Beauty

4 Teknik Dokter untuk Mengatasi Hiperpigmentasi

  by: Ainjia Phioltia Paat       2/12/2017
  • Untuk beberapa kasus, krim dan serum yang dikenakan di rumah saja terkadang tak cukup untuk menghapus noda gelap atau meratakan perbedaan warna kulit. Prosedur atau tindakan yang dilakukan oleh dokter mungkin dibutuhkan, tergantung dari seberapa dalam hiperpigmentasi yang Anda miliki. Berikut adalah 4 teknik dokter yang sering dianjurkan untuk mengatasi permasalahan skin discoloration atau hiperpigmentasi.

    1. Microdermabrasion
    Tindakan mikrodermabrasi dilakukan untuk mengangkat secara lembut bagian paling atas kulit Anda, dan dapat membantu menghilangkan sunspots atau bintik-bintik akibat sinar UV. Ada beberapa versi dari mikrodermabrasi, salah satunya adalah DermaSweep, yang menawarkan langkah kedua untuk memasukan anti-pigmentation ingredients ke dalam kulit untuk  mencerahkannya.

    2. Chemical Peels
    Salicylic acid, glycolic acid dan TCA chemical peels seringkali direkomendasikan oleh dermatologis untuk mengurangi hiperpigmentasi. Chemical peels sangat membantu untuk mengurangi pigmentasi yang dalam di kulit. Tetapi, tidak semua warna kulit cocok untuk melakukan peeling, dan jika Anda memiliki sejarah kulit scarring atau bekas luka, sebaiknya pilih opsi lain.



    3. Intense Pulsed Light (IPL)
    Salah satu opsi populer untuk membantu mengurangi hiperpigmentasi akibat sinar UV. IPL disertai light-based energy yang disinarkan ke kulit sekaligus juga menargetkan sinar pada pembuluh darah yang terlihat di kulit secara bersamaan. Wanti-wanti untuk Anda, kulit di area yang telah dilakukan IPL akan menghitam lalu kemudian mengelupas dalam beberapa hari.



    4. Fractional Laser Resurfacing
    Salah satu opsi yang paling intense, Fractional Laser Resurfacing (FLR) akan bekerja baik untuk mengurangi pigmentasi seperti sunspots atau bekas jerawat yang membandel. FLR seperti Fraxel, Halo dan Clear + Brilliant, di antara yang lainnya, adalah yang memiliki efek aman untuk kulit dan menstimulasi proses pemulihan natural kulit. Sebagai hasil akhir, diskolorasi akan berkurang, dan kulit yang baru akan muncul di permukaan.

    (Arinda Christy/AP/Image: puhhha/shutterstock/clickphotos)