Love & Sex

Alasan Putus yang Klise dari Pria

  by: Redaksi       27/2/2013
  • Breaking up merupakan salah satu fase dari sebuah relationship. Ada saatnya Anda yang minta putus, tapi tak jarang pula pria yang memutuskan hubungan tersebut. Dari ribuan alasan pria minta putus dengan Anda, kebanyakan terdengar klise dan not making any sense. Apalagi kalau Anda merasa hubungan yang dijalani selama ini baik-baik saja. So, apa makna di balik alasan putus yang klise itu? Simak!

    “It's not you, it's me!”

    Adanya orang ketiga bisa menjadi alasan sang mantan memutuskan Anda. Kata–katanya sih menuding dirinya sebagai penyebab utama keretakan hubungan. Padahal, most likely, memang ada sosok wanita lain yang mendorong keputusannya tersebut. Jadi, jangan kaget apabila sang mantan tiba–tiba punya pacar baru dalam hitungan hari.



    “Kita sudah nggak cocok lagi”

    Kalau rangkaian kata ini yang keluar, itu berarti dia sudah lelah dengan hubungan yang dia jalankan dengan Anda. Ketidakcocokan dijadikan sang mantan sebagai alasan karena dia tidak ingin mengungkap sifat negatif Anda yang membuatnya jengah selama ini. Alasan tersebut juga menjelaskan bahwa dia sudah tak mampu menerima perlakuan Anda terhadap dia.

    “You deserve someone better than me”



    Sang mantan sudah bosan dengan hubungan yang terlalu monoton antara kalian berdua. Tanpa ingin menyakiti hati Anda, dia lebih memilih untuk menjadikan dirinya sebagai pihak yang bersalah. Dia merasa rutinitas yang itu-itu saja membuatnya jenuh, dan berharap ada orang lain yang lebih baik dari dia yang sanggup menerima Anda apa adanya.

    “Prinsip kita sudah beda”

    Prinsip seringkali dijadikan alasan putusnya hubungan percintaan, padahal tidak ada yang berbeda dari prinsip Anda berdua selama ini. Hanya saja, perasaan yang dulu pernah ada, kini sudah mulai berubah atau pudar. Sang mantan merasa cinta yang dulu menggebu-gebu kian sirna, lantaran dia cenderung melihat kekurangan pada diri Anda. Karena tidak dapat menerima sifat Anda seluruhnya, maka dia merasa kalau Anda mulai berbeda.  (Eunike Freskanta Bukit / SL / Image: doc. Thinkstock)