Beauty

Perhatikan 6 Hal Ini Agar Tidak Berjerawat Karena Masker

  by: Shamira Priyanka Natanagara       19/12/2020
  • Izinkan saya mulai dengan mengatakan bahwa saya sadar ini adalah masalah sangat kecil (seperti, benar-benar kecil—literally, figuratively, everything-ly) untuk dikeluhkan sekarang. Namun berbeda dari tahun ini yang terasa seperti mimpi buruk, masalah ini relatif mudah diperbaiki. Dan sebagai beauty writer yang terobsesi dengan skincare, saya hanya butuh lima menit untuk bicara atau curhat tentang isu ini, ok?

    Jadi: Maskne—dan ya, itu adalah nama resmi untuk jenis jerawat terbaru yang sangat umum serta menyebalkan yang disebabkan oleh penggunaan masker—adalah sesuatu yang saya terus alami selama beberapa bulan awal karantina. Karena, duh, saya selalu memakai masker di mana saja saat di luar rumah (dan kini masih harus karena, you know, untuk menyelamatkan nyawa). Dan karena “pelindung wajah menciptakan lingkungan lembap yang menjebak keringat, minyak, dan bakteri di kulit,” jelas dermatolog Joshua Zeichner, MD. “Ini bisa menyebabkan whiteheads, benjolan merah, dan pustula.”

    Akan tetapi, semua ini saya pelajari, sebenarnya cukup mudah untuk dihindari dan dirawat jika Anda tahu langkah-langkah tepat yang perlu diambil. Yang, setelah membaca kedua halaman ini, Anda akan ketahui. Kulit saya yang kini bersih adalah bukti!




    Naloni Mitoni Face Mask with Filter Slot, Rp50.000,-.


    1. Gunakan masker 100 persen katun

    “Katun tak hanya lebih halus dan ramah pada kulit daripada kain kasar lainnya seperti plastik sintetis (material masker N95), poliester, dan denim, tapi juga lebih breathable, yang berarti akan mengurangi terbentuknya lingkungan lembap yang mendukung munculnya breakouts,” kata Dr. Zeichner.


    2. Selalu cuci masker

    Jangan mengeluh—hanya perlu semenit dan sangat worth it: Masker berkuman tidak menguntungkan kulit (dan kesehatan) sama sekali. “Cuci setelah setiap penggunaan dengan detergen lembut yang bebas pewarna dan pengharum,” kata Dr. Zeichner, karena hal tersebut bisa menetap di kain dan menyebabkan breakouts ketika menempel kulit dalam jangka waktu yang lama.


    ATS The Label Stylishly Designed Face Mask with Filter Slot, Rp40.000,-,


    3. Jaga pula kebersihan wajah

    Terutama dengan pembersih wajah berkandungan salicylic acid. “Ini adalah beta hydroxy acid yang secara efektif melarutkan minyak berlebih, kotoran, dan sel kulit mati yang menyumbat pori-pori serta menyebabkan jerawat,” jelas Dr. Zeichner. Biarkan pembersih wajah di kulit selama 30 detik sebelum membilasnya agar punya waktu untuk melakukan kemampuannya.

    Jika Anda akan berolahraga sambil memakai masker, langsung bersihkan wajah sebelum dan sesudah memakainya. Kedengarannya extra, tapi jika Anda berkeringat di bawah kain, pori-pori kulit Anda akan butuh dibersihkan.


    4. Jangan lewatkan moisturizer

    Setelah mencuci muka, pastikan untuk pakai pelembap oil-free dengan bahan kandungan seperti hyaluronic acid atau glycerin. Melewatkan langkah ini berarti kulit Anda mungkin akan memproduksi minyak ekstra untuk memenuhi kekurangan hidrasi. Dan minyak ekstra = lebih banyak jerawat.


    Isa Indra Permana x Masker Untuk Indonesia Masker Kain dengan Motif, Rp39.900,-.




    5. Tapi lewatkan makeup

    Sorry, tapi memakai foundation—atau makeup apa pun—di bawah masker tidak disarankan jika ingin menghindari jerawat. “Ketika makeup terperangkap di kulit Anda seperti ini, pada dasarnya ini jalan menuju pori-pori tersumbat,” kata Dr. Zeichner. Apalagi bagi orang-orang yang tidak rajin mencuci masker (oops), karena makeup yang masih menempel di kain juga menempel di kulit lagi dan lagi.

    Kalau Anda “harus” memakai foundation, cobalah yang oil-free, non-comedogenic, dan kemungkinan tak akan merugikan kulit.


    6. Gunakan benzoyl peroxide

    Oke, mungkin Anda telah melakukan semua hal benar dan masih berjerawat. (Ingat ketika saya bilang ingin curhat? Ya: Kenapa kulit saya super sulit ditebak?!?!) Inilah di mana obat totol benzoyl peroxide bertugas. Bahan tersebut bagus sebagai spot treatment untuk maskne, kata Dr. Zeichner: “Benzoyl peroxide mengurangi inflamasi, membunuh bakteri penyebab jerawat, dan membantu membuka pori-pori, menargetkan semua penyebab utama jerawat bandel yang dibentuk oleh masker Anda."

    Perlu diingat bahwa meski perawatan dua kali sehari ini efektif, mengoleskan terlalu banyak—atau konsentrasi terlalu tinggi—bisa membuat kulit tambah iritasi (merah dan mengelupas). Sebagai peraturan, Dr. Zeichner mengatakan bahwa Anda sepatutnya memakai produk dengan 2,5 persen benzoyl peroxide, konsentrasi terendah yang tersedia.


    Your Anti-Maskne Kit


    Breathable Mask Dinda Puspitasari Studio Japanese Cotton Earloop Mask in Tangerine Sprinkles, Rp35.000,-, tokopedia.com/dindapuspitasari



    Salicylic Acid Cleanser COSRX Salicylic Acid Daily Gentle Cleanser, Rp149.000,-, sociolla.com



    Oil-free Moisturizer Boscia Green Tea Oil-Free Moisturizer, Rp599.000,-, sephora.co.id



    Benzoyl Peroxide Spot Treatment Benzolac Benzoyl Peroxide 2,5%, Rp 12.900,- sampai Rp 36.800,-, apotek terdekat



    (Artikel disadur dari Cosmopolitan US edisi Oktober 2020 / Perubahan minor telah dilakukan oleh editor / Penulis asli: Laura Balsamo / Alih bahasa: Shamira Natanagara / AG / Opening image: Rhani Shakurani)