Better You

Yuk Latih Keahlian Mendengarkan Anda dengan Lima Tips Simpel Ini

  by: Silvya Winny       26/12/2015
  • “We hear but sometimes we don’t listen.” Mungkin Anda tahu orang seperti itu, atau mungkin Anda sendiri yang sering melakukannya? Well, listen up, ladies, dan ikuti trik simpel untuk mengasah keahlian mendengar Anda berikut ini.


    Silence is Golden. Dalam aktivitas keseharian memang terkadang sulit untuk “mendengar” di tengah “noise” Ibu Kota, entah itu dari klakson mobil, dentuman musik, hingga suara bising dari semua orang dalam ruangan yang ingin ikut nimbrung ngobrol. Menurut motivator Julian Treasure, ada cara simpel untuk membuat Anda lebih tenang menghadapi “serbuan” bebunyian tersebut: “Just find a moment in your day to be silent, walaupun hanya selama tiga menit pun. Lebih baik lagi, stay quiet, dan dengarkan sumber suara di sekeliling Anda.”

    Mix it All Up... Yang membawa kita ke poin berikut ini. Coba dengarkan dan amati beragam noise tersebut dan definisikan apa yang Anda dengar. Ini akan melatih konsentrasi pendengaran Anda.



    Savour the Sound. Yup, entah itu suara jari-jemari seseorang mengetik tombol keyboard komputer atau alunan musik di kejauhan yang mungkin Anda sukai atau mungkin suara bariton pria yang Anda sukai di kantor. Yang terpenting, find the voice or sound you like, and enjoy it!



    Define Your Listening Position. Oke, kini Anda tengah terlibat dalam pembicaraan seru dengan seseorang, dan giliran “tugas” Anda untuk mendengarkan. Maka tentukanlah “posisi” Anda dalam obrolan tersebut, yang bisa diuraikan dalam kategori “active/passive” atau “critical/empathetic” atau “reductive/expansive” yang berarti membuat sesuatu yang simpel jadi lebih kompleks atau sebaliknya (berdasarkan pengalaman hidup Anda).

    Follow the RASA Rule. Dalam mendengarkan, Treasure menyarankan Anda untuk mengikuti aturan RASA (yang dalam bahasa India bermakna “juice” yang kurang lebih sama artinya dalam bahasa Indonesia). RASA merupakan akronim dari (R)eceive, yang berarti menerima/mendengarkan segala informasi yang disampaikan; (A)ppreciate, yaitu Anda mengapresiasi dengan merespon entah dengan mengangguk memahami atau mungkin sesimpel melontarkan “oh begitu” atau “mm-hm” atau “wah bagus dong”; (S)ummarize, yang menunjukkan Anda menyimak dan ingin menyimpulkan apa yang baru saja Anda dengar, dan hal ini biasanya dimulai dengan “Jadi...”; dan terakhir (A)sk yang lagi-lagi menunjukkan apresiasi dengan menanyakan detail lebih lanjut dari cerita. (Sahiri Loing / SW / Image: Syda Productions / Shutterstock / Click Photos)