Beauty

8 Alasan Produk Anti-Acne Kamu Tidak Bekerja Dengan Baik!

  by: Astriana Gemiati       9/12/2020
    • Sudah menggunakan produk anti-acne namun jerawat tak kunjung hilang.
    • Mungkin ini 8 alasan produk anti-acne kamu tidak bekerja dengan baik.


    Yup, Cosmo memahami cara kerja dari produk perawatan kulit anti-acne adalah memberikan hasil dapat mengatasi masalah jerawat. Namun, seperti semua hal dari kehidupan, kita harus bersabar dan menunggu jerawat perlahan pergi. Jika kamu merasa prosesnya terlalu lama, coba kamu evaluasi kembali rutinitas dan periksa hal-hal tertentu yang harusnya perlu diubah. 

    Keep scrolling.. coba kita telusuri mengapa produk anti-acne kamu tidak dapat berkerja dengan baik.




    1. Kulit kamu tidak ‘benar-benar’ bersih.

    Jika wajah kamu tidak dicuci dengan benar, ada lapisan kotoran dan sebum yang dapat menghentikan produk skincare masuk ke pori-pori kamu. Untuk mencegah hal ini terjadi, coba gunakan pembersih wajah yang tepat dan ikuti kebiasaan cara membersihkan yang benar —ini artinya disertai juga dengan tangan yang bersih saat mengaplikasikan produk skincare.



    Pond’s Acne Solution Facial Foam

    Harga: Rp20.300,-. 


    2. Menggunakan jenis produk yang salah untuk jerawat.

    Penyebab jerawat berbeda-beda, jadi ada berbagai cara untuk mengobatinya juga. Solusi yang paling umum adalah sebagai berikut: Salicylic acid bantu bersihkan pori-pori dan kotoran, serta sebum yang menempel di dalam. Lalu, retinoid bantu membuka pori-pori dan mengontrol produksi minyak. Sedangkan benzoyl peroxide bantu meminimalisit bakteri P.acnes. Dan, tea tree oil bantu mengurangi peradangan.


    3. Menggunakan terlalu banyak produk sekaligus.

    Cosmo memahami bahwa kamu ingin menghilangkan jerawat dengan cepat, namun melapisi lima produk anti-acne bisa membuat kamu menjadi kewalahan atau justru mungkin saling berlawanan. Lebih baik cari tahu dahulu bahan mana yang bisa bekerja dengan baik atau lebih buruk saat di kombinasikan secara bersamaan. Cek, di sini! Jaga rutinitas kamu agar tetap sederhana agar bahan aktif dapat bekerja dengan baik.


    4. Melupakan eksfoliasi

    Memperbarui sel kulit sangat penting dalam mengobati jerawat. Mengelupas sel kulit mati dengan AHA dan BHA akan membantu mempercepat penyembuhan kulit. Tambahkan exfoliant kimiawi ke dalam rutinitas kamu secara bertahap sampai kulit mulai terbiasa.


    Somethinc AHA BHA PHA Peeling Solution

    Harga: Rp115.500,-. 


    5. Over exfoliate.

    Tentu saja, sesuatu yang berlebihan adalah kurang baik. Namun, jika kamu melakukan ekfoliasi terlalu banyak, misalnya menggosok dan menggunakan exfoliant kimiawi, tentu saja ini dapat memicu merusak pelindung kulit kamu. Ini cara eksfoliasi wajah tanpa membuat kulit kering!




    6. Tidak menggunakan produk tabir surya

    Setiap resep dokter kulit mencakup penggunaan produk perawatan wajah minimal SPF 30 setiap hari. Sunscreen bisa bantu mencegah timbulnya pigmentasi jerawat yang disebabkan oleh paparan sinar matahari.


    Bioderma Photoderm AKN Mat SPF 30

    Harga: Rp319.000,-.


    7. Kamu mengharapkan hasil yang instan.

    Biarkan perawatan anti-acne (dan produk skincare lainnya) setidaknya bekerja selama empat minggu. Siklus peremajaan kulit biasanya adalah 28 hari, jadi butuh waktu selama itu agar bahan-bahan di dalamnya menunjukkan hasil. 


    8. Ubah kebiasaan gaya hidup kamu.

    Mengobati jerawat membutuhkan pendekatan holistik. Selain memiliki rutinitas perawatan kulit yang konsisten dan efektif, kamu juga perlu melakukan perubahan gaya hidup. Ganti sarung bantal dan seprai kamu sesering mungkin, bersihkan layar ponsel kamu, kendalikan stres, dan kurangi asupan gula.





    (Artikel ini disadur dari www.cosmo.ph / Perubahan telah dilakukan oleh editor / Alih bahasa: Astriana Gemiati Image: [email protected], Dok. Cosmo)