Lifestyle

5 Fakta Soal Serial Thriller Netflix, 'Alice in Borderland'

  by: Shamira Priyanka Natanagara       15/12/2020
  • New month, new must-watch series on Netflix. Jika pada bulan Oktober kemarin Cosmo sempat (sangat) terobsesi dengan Emily in Paris, lalu tidak bisa berhenti membicarakan The Queen's Gambit di bulan November, sepertinya sudah ada serial Netflix baru yang akan menjadi favorit di bulan Desember: Alice in Borderland. Serial thriller Jepang ini baru saja dirilis pada tanggal 10 Desember kemarin, dan saat weekend tiba, Cosmo langsung binge-watch serial ini. Yes, it's GOOD, dan alur ceritanya yang menegangkan berhasil membuat deg-degan.

    Kalau kamu tertarik untuk menonton Alice in Borderland, atau mungkin sudah menghabiskan semua delapan episode dan ingin lebih mengenal serial ini, berikut adalah lima fakta menarik yang patut kamu ketahui.




    Bertema survival

    Apa kesamaan yang dimiliki Alice in BorderlandThe Hunger Games, Battle Royale, dan Saw? Jawabannya: Para tokoh dalam film tersebut harus bermain demi menyelamatkan nyawa masing-masing. Ya, serial Netflix Original ini memiliki tema survival, di mana para tokoh harus mengikuti berbagai permainan berbahaya untuk bertahan hidup. Kalau kamu penggemar film-film yang telah Cosmo sebutkan, kemungkinan kamu akan menyukai serial yang satu ini!




    Didaptasi dari serial manga

    Alice in Borderland diangkat dari serial manga Imawa no Kuni no Arisu karya Haro Aso. Sama seperti versi serial live action persembahan Netflix, manga tersebut juga bergenre thriller. Imawa no Kuni no Arisu pertama kali terbit di majalah Shōnen Sunday S pada April 2015 sampai Maret 2016, dan sekarang memiliki tiga serial spin-off: Daiya no King (King of Diamonds) yang terbit dari Oktober 2014 sampai 2015, Alice on Border Road yang terbit dari Agustus 2015 hingga Februari 2018, dan serial spin-off ketiga, Alice in Borderland Retry, pertama kali terbit pada 14 Oktober kemarin dan sampai kini kisahnya masih berlanjut. 

    So kalau kamu sudah menyaksikan Alice in Borderland dan ketagihan, jangan khawatir. Tampaknya masih ada harapan agar serial ini terus berlanjut!


    Memiliki versi animasi

    Selain diangkat menjadi serial live action di Netflix, sebelumnya manga Imawa no Kuni no Arisu telah diadaptasi menjadi sebuah serial animasi Jepang alias anime. Tayang dari 15 Oktober 2014 sampai 16 Februari 2015, serial anime ini memiliki tiga episode yang masing-masing berdurasi sekitar 20 menit. Tonton klipnya berikut ini!






    Hasil garapan sutradara tersohor

    Serial Netflix ini merupakan hasil garapan sutradara Shinsuke Sato, yang telah mengangkat sejumlah manga menjadi film live action. Sebelum menyutradarai Alice in Borderland, ia bertugas sebagai sutradara film I Am a Hero (2016), Death Note: Light Up the New World (2016), Bleach (2018), dan Inuyashiki (2018)—semuanya diadaptasi dari serial manga. Ya... Bisa dibilang Shinsuke Sato adalah ahli dalam membuat karya manga menjadi ~hidup~.


    Pemeran utamanya adalah aktor populer

    ICYMI, Kento Yamazaki, pemain karakter Ryohei Arisu dalam serial ini, adalah aktor Jepang yang populer! Ia dikenal sebagai pemeran L dalam Death Note (2015), serial yang diangkat dari manga dengan nama yang sama. Selain itu, ia juga memerankan tokoh utama Minato Shindo dalam Good Doctor (2018), serial drama yang merupakan versi adaptasi Jepang dari K-Drama yang berjudul sama. Mari kita simak aksinya dalam Good Doctor:




    (Shamira Natanagara / Ed. / Images: Dok. Netflix)