Better You

6 Menu Sarapan Ini Ternyata Tidak Baik untuk Kesehatan

  by: Fariza Rahmadinna       3/12/2021
  • Seperti yang mungkin kamu ketahui, sarapan dapat memberikan energi yang dibutuhkan agar bisa memulai aktivitas sehari-hari dengan baik. Hal ini dibuktikan dalam berbagai penelitian yang mengaitkan sarapan dengan peningkatan kesehatan dan kinerja secara keseluruhan, termasuk mampu meningkatkan memori dan konsentrasi, penurunan kadar kolesterol jahat, serta menurunkan risiko penyakit jantung dan diabetes.

    Tapi, alih-alih meningkatkan kesehatan dan kinerja, mengonsumsi beberapa makanan ini pada saat sarapan justru dapat membuat kamu merasa lesu, meningkatkan risiko berbagai penyakit, dan menambah berat badan. Nah, berikut ini beberapa makanan yang sebaiknya tidak kamu konsumsi pada saat sarapan di pagi hari:




    1.Sereal


    (RODNAE Productions on Pexels)


    Sereal mungkin menjadi pilihan menu sarapan yang praktis, dan diklaim mengandung biji-bijian utuh (whole grains) atau mengandung sumber nutrisi yang baik seperti vitamin A dan zat besi. Namun pada kenyataannya, sereal telah melalui berbagai proses yang membuatnya tidak lagi mengandung biji-bijian utuh dan banyak nutrisi. Bahkan, biasanya sereal juga mengandung gula tinggi yang dapat mengacaukan kadar gula darah dan meningkatkan keinginan untuk makan lebih banyak segera setelah selesai sarapan. Tentu saja ini bisa membuat kamu mengonsumsi lebih banyak kalori dari yang seharusnya dan bisa menyebabkan kenaikan berat badan.



    Asupan gula yang tinggi juga dikaitkan dengan peningkatan risiko diabetes tipe 2, penyakit jantung, dan kondisi kesehatan kronis lainnya. Sebuah laporan tahun 2011 yang dilakukan oleh Environmental Working Group (EWG), melaporkan bahwa dalam satu gelas sereal terdapat lebih banyak gula dibandingkan tiga kue coklat.


    2.Pancake dan waffle


    (Delfina Cocciardi on Unsplash)


    Pancake dan waffle adalah pilihan menu populer dan praktis lainnya untuk sarapan, baik di rumah atau di restoran. Meskipun kedua makanan ini mengandung protein yang lebih tinggi -- berasal dari telur dan susu -- daripada menu sarapan lainnya, namun pancake dan waffle diketahui tinggi akan tepung olahan (refined flour).


    Berdasarkan penelitian tahun 2014 dalam jurnal Mediators of Inflammation, tepung terigu olahan (refined flour) berkontribusi terhadap resistensi insulin dan obesitas. Terlebih, biasanya pancake dan waffle diberi tambahan sirup pancake (pancake syrup) di atasnya, yang mengandung fruktosa tinggi. Ini dapat menyebabkan peradangan yang mendorong resistensi insulin, sehingga meningkatkan risiko diabetes tipe 2.


    3.Roti panggang dengan margarin


    (Rens D on Unsplash)


    Roti panggang dengan olesan margarin tampak seperti pilihan menu sarapan yang tepat, karena dinilai praktis dan tidak tinggi gula. Namun sebenarnya, ini adalah salah satu menu sarapan yang tergolong tidak baik karena dua alasan.


    Pertama, sebagian besar roti terbuat dari tepung olahan (refined flour) yang mengandung sedikit nutrisi dan serat sehingga dapat meningkatkan kadar gula darah dengan sangat cepat. Ini bisa membuat kamu cepat merasa lapar dan ingin makan lebih banyak, yang tentu saja dapat menyebabkan kenaikan berat badan.


    Kedua, sebagian besar margarin biasanya tinggi akan lemak trans, jenis lemak paling tidak sehat, yang dapat meningkatkan inflamasi dan risiko berbagai penyakit.


    4.Yoghurt rasa


    (Cottonbro on Pexels)


    Semangkuk yoghurt yang memiliki berbagai rasa dan dimaniskan dengan gula bukanlah menu sarapan yang sehat. Ini karena, yoghurt rasa biasanya mengandung banyak gula dan sirup pemanis tambahan, yang dapat meningkatkan risiko diabetes dan meningkatkan keinginan untuk makan lebih banyak.


    Semangkuk greek yoghurt dengan topping buah-buahan segar tanpa pemanis adalah contoh sarapan yang sehat, karena merupakan sumber kalsium, protein, dan probiotik yang baik untuk usus.




    5.Granola bar


    (Towfiqu barbhuiya on Unsplash)


    Granola bar mungkin menjadi pilihan menu sarapan praktis lainnya, yang bahkan bisa dimakan di perjalanan dari rumah ke sekolah atau ke kantor. Namun sayangnya, granola bar bukanlah pilihan menu sarapan yang sehat. Hal ini dikarenakan banyak granola bar mengandung gula, sirup jagung, madu, atau kombinasi ketiganya yang sangat tinggi. Menurut studi tahun 2015 yang dipublikasikan di The Journal of Nutrition, sejumlah besar pemanis ini dapat meningkatkan kadar gula darah, kadar insulin, dan inflamasi.


    6. Donat dan pastries


    (Shayna Douglas on Unsplash)


    Donat dan pastries adalah pilihan menu sarapan yang tidak sehat, karena tinggi akan lemak dan gula, bahkan seringkali diberi isian krim yang bisa menambah lebih banyak kadar kalori. Mengonsumsi makanan ini sebagai sarapan hanya akan meningkatkan kadar glukosa darah dengan cepat, sehingga kamu akan cepat merasa lapar segera setelah sarapan. (Fariza Rahmadinna/VA/Image:Doc. Hayley Maxwell on Unsplash)