BREAK TIME15:00 - 17:00    
NOW PLAYING

Skincare Routine Untuk Kulit Berjerawat

BY YEMIMA HUTAPEA 04 Dec 2021
Skincare Routine Untuk Kulit Berjerawat

Hi, girls! Banyak dari kamu yang mungkin memiliki kulit mudah berjerawat. Dikutip dari laman John Hopkins, jerawat (acne) adalah kondisi kulit umum yang terjadi karena adanya penyumbatan oleh minyak, kotoran, dan sel-sel kulit mati pada folikel rambut. Untungnya, menurut American Academy of Dermatology, dengan melakukan skincare routine untuk kulit berjerawat dapat membantu jerawatmu berkurang sekaligus bisa menghindari jerawat muncul kembaliOh iya, skincare routine untuk kulit berjerawat ini harus kamu lakukan secara berurutan dan jangan sampai ada yang terlewat ya, supaya kamu bisa mendapatkan hasil yang maksimal!


1. Bersihkan makeup dengan makeup remover


Salah satu penyebab munculnya jerawat adalah proses pembersihan makeup yang tidak maksimal. Sisa-sisa dari makeup yang ada pada kulit wajahmu akhirnya menyumbat pori-pori dan menyebabkan munculnya jerawat. Untuk mengurangi dan menghindari jerawatmu dari muncul kembali, kamu harus memastikan untuk membersihkan makeup di wajah sampai tuntas menggunakan makeup remover! Makeup remover dapat mengangkat sisa makeup, debu, minyak, dan kotoran lainnya yang menempel pada kulit wajah dengan baik.


Karena kulit berjerawat pada umumnya memiliki kulit berminyak, pastikan kamu membersihkan wajahmu dengan makeup remover yang berbasis air atau gel, ya.


2. Membersihkan wajah


Dikutip dari laman Byrdie, Arash Akhavan, MD, FAAD, dokter kulit bersertifikat, merekomendasikan agar kamu yang memiliki kulit berjerawat untuk membersihkan wajah dua kali sehari, pada pagi dan malam hari.


Banyak facewash yang mengklaim sebagai penyerap minyak terbaik, namun eits tunggu dulu girls, tidak semua minyak buruk bagi kulit kita, lho. Justru kulitmu tetap memerlukan minyak alami! Hal ini karena, menggunakan facewash yang turut menyerap minyak alamimu, dapat membuat kelenjar sebaceous memproduksi lebih banyak minyak yang dapat menimbulkan lebih banyak jerawat. Oleh karena itu, Akhavan menyarankan untuk menggunakan face wash lembut yang mengandung salicylic acid, berbentuk foam cleanser, dan berlabel non-comedogenic


Hindari penggunaan spons atau sikat eksfolian abrasif yang dapat menyebabkan peradangan kulit dan bisa memperburuk kondisi kulit berjerawat. 


3. Gunakan toner tea tree atau witch hazel setelah membersihkan wajah


Setelah membersihkan wajah, langkah selanjutnya adalah menggunakan toner, yang dapat membantu menghilangkan kelebihan minyak dan sisa kotoran dari kulit serta menyeimbangkan pH kulit. 


Tea Tree dan Witch Hazel sangatlah baik untuk kulit berminyak. Saat digunakan, kedua kandungan ini akan ‘menyapu bersih’ minyak berlebih pada kulit wajah, sehingga mengurangi dan menghindari jerawat muncul kembali.


Sebelum ada produk-produk yang memiliki kandungan seperti Benzoyl Peroxide atau Niacinamide, masyarakat di zaman dahulu kala menggunakan bahan-bahan alami seperti tumbuh-tumbuhan dan buah-buahan untuk mengobati kulit berjerawat.


Witch Hazel adalah salah satu jenis tanaman berbunga yang hanya bisa didapatkan di benua Amerika Utara dan negara Jepang. Sedangkan, Tea Tree, sesuai namanya adalah pohon teh Melaleuca Alternifolia yang aslinya berasal dari Queensland Tenggara dan pantai timur laut New South Wales, Australia. Keduanya memiliki sifat antiseptik dan anti inflamasi yang dapat mengatasi masalah jerawat. 


