Lifestyle

Liburan ke Kirgizstan? Baca Tipsnya dari Kadek Arini!

  by: Giovani Untari       5/12/2018
  • Lanskap pegunungan dan nature life di Asia Tengah ini menyimpan keindahan yang sulit dideskripsikan. Tak hanya itu, kultur nomad yang melekat di Kirgizstan pun seolah siap memberi pengalaman baru pada destinasi Anda. Travel blogger, Kadek Arini pun secara spesial telah merangkum best insight dari perjalanannya ke Kirgizstan untuk Anda simak.







    Musim terbaik untuk berkunjung ke Kirgizstan:

    Musim panas yaitu bulan Juli-Agustus, suhu udaranya pas, 17 derajat Celcius saat daytime dan 9 derajat Celcius saat malam. Mulai Oktober sudah heavy snow, jadi lanskap Kirgizstan akan tertutup salju dan beberapa tempat tidak bisa diakses.



    WHERE TO STAY: Apple Hostel, Bishkek.

    Terdapat dorm, juga private room. Semua staf bisa berbahasa Inggris, dan manajernya sangat baik hati untuk menolong arrange trip selama di Kirgizstan. Di Apple Hostel juga menjual day trip yang harganya sangat terjangkau, plus fasilitas sewa mobil lewat manajer hostel (atau shared taxi). Selain itu, tersedia kantin dengan menu makanan yang menggugah selera. Lokasinya juga strategis, tepat di belakang bus terminal dan Anda bisa berjalan kaki ke Osh Bazaar (pusat souvenir).

        • Range harga: Untuk private room Rp470.000,-/malam (include breakfast).

        • Lokasi: Chymkentskaya 1B, Bishkek 720030, Kyrgyzstan

    Coba juga menginap di Yurt, rumah berwujud tenda yang digunakan oleh warga Kirgiz untuk tinggal. Yurt ini bisa dibongkar pasang secara mudah selama 30 menit karena masyarakat Kirgiz masih menganut hidup nomad.



    WHERE TO SHOP: Osh Bazaar, Bishkek

    Pusat suvenir khas Kirgiz. Kirgizstan sangat terkenal dengan madu dan tehnya yang berkualitas tinggi, jadi jangan lupa untuk membeli beberapa. Selain itu topi Kirgizstan yang biasa digunakan oleh para lelaki Kirgiz juga merupakan hal unik, ditambah sandal rumah yang biasanya terbuat dari bulu domba atau yak untuk suvenir. Tip untuk mendapat potongan harga: beli dalam jumlah banyak (ajak temanmu untuk ikut berbelanja) kemudian tawar secara keseluruhan dengan menggunakan kalkulator untuk menunjukan nominal.

        • Lokasi: Terletak di bagian barat kota, tak jauh dari Western Bus Station

    Transportasi yang paling direkomendasikan adalah shared taxi, dengan jumlah penumpang paling sedikit empat orang. Bus kota memiliki tarif yang lebih murah, namun Anda harus menunggu bus penuh sebelum bus tersebut berangkat. Punya bujet lebih? Anda bisa menyewa mobil sendiri, namun hati-hati dengan peraturan speed limit yang berlaku di Kirgizstan.






    WHERE TO VISIT: Ala Archa National Park, Ala Ata Square, Songkul Lake, Issyk-Kul Region, Lenin Peak.

    Must try: World Nomad Games, festival Nomad terbesar yang diadakan pada awal September di Kirgiz. Datang di saat tersebut agar dapat menyaksikan festivalnya.



    WHERE TO EAT: Navad, Bishkek

    Restoran ini menjual makanan khas Kirgizstan, dengan range harga sekitar Rp150.000,- sampai Rp300.000,- untuk tiga orang. Coba pesan Shaslik (wajib coba!) yaitu sate ala Kirgizstan, serta Laghman - semangkuk mi yang berisi sayuran dan daging kambing - dan dumpling khas Kirgiz.

    Kebanyakan makanan yang disajikan di Kirgiz adalah daging kambing, jika Anda tidak bisa makan kambing, sebelum memesan tanyakan dahulu kepada staf dengan menunjukan foto daging ayam, sapi, atau ikan. Plus, orang Kirgiz suka sekali meminum teh di mangkuk kecil dan sangat ramah terhadap orang asing. 




    INSIDER TRICKS by Kadek Arini:

        • Kirgizstan merupakan negara dingin, jadi bawa outfit yang hangat plus sepatu yang nyaman karena banyak aktivitas outdoor.

        • Warga Indonesia bisa apply e-visa atau Visa on Arrival dengan harga 50 USD.

        • Uang menipis di tengah perjalanan? Disarankan untuk mengambil di ATM, karena kurs dolar di money changer Kirgizstan tidak terlalu baik.

        • Biaya hidup di Kirgizstan cukup terjangkau, sekitar 60 USD/hari/orang, sudah termasuk penginapan, makan dan transportasi.

        • Coba berkunjung ke daerah countryside, Anda akan banyak menemui kumpulan domba dan kuda yang menyebrangi jalan, sangat menarik untuk dilihat.


    Image: Dok. Instagram @kadekarini dan Dok. pribadi Kadek Arini.

    Artikel pernah dimuat di Cosmopolitan Indonesia Special Travel, Edisi November 2018.