Lifestyle

Cara Mudah Membaca Telapak Tangan Bagi Para Pemula

  by: Alvin Yoga       4/12/2019
  • Setiap orang memiliki bentuk tangan dan garis tangan yang berbeda-beda, dan sudah sejak lama perbedaan itu dipercaya memiliki arti yang berbeda-beda. Beberapa mengatakan bahwa ukuran, bentuk, serta garis tangan dan jari mampu menunjukkan kepribadian dan sifat seseorang—juga bagaimana masa depan mereka kelak dan dengan siapa mereka berjodoh (oOoOo...sPoOoOooky!). Semua hal tersebut bisa diketahui lewat membaca garis tangan, aka palm reading, aka palmistry, and TBH, kamu bisa mempelajari hal tersebut dengan beberapa langkah mudah. Yang kamu butuhkan hanyalah tangan untuk berlatih, serta kejelian mata.

    So, raih tangan rekan kerja atau sahabatmu sekarang, dan mulailah membaca garis tangan mereka dengan bertanya tangan mana yang lebih dominan bagi mereka—karena tangan yang lebih dominan dipercaya menandakan kepribadian serta masa depan. Langkah berikutnya, ikuti cara membaca telapak tangan di bawah ini:




    1. Perhatikan bentuk tangannya

    Ada empat bentuk tangan—yang mudah diidentifikasi—dan mereka menunjukkan segalanya:


    Tangan Berelemen Tanah


    Bentuk telapak tangan kotak

    Jari tangan pendek-pendek dan bulat


    Tangan Berelemen Api


    Bentuk telapak tangan panjang

    Jari tangan pendek-pendek


    Tangan Berelemen Angin


    Bentuk telapak tangan kotak

    Jari tangan panjang


    Tangan Berelemen Air


    Bentuk telapak tangan panjang

    Jari tangan panjang dan ramping


    Tangan berelemen tanah menunjukkan bahwa orang tersebut jujur, teliti, memiliki gaya hidup tradisional, dan tentu saja, down to earth. Orang-orang dengan telapak tangan ini memiliki pandangan hidup yang praktis dan lebih memilih material dibanding mengejar mimpi atau kecerdasan lebih. Psst, percaya atau tidak, ada banyak musisi yang memiliki bentuk tangan ini!


    Tangan berelemen api menunjukkan bahwa orang ini energik, penuh semangat, karismatik, dan antusias. Sama seperti zodiak berelemen api, mereka yang terlahir dengan bentuk tangan ini biasanya adalah pemimpin yang baik, suka mengambil risiko, dan petualang sejati. Mereka suka menjadi pusat perhatian dan terkadang bisa begitu menyebalkan.


    Tangan berelemen angin menandakan bahwa orang tersebut cerdas, rasional, punya banyak akal, dan pandai berbicara. Orang-orang ini juga dikenal pintar mencari ide dan berambisi untuk mengejar mimpinya. Meski begitu, mereka cenderung overthinking, yang ujung-ujungnya membuat mereka lelah sendiri.




    Tangan berelemen air dikenal menandakan orang tersebut imajinatif, emosional dan sensitif. Orang-orang dengan bentuk tangan ini adalah pemimpi, dan mereka dikenal lemah lembut serta mampu membuat orang-orang membuka hati dan menceritakan rahasia mereka. Walaupun terkadang mereka bisa begitu moody dan terlalu sensitif (hal ini bisa membuat kalian bertengkar!), tapi sisi kreatif dan karisma mereka tidak ada duanya.


    Fun fact: Lihat telapak tangan pasanganmu, lalu bandingkan bentuk telapak tangannya dengan telapak tanganmu dan lihat apakah kalian memang berjodoh. Mereka yang berelemen tanah kemungkinan besar cocok dengan elemen api, sedangkan mereka yang berelemen angin kemungkinan besar cocok dengan elemen air.


    2. Lihat bentuk jempolnya

    Jempol sering dikoneksikan dengan otak, jadi bentuknya biasanya menggambarkan isi pikiran seseorang dan cara berpikir mereka. (BTW: Ketika mengukur panjang jempol seseorang, catat bahwa jempol yang "normal" biasanya memiliki garis tengah yang sejajar dengan bagian dasar jari telunjuk—dilihat dari sisi punggung tangan)

    Jempol yang panjang: garis tengahnya berada di atas bagian dasar jari telunjuk. Semakin panjang jempolnya, kepribadiannya semakin terus terang dan percaya diri. Orang-orang seperti ini biasanya memiliki jiwa pemimpin yang baik, tekad yang kuat, dan pandai membuat keputusan. Namun hati-hati, jempol yang paaanjang menunjukkan bahwa orang tersebut sangat agresif dan memiliki sisi narsisme yang tinggi. Yikes!

    Jempol pendek: Jempol yang pendek menunjukkan bahwa orang tersebut sangat emosional dan mudah dipengaruhi. Orang-orang ini juga cenderung sulit membuat keputusan dan plin-plan.

    Jempol yang tebal: Sungguh keras kepala!

    Jempol dengan ujung berbentuk kotak: Memandang hidup dari sisi pragmatis

    Jempol dengan ujung yang lancip: Sangat impulsif dalam membeli sesuatu, serta sulit membuat strategi atau merencanakan sesuatu—terutama yang berhubungan dengan uang. Whoops!

    Jempol dengan bentuk jari yang lurus dan ramping: Menunjukkan bahwa orang tersebut sering berpikir positif.

    Jempol dengan bentuk jari yang berjendul: Menunjukkan bahwa kamu plin-plan.


    3. Simak garis kepala dan garis hati


    Garis hati melintang secara horizontal di bagian atas telapak tangan, dimulai dari sisi samping telapak tangan. Garis ini menyimbolkan emosi dan seksualitas. Semakin panjang garisnya, berarti semakin mudah ia jatuh cinta.

    Selain itu juga ada garis kepala, yaitu garis yang berada tepat di bagian bawah garis hati, dimulai dari sisi bagian bawah telunjuk. Garis ini melambangkan kecerdasan, semakin panjang garisnya, maka semakin cerdas.

    Lalu bagaimana jika garis hati dan garis kepala bertemu? Ketika keduanya menjadi satu garis utuh, hal ini disebut garis Simian, dan sangat jarang ditemukan. Mereka yang memiliki garis ini biasa dikenal sangat egois, memedulikan diri sendiri, memiliki fokus dan konsentrasi yang tinggi, serta obsesi tinggi terhadap sesuatu. Dengan kata lain: ia adalah sumber dari segala masalah.


    4. Intip ujung garis hati untuk melihat masa lalu seseorang


    Lihat baik-baik daerah yang berada tepat di bawah jari kelingkingmu. Kamu mungkin melihat satu atau lebih garis horizontal di pinggir telapak tanganmu. Kebanyakan orang memiliki satu sampai lima garis cinta, dan masing-masing merepresentasikan hubungan asmaramu (yang serius, bukan yang main-main, ya). Semakin banyak garisnya, berarti semakin banyak mantannya. Psst, kamu bisa melihat bagian ini untuk mencari tahu seberapa banyak mantan yang dimiliki pasanganmu sekarang. Happy reading!


    (Alvin Yoga / FT / Image: Dok. Cosmo / Ilustrasi: Severinus Dewantara)