Better You

Tiga Manfaat Bahagia dalam Bekerja

  by: Redaksi       7/2/2012
  • Darling, sadarkah Anda bahwa setiap hari sekitar 30-40 persen dari keseluruhan waktu Anda habiskan di dalam kantor? Makanya sangat disayangkan bila Anda tidak menikmati waktu kerja, dan malah merasa tersiksa dengan tekanan pekerjaan. Padahal bila Anda memutuskan untuk menyukainya, Anda bisa mendapatkan beberapa manfaat berikut yang dapat meningkatkan taraf kehidupan Anda menjadi lebih baik lagi.

    Pekerja yang Bahagia Kariernya Lebih Sukses

    Jika Anda sering merasa stres di tempat kerja, sebaiknya Anda segera meninggalkan kebiasaan buruk tersebut jika tidak ingin stuck di posisi Anda yang sekarang. Berdasarkan studi dari Universitas Kansas ditemukan bahwa faktor kebahagiaan di tempat kerja memiliki korelasi yang sangat tinggi dengan kesuksesan. Pekerja yang bahagia memiliki produktivitas lebih tinggi, yang berarti kesempatan untuk meraih posisi dan gaji lebih baik. Namun sebaliknya pekerja yang tidak antusias akan tersingkir dalam kompetisi dunia pekerjaan.



    Pekerja yang Bahagia Memiliki Relationship Lebih Baik

    Salah satu alasan kenapa mencintai pekerjaan menjadi penting adalah karena kepuasan kerja dapat membuat relationship Anda dengan pasangan semakin baik kualitasnya. Dalam studi yang dilakukan oleh National Institutes of Health (NIH) selama kurang lebih 25 tahun untuk menemukan faktor apa saja yang membuat pernikahan lebih bahagia dan bertahan lebih lama, ternyata kepuasan dalam bekerja menjadi salah satu faktor penting. Pasangan yang tidak bahagia dalam pekerjaan memiliki kemungkinan lebih besar untuk mengalami hal yang serupa bersama pasangannya.




    Pekerja yang Bahagia Lebih Sehat

    Happiness is the best medicine, namun sebaliknya ketidakbahagiaan juga bisa memberikan Anda berbagai penyakit. Seperti salah satu hasil studi peneliti Harvard yang menemukan bahwa wanita dengan tingkat stres tinggi berisiko 88 persen lebih rentan terkena serangan jantung. Sedangkan dalam jurnal kesehatan yang dipublikasikan oleh Occupational and Environmental Medicine, tekanan stres yang tinggi dapat meningkatkan risiko terkena serangan stroke hingga 140%! That's why, it's so important to find a job you love, ladies... (Calvin Hidayat/SL/Gambar:Dok. Google)