Lifestyle

Review Film Spider-Man: Into the Spider-Verse

  by: Redaksi       17/12/2018
  • Kamu salah satu fans dari Marvel Comics? Apakah Spider-Man merupakan superhero favorit kamu? Kalau begitu, jangan sampai kamu melewatkan film yang satu ini nih, Spider-Man: Into the Spider-Verse.

     

    Film solo superhero legendaris Marvel Comics garapan Sony ini memang berbeda dari film-film di franchise Spider-Man Universe lainnya. Spider-Man: Into the Spider-Verse merupakan film animasi, berbeda dari film-film Spider-Man Universe terdahulu yang merupakan live action. Selain itu, film ini memfokuskan Spider-Man yang diperankan Miles Morales, seorang anak remaja dari Brooklyn, New York.





     

    Seperti kisah Spider-Man pada umumnya, cerita bermula dari gigitan seekor laba-laba radioaktif yang membuat Miles Morales tiba-tiba memiliki kekuatan super-misterius yang membuatnya dapat melekatkan diri ke berbagai permukaan benda. Kemudian, kota New York dihebohkan dengan berita duka akan meninggalnya Peter Parker, sang Spider-Man yang kita tahu. Dengan adanya peristiwa tersebut, Miles Morales pun dituntut oleh keadaan untuk menggantikan posisi Parker sebagai penyelamat warga New York.

     

    Plot film yang diadaptasi langsung dari komik berjudul Miles Morales karya Brian Michael Bendis dan Sara Pichelli ini sangatlah apik. Alur ceritanya mengalir begitu saja dengan flow yang pas: tidak terlalu kompleks ataupun terlalu sederhana. Film ini berhasil membuat penonton enjoy di dalam teater. Penulisan naskah dialog tampak cerdas dan menarik, ditambah lagi dengan sentuhan lawakan khas Marvel yang pas porsinya - tentu saja berhasil membuat para penonton tertawa. Tak hanya itu, terdapat juga beberapa bagian film yang menyentuh dan memiliki pesan tersendiri - diambil latar kisah sehari-hari seperti keluarga dan pertemanan yang pas untuk semua umur.



     



    Oh ya, film ini juga berhasil membuat para pecinta Spider-Man bernostalgia akan film-film terdahulu melalui referensi di beberapa scene. Di film ini juga terdapat tokoh-tokoh Spider-Man lainnya, seperti Spider-Woman (atau Spider-Gwen), Spider-Man Noir, Spider-Ham, Peni Parker, dan tentu saja the original Peter Parker’s Spider-Man. Deretan artis Hollywood ternama pun turut meminjamkan suaranya untuk menjadi pengisi suara dari seluruh tokoh di film ini, mulai dari Hailee Steinfeld, Nicholas Cage hingga Mahershala Ali. Beberapa penyanyi terkemuka seperti, Jaden Smith, rapper Lil Wayne, Nicki Minaj, dan Post Malone pun turut mengisi soundtrack film ini.


    Tak lupa, detail animasi yang sangat luar biasa. Meskipun setiap rumah produksi film memang memiliki style animasi tersendiri, di dalam film ini, Sony Pictures Animation membuktikan bahwa mereka mampu menyajikan keberanian akan pilihan baru gaya animasinya. Dengan efek garis dan titik ala gambar di halaman komik, membuat film ini sangat unik dan berbeda dari film animasi lain, khususnya yang diadaptasi dari komik. Style animasi ini merupakan suatu gebrakan perubahan yang sangat amat jenius, membuat para pecinta komik dan penikmat film pun semakin jatuh cinta.   

     



    Film ini berhasil membuat Cosmo keluar bioskop dengan perasaan puas. It certainly succeeds to feed the audience with laughter and the feeling of joy, just like how childhood feels. Dengan segala aspek yang disajikan dengan amat apik, tak heran ya kalau film ini mendapat rating 97% di Rotten Tomatoes. Tak cuma itu, rumornya film ini akan ada sekuelnya lho! Ceritanya akan membahas hubungan Miles Morales dan Gwen Stacy ke depannya. Sebelum sekuel itu dibuat, yuk, saksikan dulu film ini di bioskop terdekat kesayangan kamu.



    (Thalita Cahyani / Image: Doc. Google)