Tuang toner pada kapas dan usapkan ke permukaan wajah dari arah dalam ke arah luar wajah secara lembut. 


4. Pakai serum yang baik untuk kulit berjerawat


Setelah menggunakan makeup remover, facewash dan toner, tahapan perawatan kulit selanjutnya adalah serum! Serum terdiri dari molekul-molekul kecil yang bisa masuk hingga ke lapisan kulit paling dalam, sehingga zat aktifnya dapat langsung bekerja mengatasi masalah kulit tertentu, termasuk jerawat. Pilihlah serum yang dapat membantu mengatasi masalah jerawat yang sedang kamu alami, seperti salicylic acid atau niacinamide


Berdasarkan studi tahun 2017 yang dipublikasikan di jurnal Dermatologic Therapy, niacinamide merupakan salah satu kandungan yang memiiki kemampuan untuk mengontrol produksi minyak, sehingga dapat membantu mengobati dan mencegah jerawat, termasuk jerawat papula dan pustula. Tak berhenti sampai di situ saja, niacinamide juga memiliki sifat anti-inflamasi yang dapat membantu melawan kerusakan sel yang disebabkan oleh radikal bebas dan paparan sinar UV, membantu meratakan warna kulit, meringankan kemerahan, meminimalkan tampilan pori-pori yang besar, serta dapat membantu mengurangi garis-garis halus dan kerutan pada kulit wajah. 


Sementara itu, salicylic acid adalah kandungan skincare umum dalam produk perawatan kulit yang dapat mengurangi dan mencegah jerawat dengan menjaga pori-pori tetap bersih dan pengelupasan kulit. Salicylic acid juga terkenal mampu mengontrol produksi minyak, sehingga kulit terbebas dari masalah jerawat. 


5. Pilih Moisturizer yang tidak pekat!


Siapa bilang bahwa kulit berjerawat tidak membutuhkan moisturizer? Sebenarnya anggapan ini salah, girls. Kulit berminyak atau berjerawat juga tetap membutuhkan moisturizer, namun yang sesuai dengan jenis kulit tersebut. Untuk kulit yang mudah berjerawat, dianjurkan untuk memilih moisturizer yang tidak terlalu pekat atau creamy. Contohnya, pilih moisturizer berbasis gel seperti aloe vera.


6. Aplikasikan sunscreen


Jika kamu melakukan skincare routine untuk kulit berjerawat di pagi hari, maka tahap terakhir yang harus kamu lakukan adalah menggunakan sunscreen. Sunscreen adalah tahap penting untuk melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar UV. Bagi kamu yang memiliki kulit rentan berjerawat, kamu harus memilih sunscreen yang tidak menyumbat pori-pori (non-comedogenic) atau memperburuk kondisi jerawat yang sudah ada. 


7. Lakukan eksfoliasi kulit 2-3 kali dalam seminggu


Girls, tahap yang satu ini juga sangat penting untuk dilakukan. Kulitmu setiap harinya membentuk lapisan sel kulit mati. Oleh karena itu, penting bagi kamu untuk rutin melakukan eksfoliasi kulit dua hingga tiga kali dalam seminggu. Menurut American Academy of Dermatology, eksfoliasi kulit adalah proses pengelupasan sel-sel kulit mati yang menumpuk pada permukaan kulit wajah. Penumpukan sel-sel kulit mati dapat menyebabkan munculnya jerawat. Pengelupasan sel-sel kulit mati dapat dilakukan dengan dua cara yakni physical exfoliator dan chemical exfoliator. Bagi kamu yang memiliki kulit berjerawat, dianjurkan untuk melakukan chemical exfoliator karena dianggap tidak akan memperparah kondisi jerawat dan tidak terlalu kasar untuk kulit kamu. 


Nah, gimana girls? Sudah tidak bingung lagi kan mengenai urutan skincare yang harus kamu terapkan bagi kulit berjerawatmu! Selamat mencoba ya!


(Doc. Image: edwardderule©123RF.com / Illustrated by Dewantara)

0 REACTIONS

Comments

Leave A Comment

POST COMMENT
What are you looking for?
Content of the popup
CLOSE