Lifestyle

Cara Memanfaatkan Kekuatan Bulan Purnama

  by: Givania Diwiya Citta       29/12/2021
  • Selama berabad-abad, manusia telah mengakui bahwa bulan punya pengaruh kuat untuk seluruh kehidupan di planet ini – mulai dari ombak laut hingga perilaku binatang serta tumbuhan. Belajar untuk hidup dalam harmoni bersama siklus bulan juga ternyata bisa meningkatkan kehidupan kita, lho, karena kita tak perlu lagi ‘berenang’ melawan arus ombak kehidupan. Saat bulan bergerak dalam tiap fasenya, secara siklus maupun ritme, kita pun turut tenggelam dalam detak jantung bulan. Penasaran bagaimana caranya untuk memanfaatkan kekuatan bulan purnama? Simak!


    Siklus Bulan

    Bulan tidak memancarkan cahayanya sendiri, ia merefleksikan cahaya yang ia terima dari matahari ketika bulan mengitari bumi, bagian berbeda dari wajah bulan tersinari hingga bisa memancarkan sinar tersebut. Butuh 29,5 hari bagi bulan untuk mengitari bumi, dan fase bulan purnama terjadi ketika bulan sedang dalam poin terjauh dari matahari di orbitnya, dan sedang dalam posisi di mana seluruh wajah bulan teriluminasi secara langsung.




    Periode waktu dari fase bulan purnama menuju bulan baru disebut sebagai fase waning (yaitu ketika bulan berbentuk menyerupai huruf C, dan saat cahaya yang dipantulkannya memudar), fase waning moon kerap dihubungkan dengan aktivitas yang mengindikasikan bergerak mundur, pudar, atau menahan diri. Karena di fase ini, memanglah bukan waktu yang tepat untuk memulai sesuatu yang baru, namun justru baik untuk berfokus pada progres yang sedang berjalan menuju tujuan.



    Fase bulan baru (sekiranya dua minggu setelah bulan purnama) adalah saat posisi bulan berada di antara bumi dan matahari, jadi ia tak bisa memantulkan cahaya. Lalu periode waktu dari fase bulan baru ke bulan purnama disebut sebagai fase waxing (bulan berbentuk menyerupai huruf D, dan semakin memiliki sinar yang terang). Fase waxing sering dihubungkan dengan aktivitas manifesting serta peningkatan. Kebanyakan astrologers mengakui bahwa bagian yang terpenting dari siklus bulan adalah bulan baru serta bulan purnama. Kita pun punya 12 bulan purnama setiap tahun, lho, dan terjadi di setiap bulan (faktanya, kata month muncul dari kata kuno Jerman untuk bulan [month] yang diadaptasi dari kata moon).

     

    Menggunakan Kekuatan Bulan Purnama

    Beberapa hari sebelum, selama, dan setelah bulan purnama merepresentasikan waktu yang baik untuk mewujudkan sesuatu, melepas energi lama, dan menyelesaikan masalah menuju konklusi. Bulan purnama bisa berperan selayaknya ~jembatan~ yang menghubungkan masa lalu dan masa depan, sebuah kesempatan untuk melangkah ke luar masa kini dan menuntaskan masa lalu, sebelum mengaktivasi masa depan. Fase yang menjembatani masa lalu dan masa depan ini bisa membuat kita ~emosional~, namun kita harus meredakan perasaan kita dengan logika serta pola pikir rasional. Jangan tenggelam dalam menganalisa sesuatu secara berlebihan. Jadilah tegas dan ketahui apa saja hal yang tak bisa dikontrol vs yang bisa kita kendalikan.


    Bulan purnama juga berarti ini waktunya untuk refleksi serta pemenuhan diri, mengerjakan proyek atau ambisi hingga berakhir ke tujuan, dan mengesampingkan hal yang tak dibutuhkan lagi untuk bisa melangkah ke depan. Menambahkan aktivitas baru selama dua minggu setelah bulan purnama (saat fase waning) bukanlah langkah yang bagus, karena kamu bisa saja kesulitan menyelesaikannya. Jangan pula membuat suatu keputusan besar saat fase ini. Justru gunakan bulan baru dan fase waxing untuk menginisiasi proyek baru dan mulai mengerjakan bab baru dalam hidup.







    Aktivitas Yang Bisa Dilakukan Saat Bulan Purnama

    Bulan purnama adalah waktunya untuk menuai hadiah dari semua perjuangan serta kerja keras, jadi pastikan untuk mengakui, mengapresiasi, bahkan merayakan yang telah kamu capai sebulan ke belakang atau lebih dari itu. Dan berikan juga shout out untuk orang lain. Buatlah fase ini sebagai waktu untuk menikmati ~jeda~ dan merayakan kesuksesan.


    Selama periode bulan purnama, bulan pun memiliki efek rejuvenasi dan menenangkan pada tubuh. Jika kamu tinggal di dekat lautan, danau, atau kolam renang sekalipun, maka cobalah untuk berjalan kaki di bawah sinar bulan dan rasakan energi penyembuhan bulan yang menyinari kamu. Jika kamu bisa berenang di bawah sinar bulan (entah bagaimana caranya!), maka itu akan jauh lebih baik lagi efeknya.


    Mandi saat bulan purnama juga merupakan ritual rejuvenasi lain yang bisa kamu nikmati. Pertama, taruh seember air di jendela atau bawa ke luar rumah, agar bulan purnama berefleksi pada airnya. Biarkan air menyerap energi dari bulan selama satu jam atau lebih. Lalu mandilah, meski terasa lebih dingin dari biasanya, namun nikmatilah air yang sudah ~terisi~ energi bulan tersebut. Mandilah sebelum tidur, dan rasakan kekuatan bulan meningkatkan harmoni wellbeing dalam diri.


    Bulan purnama juga waktu yang bagus untuk declutter, membenahi, mengorganisir atau bahkan merombak rumah, area kerja, hingga taman. Buang hal lama, dan beri ruang untuk energi baru yang akan mulai mengalir ketika bulan baru datang.


    (Artikel ini disadur dari Cosmopolitan.com/uk / Perubahan telah dilakukan oleh editor / Alih Bahasa: Givania Diwiya / Images: Gantas Vaičiulėnas from Pexels / Kerry Ward)