Beauty

Cosmo Tries: Bushy Brow, Treatment Alis Yang Sedang Tren!

  by: Astriana Gemiati       16/12/2020
    • Efek alis “bushy brow” memang sedang tren saat ini.
    • Tim redaksi Cosmo pun tertarik untuk mencoba perawatan tren “bushy brow” ini.
    • Penasaran dengan hasilnya? Yuk, simak ulasannya Cosmo mengenai “bushy brow” berikut ini!


    Sebut saja Lily Collins, Dua Lipa, hingga Cara Delevingne, para perempuan cantik ini selalu menjadi acuan para beauty enthusiast yang ingin meraih tampilan alis tampak tebal namun tetap terkesan alami. Dan, jika kamu memerhatikan pergantian tren kecantikan, setiap tahunnya bentuk alis pun mengalami perubahan. Mulai dari alis lurus tipis, alis rata, alis super tebal, hingga alis yang terlihat seperti bulu-bulu tipis. 

    Setelah tampilan setipis pensil yang mendominasi tren tahun 90an, kini pengalihan alis ke tren “big brow” ke “bushy brow” menjadi ‘sesuatu’ yang kerap diaplikasikan oleh makeup artist, model runway, hingga makeup vlogger, lho! Untuk mendapatkan itu semua, kamu bisa mencoba dengan mengaplikasikan produk brow mascara  atau melakukan semi permanent seperti sulam alis. Tren “bushy brow” sendiri merupakan bentuk alis yang terlihat tebal, namun terkesan berantakan.




    Well, Cosmo di sini tidak akan berbicara mengenai brow mascara ataupun sulam alis. Namun, tren “bushy brow” yang tengah tren ini kedengarannya sangat menarik dan Cosmo pun tertarik untuk mencobanya. Beberapa waktu lalu, Astriana Gemiati, Sr. Beauty Editor Cosmo langsung mencoba treamentBrow Bomber Architecture” yang ditawarkan oleh Everlash Lash Expert. Sedangkan, Kissy Aprilia, Digital Editor Cosmo, mencoba treatment Brow Laminating” dari Anggie Rassly Brow Studio. Penasaran dengan hasilnya? Yuk, simak ulasan Cosmo berikut ini!



    Brow Bomber Architecture, Everlash Lash Expert

    Sebelum mengulasnya lebih lanjut, apa sih treatment Brow Bomber Architecture itu? Brow Bomber Architecture adalah perawatan alis yang menekankan pada hasil natural dengan menggunakan bulu alis yang sudah ada. Teknik ini merapikan dan mengoreksi arah tumbuhnya bulu alis, mengisi sela kosong, serta memperbaiki bentuk, sekaligus berikan efek mempertegas melalui pewarnaan, hingga menutrisi alis dengan bahan-bahan alami. Seperti almond oil, macademia oil, argan oil, calendula, dan chamomile extract. Dengan menggunakan aplikasi produk berkualitas dengan standarisasi EU, treatment ini bisa digunakan untuk perempuan ataupun laki-laki, lho! Bahkan bisa diaplikasikan di tipe alis apapun, mulai dari alis tipis hingga alis tebal yang bertekstur acak dan tidak beraturan. 



    Astriana Gemiati tries...

    Selama pandemi dan PSBB masih berlangsung, saya memilih untuk melakukan treatment Brow Bomber Architecture di rumah. Kebetulan Everlash Lash Expert juga menyediakan home service dengan penerapan standar protokol kesehatan. Jadi, kamu jangan khawatir, karena terapisnya menggunakan face shield lengkap dengan jas APD.

    Saya memiliki bulu alis yang tipis. Sebenarnya saya sempat ragu apakah treatment ini bisa dilakukan. Namun, setelah berkonsultasi dengan terapis dan menjelaskan detail prosedurnya —Oke, let’s try! Pertama-tama, alis saya dibersihkan dahulu dengan menggunakan sampo khusus —bertekstur foam. Setelah itu, dilanjutkan dengan penggunakan krim 1 yang bertujuan agar tekstur bulu alis lebih lunak. Aromanya, seperti bleaching rambut di salon —namun, ini sangat aman digunakan. Ooh.. pastikan juga sebelum melakukan treatment Brow Bomber Architecture, kamu tidak memiliki alergi terhadap perwarnaan rambut dan sedang tidak melakukan laser treatment pada kulit wajah untuk menghindari kulit yang iritasi atau sensitif. 


    Kemudian, dilanjutkan dengan penggunaan krim ke-2. Teksturnya seperti lem, yang bertujuan membuat bulu alis kamu jadi lebih kaku dan dapat mempertahankan bentuknya. Selama perawatan alis berlangsung, saya sempat sedikit terlelap karena terasa nyaman (hee.. Plus, cuaca hujan dan udara sangat dingin pada saat itu). Last but not leastTreatment ini diakhiri dengan pewarnaan atau tinting. Tujuannya, untuk mempertegas warna alis agar terkesan tebal dan terisi —jangan khawatir warna alis kamu akan terlihat tebal, karena sebelum mengaplikasikan pewarnaan, terapis akan memberikan beberapa pilihan yang mendekati warna alis kamu. Setelah memakan waktu kurang lebih sekitar 1,5 jam, saya pun sudah bisa melihat hasilnya!


