Better You

Tanda Teman Anda Menjalani Hubungan Tidak Sehat

  by: Salli Sabarrang       4/12/2016
  • Sangatlah mudah menutup mata apabila sebuah kejadian buruk sedang tidak menimpa Anda. Saat menjalani sebuah hubungan yang tidak sehat, orang-orang yang mengalaminya akan terbiasa untuk menutupinya. Jika dapat mengenali tanda-tandanya, Anda dapat menyelamatkan orang-orang tersayang dari hubungan yang toxic. Coba lihat beberapa tanda berikut ini jika teman, atau orang terdekat Anda, sedang menjalani hubungan yang tidak sehat.

    via GIPHY



    Jarang Membicarakan Pasangannya
    Saat berkumpul dengan the girls, pasti Anda ingin segera berbagi mengenai apa yang sedang terjadi dalam kehidupan Anda. Jika teman Anda terlihat jarang dan takut membicarakan pasangannya, kemungkinan ada hal yang ia ingin tutupi. Dalam membicarakan pasangannya, ia hanya menggunakan jawaban umum seperti “kami baik-baik saja” atau menghindari dengan berkata “hmm, begitulah.” Apabila ini bukan perilaku yang biasanya ia tunjukkan, beritahu kekhawatiran Anda. Ia mungkin tidak akan langsung membicarakannya, tapi setidaknya ia tahu bahwa Anda akan siap mendengarkan kapan saja.

     

    Kepribadian Berubah
    Saat kerabat dekat mendadak berperilaku berbeda, pasti Anda akan segera menyadarinya. Mungkin teman Anda yang cerewet tiba-tiba hanya terdiam dan sering melamun. Kepercayaan diri teman Anda juga menurun secara signifikan. Bila ini terjadi, jangan jauhi dia. Yakinkan kepadanya bahwa ia dapat kembali ke kepribadian dia yang sebenarnya.

    Bertengkar di Depan Umum
    Pertengkaran pasti terjadi di tiap pasangan. Namun bila pertengkaran hebat dilakukan di depan umum, maka bisa dicurigai yang lebih hebat lagi terjadi di rumah. Bila ini terjadi di hadapan Anda, perhatikan teman Anda. Apakah ia hanya menerima teriakan atau ikut melawan? Dalam hubungan tidak sehat, korban kerap akan lebih submissive. Perhatikan juga gerak-gerik pasangan teman Anda. Apakah ia menggenggam erat lengan teman Anda? Apakah ia mendorongnya? Apakah ada indikasi sekecil apapun bahwa ia bertingkah laku kasar?

    Mendedikasikan Hidup untuk Pasangan
    Tidak semua dedikasi itu berbentuk romantis. Dalam berpasangan, kehidupan pribadi pun tetap harus dijaga demi kestabilan. Dalam hubungan yang tidak sehat, pihak yang menjadi korban akan mendedikasikan tiap detik untuk pasangannya. Hal ini dapat terlihat bila mereka selalu berdua bahkan dalam acara-acara yang tidak menyangkut pasangannya. Sekalinya berpisah, teman Anda selalu mengecek ponselnya atau sering mendapat telepon dari pasangannya. Ingatkan teman Anda bahwa space juga penting dalam sebuah hubungan.

    Menghilang dari Lingkaran Sosial
    Karena kehidupan pribadi yang terbatas, kehidupan sosial teman Anda pun perlahan memudar. Ia jarang ikut ngumpul, jarang mengajak pergi, bahkan tidak membalas chat atau mengangkat telepon. Sangat mudah untuk menganggap teman anda “sombong”. Tapi Anda harus lebih sensitif dalam membaca situasi. Apa benar teman Anda menghilang karena ia bahagia dengan pasangnnya?

    Kondisi Fisik Mencurigakan
    Menjalani hubungan yang tidak sehat pasti dapat membuat stres, Jika teman Anda berat badannya terlihat naik atau turun secara signifikan, pasti ada alasan dibaliknya. Selain itu, kekerasan fisik pasti meninggalkan bekas luka. Korban akan berusaha menutupinya dengan lengan panjang atau syal. Saat terlihat oleh Anda, ia mungkin akan menggunakan alasan tidak biasa seperti jatuh dari tangga atau terbentur lemari. Selain lebam pada tubuh, korban akan terlihat lelah dengan kantong mata atau mata merah karena menangis. Jika tanda-tanda ini terjadi secara berkala, maka patut dicurigai bahwa teman Anda sedang menjalani hubungan yang tidak sehat. Jadi ajak bicara teman Anda, dengarkan ceritanya, dan jadilah pendukungnya di masa-masa yang sulit. (Sky Drupadi / VP / Image: doc. Shutterstock / Clickphotos)



     

    BACA JUGA:

    Kenali Pria yang Suka Melakukan Kekerasan Verbal

    Awas, Jadi Korban Kekerasan dalam Pacaran

    Cara Bijak Menghadapi Toxic People

    Tips Memilih Teman ala Cosmo