Better You

7 Tips Memakai Pembalut & Pantyliner yang Tepat!

  by: Giovani Untari       21/12/2020
    • Baik pembalut ataupun pantyliner, keduanya selalu jadi bestie para perempuan di kala menstruasi.
    • Tapi masalahnya, kita juga sering abai dengan aturan memakai pembalut dan pantyliner yang benar, bukan? Time to make it right!


    Seperti yang kita tahu, pembalut menjadi produk yang selalu bisa diandalkan untuk menampung darah menstruasi. Sedangkan si ‘mungil’ pantyliner berfungsi untuk menyerap cairan kewanitaan termasuk cairan keputihan dan darah fase akhir menstruasi yang lebih ringan. Dan meski sudah hafal benar cara menggunakan pembalut dan pantyliner, siapa sangka ternyata kita masih bisa salah pada aturan pemakaiannya. Huh, am i wrong?




    TIPS 1: PILIH PANJANG PEMBALUT YANG TEPAT

    Satu kesalahan yang ternyata seringkali dilakukan oleh para perempuan adalah salah dalam memilih ukuran panjang pembalut. Kesalahan ini akhirnya berakibat cukup fatal, di mana darah menstruasi bisa menembus ke underwear dan pakaian, apabila kamu tidak menggunakan ukuran yang tepat.

    Beberapa produk pembalut yang dijual saat ini telah menawarkan alternatif ukuran lebih panjang (yaitu 35 cm atau 42 cm), yang bisa disesuaikan sesuai kebutuhan. Semakin panjang pembalut yang kamu pilih, itu artinya area coverage dalam menyerap darah haid pun semakin panjang. Pembalut berukuran panjang ini bisa diandalkan untuk mencegah tembus terutama saat siklus menstruasi kamu sedang dalam fase heavy. Sebaliknya, pembalut dengan ukuran normal sekitar 23 cm bisa dipilih untuk menampung darah dalam jumlah yang reguler. Pemilihan panjang pembalut sebaiknya memang disesuaikan dengan flow darah menstruasimu.



    TIPS 2: PASTIKAN TANGAN DALAM KEADAAN BERSIH SAAT MENGGUNAKAN PEMBALUT DAN PANTYLINER

    Tangan yang bersih menjadi salah satu syarat penting saat menggunakan pembalut dan pantyliner. Pasalnya saat merekatkan pembalut pada underwear, kamu harus sedikit menekan bagian permukaan pembalut dan pantyliner untuk memastikannya telah menempel dengan sempurna. Lewat tangan yang bersih kamu telah membantu mencegah kuman dan bakteri dari tangan ikut menempel ke permukaan pembalut. Yang mana bakteri dan kuman tersebut dapat menjadi masalah baru bagi kesehatan organ kewanitaan seperti munculnya gatal atau infeksi. Jadi pastikan kamu selalu mencuci tangan terlebih dahulu sebelum menggunakan dua produk kewanitaan tersebut.




    TIPS 3: MEMILIH WINGS ATAU NON-WINGS

    Kehadiran wings dalam pembalut dan pantyliner memang terasa versatile. Wings ini membantu memberi perlindungan ekstra agar pembalut dan pantyliner tetap ada tempatnya, serta mencegah terjadinya tembus saat kamu aktif bergerak. Pilihlah mana yang paling nyaman untuk kamu secara pribadi. Penggunaan pembalut yang memiliki wings, bisa ditujukan bagi kamu yang memiliki aktivitas padat atau saat berolahraga.


    TIPS 4 : GANTI PEMBALUT DAN PANTYLINER SETIAP 3-4 JAM SEKALI

    Rules” ini untuk mencegah area kewanitaan dari kondisi lembap dan berpotensi menjadi tempat tumbuhnya jamur yang bisa menimbulkan infeksi serta gatal di Miss Cheerful. Ganti pembalut serta pantyliner kamu setiap 3-4 jam sekali, atau lakukan lebih sering apabila kamu merasa pembalut sudah terasa penuh. Rajin mengganti pembalut dan pantyliner juga mampu mencegah timbulnya bau tak sedap di area kewanitaan.






    TIPS 5: HINDARI MENGUNAKAN PANTYLINER SETIAP HARI

    Satu hal yang mungkin tidak kamu sadari bahwa Miss Cheerful kita juga butuh udara dan “bernapas”. Untuk itulah mengapa menggunakan pantyliner setiap hari sebenarnya tidak dianjurkan.

    Pantyliner sebaiknya digunakan secara tepat dan tidak setiap hari, sebab membuat sirkulasi udara di area Miss Cheerful terhambat," ujar dr. Dinda Derdameisya, SpOG, seorang Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan dari Brawijaya Hospital Antasari. Jika merasa cairan kewanitaan seperti keputihan muncul dengan berlebih, kamu bisa mencoba opsi mengganti underwear setiap 3-4 jam sekali ketimbang menggunakan pantyliner setiap hari.




    TIPS 6: SEBAIKNYA HINDARI JUGA PRODUK YANG MENGANDUNG WEWANGIAN

    Produk pantyliner dan pembalut yang memiliki wewangian memang efektif untuk menekan bau tak sedap di area kewanitaan. Tetapi dengan adanya wewangian, itu artinya ada tambahan zat parfum yang digunakan di dalamnya. Bagi beberapa orang penambahan unsur parfum tersebut dapat menimbulkan masalah dermatitis seperti alergi. Belum lagi tambahan zat pewangi juga berpotensi menganggu keseimbangan pH dari Miss Cheerful kamu.




    TIPS 7: CUCI PEMBALUT DAN PANTYLINER, LALU BUANG DENGAN BENAR

    Yes girls, aturan selanjutnya yang patut kita perhatikan adalah tentang cara terbaik membuang seluruh sampah area kewanitaan kita ini. Pastikan kamu telah membersihkan dahulu seluruh pembalut dan pantyliner yang telah digunakan sebelum membuangnya. Cara ini bertujuan untuk mencegah mikroba berkembang biak saat produk tersebut dibuang. Bungkus pembalut dan pantyliner bekas pakai tersebut dengan kantung yang bersifat biodegradable atau tisu toilet sebelum kamu buang ke tempat sampah tertutup. 



    (Giovani Untari / Images: Dok. Freepik.com, Tenor.com)