    TBH, saya terkejut dengan hasilnya: sesuai ekspektasi! Meskipun alis saya tidak terlihat seperti alis milik Dua Lipa (hehe..), tapi ini sudah cukup terlihat tegas. Untuk kesan bushy brow, saya tinggal menggunakan sikat alis, lalu membuatnya alis terkesan acak! 


    Cosmo tips: Untuk tetap menjaga warna alis kamu masih terlihat “stand out”, disarankan untuk melakukan re-touch minimal 2 minggu setelah perawatan.


    BROW BOMBER ARCHITECTURE

    Harga perawatan: Rp700.000,-.  (Lift 1, Lock 2, Coloring, Bomber 3 with Waxing / Tweezing) / Rp900.000,-. (Lift 1, Lock 2, Coloring, Bomber 3 with Waxing / Tweezing, +Re-touch)





    Brow Lamination, Anggie Rassly Brow Studio

    Pada dasarnya memiliki tujuan yang sama. Brow Lamination bisa memberikan kesan alis seperti runway eyebrow atau bushy brow yang sedang tren saat ini. Treatment ini bisa jadi solusi alternatif buat kamu yang takut untuk melakukan sulam alis. Perawatan Brow Lamination sendiri pun selain bisa membuat alis kamu tampak lebih teratur, berisi, dan berikan kesan tebal, juga memberikan nutrisi dengan baik pada bulu alis. Idealnya memang perawatan ini diperuntukkan untuk alis yang tebal dan tidak beraturan, namun jangan khawatir untuk kamu yang memiliki bulu alis yang tipis (bisa, kok!), karena efek tint atau pewarnaannya bisa bantu berikan efek warna alis kamu terkesan lebih tegas tanpa terlihat berlebihan. Intinya, kamu harus memiliki bulu alis!



    Kissy Aprilia tries...

    Hi, Cosmo babes! Jika Astri memutuskan untuk melakukan perawatan alis di rumah, beda lagi dengan saya yang langsung mengunjungi Anggie Rassly Brow Studio yang berlokasi di daerah Gunawarman, Jakarta Selatan. Saya sejujurnya sangat excited dan penasaran ingin segera mencoba alis “bushy brow” ini. Apalagi saya memiliki alis dengan bulu yang tebal dan tak beraturan (pas, kan!). Oh, iya… Sebenarnya perawatan Brow Lamination memiliki step yang hampir sama dengan Astri. Pertama-tama, alis saya dibersihkan dahulu agar terbebas dari kotoran sisa makeup. Lalu, untuk membuat efek feathers brow, semua bulu alis saya disisir ke atas dari ujung akar sampai pangkal untuk mengangkat bulu-bulu alis dengan menggunakan krim step 1. Krim ini sangat aman digunakan karena memiliki keratin di dalamnya yang bertujuan untuk memperkuat bahkan bisa menumbuhkan bulu alis —bekerja seperti sifat serum. 


    Setelah menunggu penyerapan krim step 1 selama kurang lebih 15 menit, langkah selanjutnya adalah pengaplikasian krim ke-2 yang bertujuan membuat bulu alis lebih tertata, teratur, lebih halus dan bulu terkesan lebih banyak. Ini berkat kandungan keratin dan vitamin di dalam krim tersebut. Setelah itu, proses penyerapan krim ke-2 juga memakan waktu sekitar 15 menit. Nah, pada saat pengaplikasian saya merasakan ada efek sensasi dingin saat diaplikasikan di alis —sebenarnya saya sangat menikmatinya, bahkan hampir memejamkan mata karena rasa rileks (LOL!). 

    Setelah step 1 dan step 2 selesai, perawatan dilanjutkan dengan step ke-3 yaitu pembersihan. Dengan menggunakan kapas kering, teknik ini bertujuan agar dapat mengangkat sisa krim dari step 1 dan step 2 dalam keadaan benar-benar bersih tanpa harus terkena air. Kemudian, baru dilanjutkan dengan proses tint —yang akan memberikan efek warna pada alis. Namun, jangan khawatir alis kamu akan terlihat tebal warnanya, karena tint ini bekerja merespon dan mengikuti warna bulu alis kamu. Tanpa menyentuh area kulit alis, tint ini diaplikasi di bulu alis mulai dari ujung sampai ke akar sampai pewarnaan benar-benar merata. Dan, penyerapan proses tint di alis memakan waktu sekitar 10 -15 menit. Atau, jika kamu menginginkan warna alis lebih tegas lagi proses tint bisa ditunggu hingga maksimal 20 menit.


    So, total waktu saya mencoba Brow Lamination ini adalah sekitar 45 menit. Hasilnya? Bisa dapat tampilan bushy brow ala model runway!! 


    Cosmo tips: Gunakan spuli atau sisir alis, untuk membuat kesan alis “bushy brow” atau hanya sekadar ingin merapikan alis saja. Plus, perawatan Brow Lamination ini bisa bertahan hingga dua bulan, lho!


    BROW LAMINATION 

    Harga perawatan: Rp399.000,-.




    ( Astriana Gemiati / Image: Dok. Everlash Lash Expert, Dok Instagram Anggie Rassly Brow Studio, Dok. Cosmo / Layout: S. Dewantara )