Better You

7 Resolusi Kesehatan yang Harus Kamu Lakukan di 2020

  by: Alexander Kusumapradja       18/12/2019
  • Tahun baru 2020 akan segera tiba dan mungkin banyak di antara kita sudah mulai menyiapkan resolusi yang ingin dicapai tahun depan. Salah satu resolusi tahun baru yang paling umum dibuat orang adalah resolusi yang berkaitan dengan gaya hidup yang lebih sehat dan hal itu memang punya alasan yang kuat. Kita yang berada di umur 20-an mungkin sering dianggap belum terlalu peduli soal masalah kesehatan, padahal riset membuktikan bahwa gaya hidup dan keputusan soal kesehatan yang kita pilih di umur 20-an ini punya efek sangat besar pada kesehatan kita nantinya.

    Menjalani gaya hidup yang sehat di umur 20-an dipercaya mengurangi risiko penyakit jantung saat kita beranjak paruh baya, menurut penelitian yang dilakukan Universitas Northwestern. Studi tersebut menunjukkan mereka yang memiliki lima kebiasaan sehat di umur 20-an, yaitu: menjaga indeks massa tubuh, konsumsi alkohol yang terkontrol, tidak merokok, diet sehat, dan aktivitas fisik teratur cenderung jauh lebih sehat sampai usia pertengahan.

    Namun, seperti yang kita tahu, adalah tantangan tersendiri bagi dewasa muda seperti kita untuk bisa tetap punya kebiasaan sehat di antara jadwal yang menghimpit. Lamanya kita duduk di ruangan kantor atau kampus membuat kita sulit mencari waktu untuk berolahraga atau menahan diri dari godaan mengonsumsi makanan yang sebetulnya kurang sehat. Begitu pun dengan godaan alkohol ketika kita sedang hanging out bersama teman di club atau acara lainnya. Banyak di antara kita mungkin masih bersikap santai dan berpikir kita masih muda, padahal sudah banyak kasus orang berumur 20-an yang terkena serangan kesehatan yang fatal seperti jantung. Mengubah kebiasaan hidup yang lebih sehat bisa dilakukan dengan langkah-langkah sederhana, berikut adalah 7 tips yang bisa menjadi resolusi kamu untuk hidup lebih sehat di tahun 2020.




    1. Belajar memasak makanan sehat

    via GIPHY

    Selain lebih hemat, belajar masak sendiri bisa membantumu memiliki gaya makan yang lebih sehat. Targetmu adalah mempelajari cara membuat pilihan menu dietmu lebih beragam dengan asupan sayuran, buah, dan bahan-bahan kaya nutrisi lainnya. Ketika kamu bereksperimen dan memahami manfaat berbagai rempah-rempah, bahan makanan, dan teknik memasak, kamu akan sadar kalau kamu bisa mengurangi porsi bahan-bahan berisiko seperti lemak, gula, dan garam yang berlebihan. Gol dari resolusi ini adalah memiliki pola makan yang lebih bernutrisi namun tetap menggoda selera makan dalam porsi yang pas.


    2. Kurangi asupan gula

    via GIPHY

    Kita bisa mulai dengan mengurangi gula dari sumber-sumber paling umum di sekitar kita seperti minuman manis, kue, sereal dengan tambahan gula, atau makanan lain yang mengandung pemanis buatan. Konsumsi gula berlebih sering dihubungkan dengan obesitas dan diabetes yang keduanya merupakan faktor penyebab penyakit jantung. Gula merupakan “kalori kosong” yang sebenarnya tidak dibutuhkan dalam diet yang seimbang.


    3. Lebih aktif bergerak

    via GIPHY

    Kamu mungkin tidak punya waktu atau energi untuk rutin berolahraga setelah beraktivitas seharian, namun bukan berarti kamu tidak bisa memanfaatkan waktu yang ada untuk lebih aktif bergerak. Sisipkan aktivitas fisik dalam rutinitas harianmu, sesederhana memilih naik-turun tangga dibanding menunggu lift atau elevator, berjalan kaki untuk mencapai lokasi yang dekat, atau bersepeda ke kantor/kampus.


    4. Lebih banyak makan sayur

    via GIPHY



    Ilmu tentang nutrisi terdengar sangat rumit dan dipenuhi perdebatan tanpa henti, tapi sebetulnya intinya sangat sederhana: Konsumsi sayuran, hindari junk food, dan tetap aktif bergerak. Kuncinya adalah menikmati makanan yang kita santap, tapi bukan untuk makan sebanyak atau sesering mungkin.


    5. Berlatih mengontrol porsi makan

    via GIPHY

    Mengontrol porsi makan di sini bukan berarti kamu hanya boleh makan dalam porsi kecil saja, yang harus diperhatikan adalah proporsi dan pembagiannya. Kamu bisa mengurangi porsi lemak dan menggantinya dengan porsi sayur dan buah yang lebih banyak. Percaya deh, tidak ada orang yang gemuk karena terlalu banyak makan wortel atau pisang. Kita pun tahu menghilangkan kebiasaan makan makanan manis, alkohol, dan makanan instan bukan perkara mudah, namun kita bisa mulai mengurangi porsinya seiring waktu. Trik lainnya adalah menggunakan telapak tangan kita sebagai pengukur porsi. Porsi protein seperti ayam atau ikan boleh sebesar telapak tanganmu. Porsi tepung, gandum, beras sebaiknya sebesar kepalan tanganmu. Batasi kondimen penuh lemak seperti dressing untuk salad cukup seukuran beberapa sendok teh atau ujung jempolmu saja.


    6. Bakar lemak setelah akhir pekan

    via GIPHY

    Kamu masih boleh kok berpesta atau jajan di akhir pekan tapi pastikan kamu sempat berolahraga setelahnya untuk membuang semua kalori ekstra yang terakumulasi dari Jumat sampai Minggu tersebut. Sebuah riset menunjukkan kaum dewasa muda mengonsumsi ekstra 115 kalori dari Jumat sampai Minggu dibanding hari lain yang kebanyakan karena asupan lemak dan alkohol.


    7. Lakukan pekerjaan yang kamu suka

    via GIPHY

    Penelitian Ohio State University menemukan bahwa kehidupan karier kita di usia 20-an memengaruhi kesehatan mental kita di kemudian hari. Orang yang tidak merasa bahagia di tempat kerjanya punya risiko depresi, stress, masalah tidur, dan kesehatan mental yang lebih buruk. Cari lah pekerjaan yang membuat kamu bahagia menjalaninya dan sesuai passion kamu. Kita pun harus ingat bahwa semua pekerjaan pasti ada enak dan tidak enaknya, namun bila kita memang punya passion di pekerjaan yang kita tekuni, kita akan lebih mudah menemukan motivasi kembali dan punya dorongan untuk hidup yang lebih baik. Hal itu pun pada akhirnya membuat kita lebih terpacu untuk menjalani gaya hidup yang lebih sehat dan manfaat kesehatan baik fisik dan mental untuk jangka panjang.


    (Alex. K/Image: Annie Gray on Unsplash )