Better You

3 Langkah yang Bisa Dilakukan untuk Bantu Korban Pelecehan Seksual

  by: Redaksi       13/12/2021
  • Kasus pelecehan seksual saat ini sedang menjadi perbincangan hangat masyarakat di Indonesia, terutama yang telah terjadi di beberapa sekolah atau instansi pendidikan. Hal ini pastinya mengakibatkan trauma tersendiri bagi para korban.

    Pelecehan seksual di instansi pendidikan tentu tidak boleh dibiarkan berlarut-larut. Selain itu, korban dari pelecehan seksual pun harus mendapatkan pertolongan serta dukungan yang mereka butuhkan.

    Berikut ini beberapa hal yang bisa kamu lakukan untuk menolong korban dari pelecehan seksual.




    Jadi Pendengar yang Baik

    Salah satu cara menolong korban yang menghadapi kejadian pelecehan seksual adalah dengan menjadi pendengar yang baik. Biarkan korban menceritakan keluh kesahnya kepada kamu, dan jangan memotong ceritanya dengan memberikan kalimat seperti "Kamu seharusnya bisa..." karena hal tersebut tak akan banyak membantu korban.


    Dengan bercerita, setidaknya korban dapat menenangkan dirinya dan tidak merasa sendirian dalam menghadapi masalahnya ini. Alih-alih memberikan masukan, setelah korban menceritakan masalahnya, ada baiknya kamu memberikannya dukungan.


    Jangan Salahkan Korban

    Semua orang tentunya tidak ingin menjadi korban dari pelecehan seksual. Sama halnya seperti korban pelecehan seksual yang tidak ingin dinilai hanya berdasarkan pakaian apa yang dipakai. Hal ini tentunya sangat berbeda konteks.

    Kamu sebagai pendengar juga jangan beranggapan bahwa pelecehan seksual terjadi karena pakaian yang digunakan korban. Hal ini justru sangat menjatuhkan korban dan menjadi victim blaming.


    Arahkan Pada yang Lebih Profesional

    Apabila kamu tahu bahwa kondisi dari sang korban pelecehan seksual sudah mencapai tahap yang sangat mengkhawatirkan, sebaiknya kamu mengarahkannya ke pihak yang lebih profesional. Berbagai lembaga bantuan korban pelecehan seksual pasti lebih mengerti akan kondisi korban dan bagaimana menyikapi permasalahannya tersebut.

    Apabila korban malu untuk pergi ke pihak yang lebih profesional, temani ia dan katakan bahwa hal ini bukanlah hal yang tabu, dan sudah sewajarnya untuk menceritakan masalah tersebut pada pihak profesional agar mendapatkan jalan keluar yang lebih baik.


    Berikut beberapa kontak yang bisa kamu hubungi jika kamu membutuhkan tenaga profesional:



    Komnas Perempuan: [email protected]

    Never Okay Project: [email protected]

    Hollaback Jakarta: [email protected]

    Lembaga Bantuan Hukum Apik: [email protected]

    Yayasan Lentera Sintas Indonesia: [email protected]


    (Rifqi Fadhillah / Image: www.freepik.com)