MUSIC BOX11:00 - 14:00    
NOW PLAYING

6 Hal yang Perlu Kamu Tahu Tentang Aura

BY ALEXANDER KUSUMAPRADJA 08 Dec 2021
6 Hal yang Perlu Kamu Tahu Tentang Aura

Kalau Cosmo Babes sudah mengecek Spotify Wrapped 2021 milikmu, kamu pasti sadar ada fitur baru berjudul Audio Aura yang membaca aura dan mood kita berdasarkan musik-musik yang sering kita dengarkan. Misalnya aura biru untuk "wistful", hijau untuk "comforting", pink untuk “hopeful”, dan masih banyak lagi. Tapi mungkin kamu bertanya-tanya: sebetulnya aura itu apa sih?

Secara sederhana, aura adalah lapisan energi yang secara fisik menyelimuti semua hal baik hidup maupun mati. Mulai dari manusia, hewan, tumbuhan, bahkan gadget yang sedang kita pegang sekarang. Aura diibaratkan seperti frekuensi alami atau vibes yang terpancar dan menyelimuti tubuh kita. Tergantung dari energi dan mood yang sedang kita alami, aura kita juga bisa berubah-ubah warnanya.

Dengan mengetahui aura seperti apa yang sedang menyelimuti kita, kita pun bisa mengetahui lebih dalam apa hal yang harus kita perhatikan dalam urusan relationship atau memahami sisi pribadi kita yang lebih dalam secara emosional, mental, fisik, dan spiritual. Berikut adalah hal-hal lain yang perlu kamu tahu tentang aura.


via GIPHY

Aura Kita Terdiri dari 7 Lapisan

Ada tujuh lapisan berbeda dari aura kita yang sesuai dengan tujuh cakra di tubuh. 7 lapisan ini juga disebut tubuh substil. Lapisan pertama disebut lapisan eterik yang merupakan lapisan paling dekat dengan tubuh fisik dan terkait dengan kesehatan fisik, rasa sakit, dan kesenangan. Lapisan kedua di atasnya disebut lapisan emosional dan terhubung dengan suasana hati. Berikutnya adalah lapisan mental yang berhubungan dengan pola pikir dan penilaian kita pada lingkungan sekitar. Lapisan keempat adalah lapisan astral, yang menghubungkan tubuh fisik dan spiritual. Berikutnya adalah template eterik yang mewakili kepribadian dan identitas. Tubuh keenam disebut lapisan selestial yang terkait dengan perjalanan pencerahan. Lapisan terakhir disebut template spiritual atau ketheric dan berhubungan tentang koneksi kita ke rohani, alam semesta, atau apa pun keyakinan spiritual kita.


Warna Aura Menggambarkan Kesehatan Fisik, Emosi, dan Spiritual

Emosi jauh lebih kompleks dibanding sekadar hitam dan putih. Begitu pun dengan aura kita, sehingga jarang sekali aura kita hanya terdiri dari satu warna saja, tapi lebih sebagai perpaduan warna yang bergantung pada kondisi kesehatan fisik, emosi, dan spiritual kita. Contohnya, aura warna merah mewakili gairah, kekuatan, dan kondisi ego seperti rasa takut atau amarah.

Warna aura kita juga berubah sesuai dengan reaksi kita pada keadaan sekitar. Misalnya bila kita merasa sesuatu bersifat negatif atau merasa tidak nyaman dengan seseorang, aura kita bisa menyusut karena pikiran tersebut, dan aura orang yang kita pikirkan pun bisa menyusut karena “proyeksi negatif” yang mereka pancarkan. Di sisi lain, bila kamu berpikir secara terbuka, suportif, dan penuh cinta pada seseorang, aura dirimu dan orang tersebut akan terlihat berkilau dengan bagus.


via GIPHY

Aura Kita Bisa Bantu Menarik dan Manifestasi Hal yang Diinginkan

Karena aura adalah frekuensi energi alami kita, mereka juga bisa menarik energi lain sesuai frekuensi yang sedang kamu alami. Kamu mungkin pernah berpikir kok bisa ya kamu merasa nyaman sekali dengan orang-orang tertentu? Itu mungkin karena aura kalian saling menarik satu sama lain dengan baik. Bila aura kita terasa hidup dan terbuka, kita bisa menarik orang-orang dengan energi positif yang sama.

Sesuai dengan law of attraction, apa yang kita pancarkan akan menarik energi yang sama kepada kita. Kalau energi kita ceria, kita akan menarik orang yang ceria juga. Begitupun sebaliknya.


Kita Bisa Melihat Aura Lewat Fotografi

Penasaran ingin tahu auramu berwarna apa? Ada berbagai cara untuk mengetahui frekuensi unikmu ini, salah satunya adalah fotografi Kirlian yang juga disebut fotografi aura. Teknik foto ini menggunakan plat foto plasma dan insulator tegangan tinggi untuk mengambil gambar lapisan energi kita. Untuk mencoba foto ini, kita bisa mencari jasa fotografi aura profesional, maupun eksperimen sendiri di rumah yang membutuhkan plat akrilik dan driver board tegangan tinggi.


via GIPHY

Ukuran Aura Menggambarkan Keadaan Emosional Kita

Emosi dan level energi kita pasti akan turun dan naik yang juga mengubah besarnya ukuran aura kita. Saat kita sedang merasa down atau stres, warna dan ukuran aura juga akan mencerminkan emosi tersebut. Aura kita bisa menyusut dan mendekat ke tubuh saat auranya tidak terasa bagus atau sehat, yang bisa dipengaruhi oleh emosi yang kita rasakan seperti sedih, marah, insecure, ragu, atau masa-masa peralihan emosi. Semua emosi yang kita rasakan akan memengaruhi aura kita dan tersimpan di sistem energi alami ini.


Bagaimana Cara Membersihkan Aura?

Hari-hari kurang baik dan bikin kita sebal tentu kadang tak bisa dihindari yang membuat aura kita antara jadi redup atau terlalu intens. Untungnya, aura juga mudah berubah sesuai mood dan pikiran kita. Tak usah jauh-jauh mencari "orang pintar", kita sendiri juga punya kemampuan untuk membersihkan energi kita dari aura negatif tersebut. Salah satu cara yang bisa kamu coba adalah berendam di bathtub sambil memasang lilin, aroma bunga favorit, hingga kristal healing. Sambil berendam, coba pikirkan di benak kalau kamu juga secara fisik membersihkan dirimu dari pikiran dan energi negatif.


(Alexander Kusumapradja/Image: Alexey Demidov via Unsplash)

0 REACTIONS

Comments

Leave A Comment

POST COMMENT
What are you looking for?
Content of the popup
CLOSE