sumber ekspor terbesar Indonesia) zaman dulu saking berharganya sehingga dijadikan nilai tukar lhoit’s that precious! Dan bagusnya lagi, lada hitam sarat vitamin dan mineral yang berfungsi sebagai antioksidan seperti vitamin K, manganese (untuk pembentukan tulang, produksi kolagen, dan mengontrol gula darah), kalsium, zat besi, copper (menyuplai energi, menyeimbangkan kadar kolesterol), dan chromium (mengontrol gula darah). Secara keseluruhan, lada hitam sangat ideal untuk memperbaiki sistem pencernaan dan menjaga kesehatan usus. Keep it handy in your kitchen, ladies!



    The Garlic Family
    Oh, betapa bakal terasa tak sedapnya nasi goreng Anda tanpa bahan yang satu ini. Yup, bawang putih dan bawang merah memang ampuh menambah kelezatan segala makanan Anda (and that delicious smell!). Dan, sama seperti kunyit, dalam bentuk bubuknya pun Anda tetap akan mendapatkan khasiat yang kurang lebih sama dengan versi segarnya (apalagi kalau Anda sedikit “anti” dengan wangi aslinya). Kedua bawang ini mengandung manganese, vitamin B1, B6, dan C, copper, selenium (antioksidan), phosphorus (memperbaiki fungsi sel tubuh), serta kalsium. Konsumsi secara rutin sangat efektif untuk menjaga kesehatan kardiovaskular, membantu mencegah risiko kanker, dan merupakan sumber antibakterial dan antivirus.



    Kayu Manis
    Cosmo looves cinnamon. Selain aromanya yang, well, manis, kayu manis bisa digunakan untuk “menyemarakkan” segala makanan dan minuman favorit Anda. Coba deh taburkan sedikit bubuk kayu manis ke kopi Anda tiap pagi (dengan gula aren sebagai substitusi gula) atau susu hangat di malam hari (dengan tambahan madu)—yummy! Kayu manis yang mengandung manganese, serat, dan kalsium ini sangat bagus untuk mencegah penggumpalan darah, mengontrol kadar gula darah, membantu menghindari risiko kanker dan penyakit jantung, sebagai antimicrobial, dan, you know what, menghirup wanginya saja terbukti ampuh menggenjot fungsi otak lho. Awesome, right? (Sahiri Loing / SW / Image:Subbotina Anna / Shutterstock / Click Photos)