Better You

Wajib Tahu! Seberapa Pentingkah Mencuci Bekas Pembalut?

  by: Redaksi       10/12/2021
  • Meski telah banyak alternatif produk sanitasi yang reusable, tetapi nyatanya saat ini sebagian besar perempuan masih lebih memilih disposable pads untuk digunakan saat menstruasi dengan alasan kemudahan dan keterjangkauan dari segi produk dan harga. Hanya dengan sekali pakai, pembalut kemudian dapat dengan mudah dibuang. Terkait dengan hal ini, kemudian muncul dua perdebatan mengenai proses pembuangan dari pembalut sekali pakai. Apakah perlu dicuci?


    Selama ini, begitu banyak perempuan yang memilih untuk mencuci pembalut bekas pakai dengan beberapa alasan. Mulai dari yang logis, seperti untuk menjaga kebersihan, mengurangi bau, dan menghindari darah yang berceceran di tempat sampah. Sedangkan pada alasan tak logis muncul dengan berbagai mitos di sekitar, seperti hantu yang akan memakan darah di bekas pembalut, dan perut yang akan menjadi nyeri apabila kita tidak mencucinya (LOL!).




    The moment of truth… sebenarnya pembalut sekali pakai tidak perlu dicuci lho, Girls! Kenapa? Menurut sustaination.id pembalut sekali pakai diketahui terbuat dari bahan non-biodegradable dan bahan kimia beracun lainnya yang dapat mencemari lingkungan apabila kamu cuci. Selain itu, mencuci pembalut dapat menguras banyak air, membuat tangan dan kamar mandi menjadi tidak higienis dengan gel dan darah yang mengotori area sekitar, serta dapat menyebarkan bau yang tidak sedap.



    Lalu, bagaimana cara agar darah yang ada di pembalut sekali pakai tidak berceceran dan menyebarkan aroma tidak sedap meskipun kita tidak mencucinya? Jawabannya adalah dengan membungkus rapat pembalut yang telah dipakai, kemudian pastikan juga kamu membawa pembungkus tambahan untuk menambah sekuritas saat membungkus bekas pembalut tersebut. So, kamu tidak perlu khawatir lagi deh saat membuangnya di tempat sampah!


    That’s it! Yuk, mulai peduli dengan lingkungan dengan berhenti mencuci bekas pembalut sekali pakai atau ubah produk sanitasi saat menstruasi dari disposable pads menjadi produk lainnya yang reusable, seperti menstrual cup dan pembalut reusable yang terbuat dari kapas dan bahan-bahan alami lainnya yang ramah lingkungan.




    (Salsa Meilivia / AG / Image: Dok. Clay Banks, Oana Cristina, dan Natracare on Unsplash).