Beauty

Mengenal Dekat Label Kosmetik Lokal BLP by Lizzie Parra

  by: Astriana Gemiati       7/12/2018
  • Bergelut di dunia kecantikan, rasanya sudah mendarah daging bagi Lizzie Parra sejak tahun 2011. Icil (nama panggilannya) pun jatuh cinta dengan industri kecantikan dan memutuskan melangkah lebih maju dengan mendirikan label kecantikannya sendiri bernama BLP by Lizzie Parra. 


    Yuk, simak wawancara Cosmo dengan Lizzie Para beberapa waktu lalu!





    Cosmo (C): Hai Icil, apa kabar? Ceritain dong sebelum kamu terjun ke dunia kecantikan?

    Lizzie Parra (LP): Kabar baik. Saya sempat kerja kantoran sebagai marketing di high end beauty brand pada tahun 2011, namun merasa seperti ada di zona nyaman dan tidak berkembang selama 2,5 tahun akhirnya saya memutuskan untuk resign. Setelah itu, saya mencoba memutuskan untuk menjadi makeup artist, dan mencoba menulis review produk kecantikan serta video tutorial di blog dan youtube aku sendiri. Ngga nyangka, waktu itu era digital baru saja berkembang, berkat aku nge-blog dan vlog, akhirnya aku malah dikenal sebagai beauty blogger sekaligus beauty vlogger.


    C: Akhirnya, bagaimana awalnya kamu tertarik dan ingin terjun ke industri kecantikan?

    LP: Pada tahun 2014, aku merasakan stuck dan banyak sekali influencer baru yang lebih muda dan pintar. Aku tipe orang yang suka belajar, update apa yang sedang terjadi, dan selalu beradaptasi dengan tren sekarang. Kayaknya aku harus 'do something', step up, dan harus bisa memaksimalkan apa yang aku punya. Setelah mencari tahu, dan berkata pada diri sendiri: “Bisa ngga ya aku buat produk beauty dengan label sendiri?”. Apalagi waktu itu label lokal belum ada. Berkat edukasi di tempat aku kerja dulu, tahu tentang produk kecantikan, aku akhirnya nekat membuat proposal ke pabrik-pabrik yang bisa memproduksi kosmetik. Gayung pun bersambut, setelah mendapatkan pabrik aku pun langsung mengurus surat-surat, seperti hak paten, PT, hingga pajak.


    C: Apa produk BLP by Lizzie Parra yang pertama kamu rilis?

    LP: Lip Coat dengan delapan warna dengan dasar tekstur matte. Kenapa? Karena hampir semua perempuan senang menggunakan lipstik. Apalagi ke-delapan warna yang aku ciptakan bisa dipakai untuk semua jenis skin tone perempuan Indonesia. 



    C: Secara pribadi, bagimana kamu mengikuti tren dan memanfaatkannya untuk diri sendiri?

    LP: Tidak memungkiri, BLP by Lizzie Parra memiliki 50:50 untuk mengikuti tren yang sedang berkembang saat ini. Namun aku punya pendirian teguh, untuk tidak harus mengikuti tren supaya produk laku dijual. BLP by Lizzie Parra ingin membuat sesimpel mungkin dan memberi tahu bahwa produk BLP jauh dari kata menor.


     C: Siapa sih panutan kamu atau seseorang yang telah menjadi inspirasi dan motivasi untuk kamu berkarya?

    LP: Mama aku. Karena mama aku kebetulan juga suka dandan, berkat beliau juga saya jadi lebih kuat untuk menghadapi semuanya apapun yang terjadi.




    C: Apa momen berkesan yang tak terlupakan pada saat kamu menggeluti industri kecantikan ini?

    LP: Keunggulan aku sebagai beauty influencer adalah aku sudah punya penonton atau pengikut sendiri. Selain itu, momen berkesan yang tak pernah aku lupakan adalah waktu sistem penjualan online BLP sempat mengalami kekacauan pada saat rilis pertama kali. Server mengalami crush, semua transfer manual, hingga permintaan produk BLP by Lizzie Parra yang di luar dugaan melebihi target market. Belajar dari hal tersebut, akhirnya aku memutuskan untuk meng-handle sendiri, dan seluruh keluarga pun terjun langsung. Akhirnya blpbeauty.com pun otomatis kini bisa digunakan dengan baik.


    C: Apa yang masih ingin kamu gapai saat ini?

    LP: Tentu saja banyak. Pertama untuk tidak memandang rendah kekuatan dari sosial media. Kedua, aku ingin memiliki banyak toko (beauty space) aku sendiri di beberapa mall.


    C:Apa signature dari BLP by Lizzie Parra?

    LP: Ada tiga kategori: In Your Eyes (untuk semua area mata: eyeshadow, eyeliner, eyebrow), On The Lips (untuk area bibir: Lip Coat, Lipstik), Face It (Untuk semua produk wajah).








    ( Dok: Cosmo, Fotografer: Insan Obi, Layout: S.Dewantara )