Fashion

Asia NewGen Fashion Award, Wadah Desainer Muda Kreatif

  by: Hendry Leo       22/12/2018
  • Pada 13 Desember 2018 lalu, Harper’s Bazaar Indonesia mengadakan press conference serta sharing section Asia NewGen Fashion Award (ANFA) bersama pemenang, alumni, dan para juri di Social House, Grand Indonesia, Jakarta. Sebagai kompetisi yang telah diadakan rutin tiap tahunnya sejak 2013, ANFA terus melahirkan desainer muda berbakat. Acara yang digagas oleh Harper’s Bazaar di Asia, yakni Indonesia, Thailand, Malaysia, dan Singapura ini, merupakan wadah dan batu loncatan bagi para desainer muda di Asia untuk memperlihatkan karya busananya yang dapat bersaing tidak hanya di Asia, namun juga secara global. 


    Masing-masing negara mengirimkan dua perwakilan di setiap negara. Namun, untuk bisa mewakili negara agar bisa bersaing di ANFA bukanlah hal yang mudah. Seperti di Indonesia sendiri, persaingan yang begitu ketat melalui presentasi para peserta desainer oleh juri ANFA seperti Ria Lirungan (Editor in Chief Harper’s Bazaar Indonesia), Michael Pondaag (Fashion Director Harper’s Bazaar Indonesia), Didi Budiarjo (Fashion Designer), dan Ria Juwita (Senior Manager Event and Promotions Plaza Indonesia). Dimana para juri tidak hanya membantu menyempurnakan sudut pandang bakat yang mereka miliki, tetapi juga mengajarkan cara kerja dan mengembangkan bisnis di dalam industri fashion global.




    Sejumlah nama besar di industri fashion Indonesia pun merupakan jebolan dari ANFA. Sebut saja Peggy Hartanto, Sheila Agatha Wijaya (Sean & Sheila), Cynthia Francisca, Audrey Chairunissa, Wilsen Willim, dan William Utama. 


    Tahun ini, penyelenggaraan ANFA yang kelima telah dilaksanakan bulan Oktober lalu di Singapura. Dimana dari Indonesia sendiri membawa dua orang finalis yaitu Andandika Surasetja dan Frederika Cynthia Dewi untuk bersaing dengan finalis lainnya dari India, Indonesia, Singapura, dan Thailand. Dari sejumlah proses, terpilihlah satu pemenang dan dua runner-up. Finalis asal Singapura, Andrew Low, menjadi sang juara lewat desain tailoring dan cutting dalam tabrakan motif. Dan Indonesia juga mencatat prestasi membanggakan menjadi runner-up, yaitu Andandika Surasetja lewat desainnya yang jenius, eksperimental, dan penuh filosofi.




    “Sebagai platform calon desainer muda, ANFA memberikan ruang bagi mereka yang lolos sebagai finalis untuk bertransformasi selama penjurian dengan proses mentoring dan pembekalan yang diberikan,” ujar sang Editor in Chief Harper’s Bazaar Indonesia, Ria Lirungan.



    (Foto: Dok. Redaksi Harper’s Bazaar Indonesia/ Ilustrasi: Maya Putri)