Lifestyle

Pameran Seni Hope For Dsylexiart

  by: Salli Sabarrang       7/12/2016
  • Siapa bilang anak-anak penyandang dyslexia tidak bisa melakukan apa-apa? Aqil Prabowo salah satu bukti bahwa penyandang dyslexia mampu melakukan banyak hal istimewa, salah satunya melalui jalur seni. 1 Desember 2016 lalu ARTOTEL Thamrin – Jakarta menyelenggarakan pameran tunggal dari Aqil Prabowo yang memiliki daya imajinasi visual yang luar biasa di atas anak-anak seusianya, ia penyandang dyslexia yang mana tidak bisa memiliki kemampuan untuk menulis dan membaca anak-anak seumurannya. Tapi ketika melihat hasil karyanya di ARTOTEL Jakarta, Cosmo begitu kagum akan kemampuannya.

    Dyslexia memang telah membuat Aqil kesulitan membaca dan menulis, tapi energi dan imajinasinya tersalurkan ke dalam lukisan-lukisan unik lagi bernarasi kuat,” ujar Amalia Prabowo, Ibunda Aqil Prabowo. Oh ya, seluruh hasil penjualan karya akan diberikan seluruhnya kepada Gerakan Sosialisasi Dislexia. Sebuah gerakan untuk meningkatkan kepedulian kepada anak-anak penyandang dyslexia dan mengarahkan potensi yang dimiliki oleh anak-anak tersebut untuk menjadi berguna bagi dirinya sendiri dan lingkungannya. 

    Tak hanya pameran tunggal dari Aqil Prabowo, dalam menyambut hari natal dan tahun baru ARTOTEL juga menggalang kepedulian sosial untuk lingkungan sekitar hotel, yaitu dengan memberikan sumbangan kepada yayasan sosial yang berada di sekitar hotel melalui post it yang terkumpul di Dinding Harapan yang diletakkan di lobi hotel. Setiap post it yang ditulis oleh tamu akan dihargai Rp5000,-, oleh pihak hotel. Kemudian manajemen hotel akan menyumbangkan nilai dari post it yang terkumpul dengan target 1000 post it kepada yayasan yang telah ditunjuk. Selain itu, ARTOTEL juga membuka kesempatan kepada setiap tamu yang ingin ikut berdonasi dengan sukarela. (Salli Sabarrang /Image: dok. Cosmo)



    BACA JUGA:

    Bukti Cinta Fira Basuki Terhadap Dunia Lukis

    Menikmati Sunset di Pusat Kota Jakarta



    Pameran 6 Wanita Pecinta Seni

    Bazaar Art Jakarta 2016 Berkolaborasi Dengan 6 Seniman