Lifestyle

Mengenal Keindahan Kain Tenun dalam Wujud Produk Interior

  by: Givania Diwiya Citta       7/12/2019
  • Dalam tajuk acara bernama “Colours A New View of Tenun”, Cita Tenun Indonesia bersama Helai #kusukatenun dan Bika Living berkolaborasi memperkenalkan ragam keindahan kain tenun nusantara. Bertempat di Bika Living Kemang, Jakarta, dan diorganisir oleh Casa Indonesia pada 20 November 2019 lalu, gelaran yang di-host oleh Bianca Lutfi, Epa Putri, Rina Renville, Aliya Rajasa, Amalia Wirjono, Roland Adam, dan Priscilla P Handajani ini punya satu misi utama. Yaitu membuat tenun kembali hype! 






    Kali ini, manifestasi keindahan tenun tak hanya disajikan dalam rupa produk tekstil, namun justru diperkenalkan lewat kreasi produk interior. Karena untuk tenun yang mempunyai nilai budaya tradisional bangsa, menginjeksi elemen ini ke dalam wujud kreasi produk juga menjadi salah satu dorongan bagi industri interior Indonesia agar mampu dikenal baik secara domestik maupun di scene internasional. Oleh karenanya, Cita Tenun Indonesia bersama Helai #kusukatenun pun memperkenalkan hasil eksplorasi kain tenun dalam ragam objek dekorasi yang ramah dengan keseharian kita, yang seluruh koleksinya dapat ditemukan dan dibeli di Bika Living.




    Mulai dari keranjang, meja, sampai kursi, sentuhan etnik pun melebur dengan desain kontemporer dari objek dekorasi yang apik. Tak berhenti sampai di situ, seluruh kreasi tenun tersebut juga punya cerita masing-masing yang merepresentasikan keindahan suku bangsa nusantara. Seperti Bangu Woven Basketball yang terinspirasi dari jamang sangsang, yaitu busana tradisional suku Baduy yang didominasi oleh warna hitam. Bahkan ada filosofi di balik warna hitam tersebut, lho! Ternyata, sumber inspirasi warna hitam tersebut berasal dari warna-warna alam di daerah pegunungan tempat suku Baduy tinggal.






    Selain itu, ada juga Ukel Side Table yang tercipta dari adaptasi tarian Jaipong. Ya, gerakan tari asal Garut, Jawa Barat, tersebut tercermin pada curve meja sebagai manifestasi gerakan rotasi dalam Jaipong. Itu pula yang menjadi sorotan dari tajuk “Colours A New View of Tenun” ini, di mana banyak cerita tenun yang diutarakan lewat keindahan suatu produk. Lebih dari itu, ada misi lain yang juga diemban oleh ketiga kolaborator ini, yaitu untuk menjaga warisan budaya Indonesia lewat para pegiatnya. Karena setiap pembelian dari produk tenun ini, keuntungan pun akan disalurkan pada program pelatihan yang ditujukan bagi para pengrajin tenun. Kudos!




    (Givania Diwiya / Image: Hary Subastian / Layout: S. Dewantara)