Beauty

Smell Good All Day!

  by: Redaksi       1/2/2014
  • Selain harus memiliki chemistry, hubungan Anda dengan parfum favorit ternyata tidak berhenti sampai situ saja. Layaknya sepasang kekasih, Anda pun harus pandai menjaga agar aromanya tetap tercium dengan baik sepanjang hari. Yuk, simak beberapa trik berikut!

    Jaga Suhunya
    Untuk membuat parfum Anda tahan lama, jangan meletakkan wewangian pada suhu yang terlalu panas atau terlalu dingin. Hindari juga menyimpan parfum di dalam lemari es. Hal itu bisa jadi malah merusak top notes dari wewangian favorit Anda. Well, cara terbaik adalah hindari parfum dari paparan langsung sinar matahari dan simpan di dalam lemari, dan bukan di dalam kamar mandi Anda.

    Satu Rangkaian Perawatan Tubuh
    Agar tubuh segar sepanjang hari, gunakan rangkaian body wash dan body lotion dengan keharuman yang sama dengan parfum Anda. Dengan begitu, Anda juga akan terhindar dari wangi yang tidak keruan akibat mencampur beragam aroma pada tubuh. Penggunaan satu rangkaian perawatan tubuh yang memiliki aroma seperti parfum Anda juga bisa membuat wanginya melekat lama hingga ke kulit!



    Siasat Lemari Penyimpan
    Ingin koleksi busana menjadi seharum tubuh Anda? Semprotkan parfum andalan pada beberapa buah cotton balls, lalu bungkus dengan sachet bag yang cantik untuk digantungkan di dalam lemari pakaian Anda. Trik ini akan membuat pakaian Anda tetap terjaga keharumannya selama tersimpan di lemari. Jadi saat ingin Anda gunakan, tak perlu lagi Anda menyemprotkan parfum pada pakaian.



    Makanan Pedas
    Bukan hanya bisa meningkatkan gairah seks karena beberapa makanan pedas mengandung aphrodisiac. Makanan pedas seperti chinese atau thai food bisa Anda andalkan untuk menjadikan parfum yang telah disemprotkan pada tubuh Anda tercium lebih intens.

    Titik Semprot
    Agar orang lain di sekitar Anda tidak merasa terganggu dengan wangi parfum Anda yang berlebihan, cukup semprotkan pada titik nadi tubuh, seperti pergelangan tangan atau bagian dalam siku, leher, dada, dan bagian belakang lutut. (Muhtar Rais/AC/Image: iStock/Thinkstock)