Lifestyle

True Story, Ini Dia Cerita di Balik Pembunuhan “House of Gucci”

  by: Redaksi       6/12/2021
  • Okay, coba bayangkan ini: Kamu baru saja menonton trailer (karena filmnya belum rilis di Indonesia) “House of Gucci”, film di mana kamu bisa melihat Adam Driver dan Lady Gaga berkeliling Italia dengan sangat fabulous dan Jared Leto yang…biasa saja (I mean, look at his transformation!). Kamu masih mencoba menganalisis aksen mana yang benar-benar Italia dan mana yang berasal dari negara lain, dan kamu akhirnya bertanya-tanya: Apakah semua ini nyata?  

    Film ini bercerita tentang Patrizia Reggiani (Lady Gaga) yang menikah dengan Maurizio Gucci (Adam Driver), pewaris bisnis dan kekayaan Sang Gucci. Ketika hal-hal di antara mereka mulai terasa menyebalkan, karakter Gaga menyewa pembunuh bayaran untuk membunuh Gucci. Ini, simpelnya saja, luar biasa gila.

    Film ini sendiri diangkat dari sebuah buku yang dibuat dari kisah nyata, yaitu “House of Gucci: A Sensational Story of Murder, Madness, Glamour, and Greed”, yang ditulis oleh Sara Gay Forden. Berikut ini semua yang Cosmo tahu tentang kebenaran di balik kematian Maurizio Gucci, yang jelas sekali merupakan bagian terpenting dari keseluruhan film ini.






    Film ini tidak jauh berbeda dari kejadian pembunuhan yang sebenarnya

    Maurizio benar-benar ditembak mati di depan kantornya pada 27 Maret 1995, satu tahun setelah perceraiannya dengan Patrizia, dan Patrizia ditangkap serta kemudian didakwa 18 tahun penjara karena keterlibatannya dalam aksi perencanaan pembunuhan ini. Dan seperti yang ada di film, Patrizia menulis “paradeisos” yang berarti “surga” di buku hariannya.

    Mengutip dari People, jaksa penuntut yang menangani kasus ini “berargumen bahwa Patrizia cemburu Maurizio akan menikah lagi (dengan Paola, yang bisa kamu lihat di film) karena pernikahan itu akan membuat tunjangan dari suaminya terbagi menjadi dua.” Patrizia, pada gilirannya, mempertahankan argumen nya, “Saya tidak suci, tapi saya tidak bersalah.”



    Waktu kejadian di kehidupan nyata berbeda dengan filmnya

    Film ini tidak melakukan pekerjaan yang baik dalam menetapkan garis waktu sebenarnya di sini, dan ada beberapa hal yang dipalsukan. Salah satu hal yang tidak digambarkan dengan tepat dalam film ini adalah butuh waktu 10 tahun untuk perceraian Maurizio dan Patrizia setelah perjalanan ke Saint Moritz (sedangkan di kejadian aslinya merupakan perjalanan ke Milan). Berikut waktu-waktu kejadiannya:

    • 1985: Maurizio pergi ke Milan dan memberi tahu Patrizia bahwa ia tidak akan kembali ke rumah dan pernikahan mereka berdua selesai.
    • 1993: Maurizio mulai menjalin kasih dengan Paola.
    • 1994: Patrizia dan Maurizio resmi bercerai.
    • 1995: Maurizio dibunuh.
    • 1997: Patrizia didakwa 29 tahun penjara untuk keterlibatannya dalam pembunuhan ini, yang kemudian diubah menjadi 26 tahun, dan akhirnya secara total hanya 18 tahun penjara.

    Beberapa hal yang perlu diperhatikan di film ini adalah kekasih baru Maurizio diatur sedemikian rupa untuk terlihat sebagai *alasan* perceraian Maurizio dan Patrizia, padahal di kejadian aslinya, Paola dan Maurizio berkencan setelahnya. Film ini juga membuat drama perceraian ini terjadi dengan cepat, sedangkan kenyataannya, butuh waktu hampir satu dekade untuk itu semua.

    Di film ini, putri Patrizia dan Maurizio juga digambarkan masih sangat muda saat pembunuhan terjadi, itu juga tidak sepenuhnya benar. Anehnya, film ini menghilangkan fakta bahwa Patrizia dan Maurizio memiliki dua putri dan masing-masing berumur 20 dan 16 tahun saat kematian Maurizio. Nama mereka adalah Allegra dan Alessandra.

    Patrizia yang asli dibebaskan dari penjara di 2016

    Awalnya, Patrizia didakwa selama 29 tahun penjara, lalu dikurangi menjadi 26 tahun dan dia keluar penjara di tahun ke-18 nya karena kelakuan baik. Ia tinggal di Milan hari ini.

    Meskipun Patrizia menjalani kehidupannya sebagai seorang perempuan bebas, ia dan Lady Gaga masih belum bertemu, dan Gaga tidak ada niatan untuk bertemu dengan Patrizia dalam waktu dekat ini. “Saya tidak mau bertemu dengan Patrizia karena saya bisa melihat perempuan ini ingin dipuja karena pembunuhan ini,” ujar Lady Gaga katakan dalam Good Morning America. “Dan ia ingin diingat sebagai kriminal. Saya tidak mau ikut campur dengan sesuatu yang tidak saya percaya. Dia benar-benar membunuh suaminya.”

    (Artikel ini disadur dari cosmopolitan.com/ Perubahan telah dilakukan oleh editor / Alih bahasa: Tri Yuliati / VA / Image: Dok. Instagram @houseofguccimovies)