Lifestyle

Kenapa Jepang Lebih Indah Saat Musim Gugur?

  by: Silvya Winny       23/12/2016
  • Kebanyakan orang mengincar tiket ke Jepang sekitar bulan Maret – April dengan alasan bunga sakura yang sedang mekar cantik sebagai daya tariknya. Setelah mendapat undangan langsung dari Japan National Tourism Organization (JNTO) dan didukung oleh Garuda Indonesia di bulan November lalu, Cosmo segera googling mencari sedang musim apa di Jepang saat itu. Musim gugur, dikatakan si mesin pencari. Dan setelah sampai di bandara Haneda dengan penerbangan maskapai Garuda Indonesia yang sangat nyaman, plus berkeliling Jepang selama lima hari, inilah alasan Cosmo mengapa Jepang di musim gugur positively mendorong Anda jadi ingin segera pesan tiket liburan merasakannya juga!

    1. Cuaca
    Ini menjadi alasan utama kenapa musim gugur sangat pas untuk Anda. Musim gugur ini berlangsung November hingga Januari, maka ambang batas dinginnya sekitar 5 derajat terendah. Jadi, udara sejuk terus terasa tanpa rasa dingin yang menusuk.



    [Cuaca yang sejuk saat musim gugur di Prince Karuizawa Hotel]

    2. Warnanya cantik
    Biasanya pohon-pohon terlihat hijau saat musim panas dan merah muda saat sakura, namun kali ini dedaunannya mulai terlihat merah, ada juga yang kuning keemasan. Cantiikk sekali! Oh ya, kalau orang-orang sekitar Anda mengatakan, “koyo!”, jangan heran ya karena memang itu cara orang Jepang menyebut dedaunan berubah warna ini. Cosmo yakin Anda tak akan berhenti mengeluarkan kamera. Dengan begitu Instagram feed Anda pasti akan bernuansa gold.


    [Pemandangan di Meijijingu Gaien]

    [Daun musim gugur yang Instagramable. Instagram @silvyawinny]

    3. Mudah Bertemu Gunung Fuji
    Puncak Gunung Fuji yang bentuknya landai sempurna (seperti gambar gunung Anda di buku mewarnai saat kecil dulu) itu selalu jadi incaran para turis. Bisa dibilang, gunung ini suka malu-malu menunjukkan puncaknya; kadang kelihatan jernih, kadang juga tertutup awan. Nah, selain pada musim panas yang selalu bebas awan, di musim gugur kesempatan Anda nanti bertemu gunung berapi aktif ini juga sama besarnya. Best spot: Lake Kawaguchi-ko, Lake Yamanako, Prefektur Hakone (Kalau yang ini, Anda harus baca di Cosmopolitan edisi Februari 2017 nanti ya).

    [Gunung Fuji dari Lake Yamanako]

    4. Banyak Perayaan
    Hampir tiap Kuil shinto dan kuil Buddha di Jepang menarik atensi para turis. Di musim gugur, kuil ini akan terlihat ramai karena ada banyak perayaan, salah satunya: Shichi-Go-San. Anda akan menemui sejumlah orang tua yang membawa anak-anak kecil lucu berusia 3, 5, dan 7 tahun memakai pakaian tradisional Jepang ke kuil, untuk didoakan agar bertumbuh sehat serta keluarga mereka diberikan kebahagiaan. Yup, Anda jadi bisa berfoto bersama mereka. Tenang, banyak turis kok yang melakukan hal sama. Jadi Anda tidak sendirian.



    [Perayaan Shichi-Go-San di Meiji Shrine Kaguraden, Tokyo]

    5. Tiket Lebih Murah
    Selain pemandangan warna vivid di seantero Jepang, yang bikin menarik lagi ke Jepang saat musim gugur adalah low season, berlaku buat harga maskapai dan kamar hotel. Kalau Anda terbang dengan Garuda Indonesia, selain akan dilayani dengan air crew yang ramah, alokasi bagasi yang Anda dapatkan nanti cukup besar (46 Kg), Cosmo begitu terkesan dengan pelayanannya bahkan sebelum terbang sekalipun (thanks to city check-in). Bahkan, kalau Anda beruntung, tiket PP pun harganya bisa mengejutkan!

    6. Sweater Weather
    Keluarkan segala atribut musim dingin yang biasanya hanya Anda lihat di akun Instagram @ootdmagazine dari mulai syal, long-coat, boots, beanies, turtle neck – tanpa merasa kegerahan! Musim gugur di Jepang sendiri berlangsung November hingga Januari, maka ambang batas dinginnya sekitar 5 derajat terendah, atau aman untuk 3 lapis baju hangat.

     

    A photo posted by Silvya Winny (@silvyawinny) on

    [Seperti Ass. Managing Editor Cosmo, Silvya Winny]

    (Silvya Winny / VP / Image: Shutterstock, dok. Cosmopolitan)

     

    BACA JUGA:

    Pablo, Cheese Tart Premium dari Jepang Buka di Jakarta

    Destinasi Untuk Melihat Bunga Sakura, Selain Jepang

    3 Danau Indah di Nishina, Omachi, Jepang