Better You

5 Hal Mengejutkan Penyebab Siklus Bulanan Tidak Teratur

  by: Hana A. Devarianti       31/12/2015
  • Siklus bulanan yang tidak teratur adalah salah satu masalah menstruasi yang paling umum terjadi pada wanita. Anda mungkin sudah mengetahui kalau stres dan gaya hidup yang tidak sehat dapat menjadi penyebab dari masalah tersebut. Namun tanpa disangka, hal-hal di bawah ini juga dapat menjadi penyebabnya.

    Berat Badan Menurun Drastis
    Yup, berat badan yang menurun drastis ternyata dapat membuat “tamu bulanan” datang tidak teratur. Ini karena jumlah lemak yang berfungsi untuk menghasilkan hormon estrogen berkurang. Hal ini pula yang menyebabkan wanita wanita yang malnutrisi atau wanita yang mengalami eating disorder cenderung tidak memiliki jadwal mensturasi yang teratur.

    Olahraga Berlebihan
    Tidak ada hal baik yang datang dari sesuatu yang berlebihan, tidak terkecuali olahraga. Wanita yang “gila” olahraga biasanya sering mengalami masalah siklus bulanan yang tidak teratur. Olahraga berlebih akan menurunkan jumlah lemak dalam tubuh dan membuat tubuh menjadi “stres”, sehingga menstruasi pun terganggu.



    Alkohol
    Satu gelas anggur setelah mengalami hari yang berat di kantor memang selalu menyenangkan. Namun, hati-hati dear. Menurut National Institute on Alcohol Abuse and Alcoholism di Amerika Serikat, alkohol dapat menyebabkan siklus bulanan tidak teratur. Ini karena alkohol “mengacaukan” sistem hormon yang ada dalam tubuh.



    Sering Bepergian
    Anda yang sering bepergian juga lebih rentan untuk mengalami masalah ini. Penyebabnya adalah jet lag dan perubahan zona waktu. Kedua hal ini membuat tubuh perlu menyesuaikan diri terlebih dahulu jam biologis yang dimiliki sebelum membuat jadwal baru yang sesuai dengan zona waktu yang ada.

    Puasa
    Wanita yang kerap berpuasa juga sering memiliki jadwal menstruasi yang berantakan. Berdasarkan studi Iranian Journal of Reproductive Medicine pada tahun 2013, berpuasa dapat mengakibatkan beberapa masalah saat siklus berlangsung. Mulai dari periode siklus yang pendek dan flow yang sedikit, atau sebaliknya periode siklus yang panjang dan flow yang berlebih. (Hana Devarianti/VP/Image: VonaUA/Shutterstock/Clickphotos)