Lifestyle

Mencari Pacar? Yuk, Perbarui Bio Tindermu Sesuai Tren 2020!

  by: Alvin Yoga       12/12/2020
    • Mencari pacar di tengah pandemi? Andalkan aplikasi kencan untuk menemukan pasangan.
    • Memperbarui bio di Tinder bisa menjadi salah satu cara agar profilmu lebih banyak dilirik oleh calon pasangan.


    Tahun 2020 adalah tahun yang penuh tantangan, tetapi pengguna Tinder dari kalangan Gen-Z di Indonesia ternyata tidak tinggal diam. Ketika dihadapkan pada tantangan yang belum pernah terjadi sebelumnya seperti tahun ini, Gen-Z cepat beradaptasi dan justru menjadi lebih kreatif ketika bersosialisasi di Tinder. Ketika kehidupan sosial di dunia nyata atau IRL terpaksa harus dibatasi, para Gen-Z di Indonesia memanfaatkan aplikasi kencan seperti Tinder untuk berbagi momen terbaik di tahun 2020. Para Gen-Z menggunakan Tinder untuk mengobrol, hangout, bertukar akun TikTok, bahkan bertukar akun untuk bersosialisasi di Animal Crossing. Inilah mengapa Bio di profil Tinder menjadi salah hal penting, karena Bio Tinder menjadi cara pengguna Tinder untuk menunjukkan jati diri dan berbagi hal-hal yang mereka anggap penting.

    Hasilnya, bio-bio yang ditulis pengguna Tinder belum pernah sekreatif, sedinamis, dan seblak-blakan sekarang. Walaupun tahun ini Milenial dan Gen-Z harus mengalami tantangan berat, pengguna Tinder Milenial dan Gen-Z di Indonesia ternyata masih tetap menjadi diri mereka sendiri. Berikut ini adalah 10 tren  yang terjadi di Tinder di tahun 2020:




    1. 2020 adalah tahun yang sangat mengejutkan

    Setidaknya begitulah yang dirasakan pengguna Tinder, karena para pengguna menggunakan emoji shock hampir tiga kali lebih sering di tahun 2020 dibandingkan tahun sebelumnya. Kelihatannya semua memang syok akibat perubahan yang terjadi di seluruh dunia di tahun 2020 ini. Misalnya, perubahan drastis pada sistem kuliah atau bagaimana tahun ini mereka semua terpaksa jadi anak rumahan.



    2. Tinder adalah tempat untuk berbagi ‘kebingungan’

    Salah satu emoji yang paling banyak digunakan oleh pengguna Tinder di Indonesia adalah emoji bingung. Emoji ini juga banyak dipakai untuk membuka percakapan, seperti: "Gimana kita tetap bisa bersikap positif jika masalah terus berdatangan? Mending ngobrol, yuk!" Well, Cosmo setuju. Apapun yang terjadi, tetap tenang dan swipe right!


    3. Gen-Z di Indonesia tetap positif, dan enjoy kumpul-kumpul virtual

    Niat pengguna Tinder muda untuk bersosialisasi sepertinya tetap kuat. Di tahun 2020 ini, Zoom disebut sembilan lebih banyak dibandingkan tahun kemarin, umumnya untuk virtual hangout seperti: datang ke pernikahan sepupu di Zoom atau ngobrol santai bersama teman dari berbagai negara setelah berkenalan dengan Tinder Passport.


    4. Masker menjadi benda yang paling wajib dipakai ketika ketemuan

    Pada saat pemerintah Indonesia mengumumkan penerapan PSBB, Gen-Z di Indonesia dengan cepat menambahkan himbauan di bio Tinder mereka dengan menuliskan “Masker”, di mana penyebutan kata ini meningkat 14 kali dibandingkan tahun 2019. Dan engga jarang juga ditulis dalam huruf besar seperti: "CUCI TANGAN. PAKAI MASKER. JAGA JARAK SOSIAL." atau banyak juga yang menuliskan dengan sedikit menggoda seperti: "Kalau Corona engga bisa bikin kamu keluar rumah, aku bisa, gak? Aku pakai masker kok, kalo pergi."


    5. Berjarak sosial, tetapi tidak terpisah, malahan Gen Z tetap aktif bersosialisasi dengan orang dari penjuru dunia

    Ketika periode #DiRumahAja sedang ketat-ketatnya di tanggal 12 April 2020, pengguna Tinder di Indonesia kelihatan lebih aktif dan cerewet di Tinder. Mereka berbagi status “Work from Home” di bio dan kata-kata ini disebutkan 14 kali lebih banyak pada tahun 2020 dibandingkan 2019. Selain itu, pengguna Tinder Indonesia juga senang bisa terhubung dengan orang-orang dari berbagai penjuru dunia seperti dari Seoul, Tokyo, dan Singapura melalui fitur Passport selama periode tersebut.




    6. Tinder adalah pasangan yang tepat untuk TikTok

    TikTok disebut di bio Tinder sebanyak 21 kali lebih banyak di 2020 dibandingkan tahun lalu. Sepertinya pengguna Tinder dari kalangan Gen-Z serius mencari seseorang untuk mengajari mereka nge-dance di TikTok.


    7. Animal Crossing dan Among Us jadi tempat kumpul-kumpul virtual

    Meskipun pandemi menahan kita untuk bertemu secara fisik, tapi para pengguna Gen-Z di Tinder menemukan cara kreatif sebagai solusinya. Dari Maret hingga Mei 2020, Tinder melihat peningkatan sebanyak lima kali penyebutan Animal Crossing di bio, dan pengguna Gen-Z menyebutkannya dua lebih banyak daripada pengguna Milenial. Sementara itu, mereka juga aktif menggunakan Tinder untuk mencari teman bermain Among Us.


    8. Tinder semakin mendekatkan para K-popers dan pecinta drakor (drama Korea)

    Fandom sudah seperti hobi baru, dan kamu dapat menemukan match yang mengidolakan bintang K-pop yang sama atau menyukai drama korea yang sama. Pengguna Tinder juga aktif menggunakan bio mereka untuk menunjukkan hal tersebut, terlihat dari penyebutan kata “drama Korea” lima kali lebih tinggi dan “K-popers” dua kali lebih tinggi di tahun ini dibandingkan tahun lalu. Sepertinya banyak penggemar BTS atau Army nih, di Tinder.


    9. Gowes di masa Corona. Kebiasaan baru serta aktivitas luar ruangan menjadi favorit

    Saat beradaptasi ke kebiasaan baru, sepertinya Gen-Z Indonesia telah menemukan hobi baru, yaitu bersepeda sebagai olahraga outdoor favorit mereka di tahun 2020. Tinder menemukan bahwa mereka menyebutkan kata “bersepeda” dua kali lebih tinggi dibandingkan tahun lalu, dan menulis terang-terangan di bio kalau mereka ingin mengajak match mereka gowes bareng.


    10. “Sunday Best” membawa nuansa chill dan positif di bio pengguna Tinder

    Sebagai salah satu lagu paling populer di Tinder, lagu dari grup musik Surfaces ini diam-diam menjadi aspirasi pengguna Tinder untuk tidak stres selama mereka harus di rumah aja. Sama seperti lirik lagu tersebut: Feeling blessed, never stressed. Got that sunshine on my Sunday best.


    (Alvin Yoga / FT / Image: Dok. Charles Deluvio on Unsplash)