Better You

Kiat Hadapi Kendaraan Mogok Saat Banjir Ala Rifat Sungkar

  by: Redaksi       10/2/2014
  • Di musim hujan seperti sekarang ini, banjir atau genangan air menjadi tantangan yang rasanya harus Anda hadapi setiap hari. Bukan tidak mungkin juga kendaraan yang sedang Anda bawa tiba-tiba mogok karena terendam air. Jangan khawatir, pembalap nasional, Rifat Sungkar punya tip yang bisa Anda lakukan ketika menghadapi situasi seperti ini.


    Jangan Panik

    Pada saat kendaraan mogok, biasanya rasa panik, kesal, ataupun marah akan langsung menghampiri Anda. Tetapi sebenarnya, hal terbaik yang bisa Anda lakukan adalah tetap bersikap tenang agar bisa melihat permasalahan kendaraan, sekaligus mengambil keputusan yang tepat, sehingga tidak semakin merugikan diri. Untuk menghindari kepanikan, lakukan tindakan pencegahan dengan mengisi bahan bakar lebih dari cukup saat berkendara di waktu hujan.




    Periksalah Filter Udara Kendaraan

    Filter udara berfungsi sebagai penyaring dan pembuang debu dari udara yang akan masuk ke mesin. Apabila filter udara kendaraan dalam keadaan basah, maka keadaannya akan seperti seorang manusia yang hidungnya ditutup oleh perban basah saat bernapas. Oleh karena itu kalau filter udara Anda basah, tidak heran kendaraan akan mogok, dan kalaupun dapat menyala maka kinerja mesin tidak akan maksimal.


    Periksa Kabel Busi Kendaraan

    Saat ini memang sudah banyak kendaraan yang kabel businya tahan air atau waterproof. Tetapi tetap tidak menutup kemungkinan air akan tetap masuk di sela-sela kabel tersebut. Bila kabel busi dalam keadaan basah, pertolongan pertama yang dapat dilakukan adalah meniupnya hingga kering. Biasanya setelah kering dan dipasangkan kembali ke busi, kendaraan Anda akan dapat kembali menyala.




    Jangan Menyalakan Mesin Saat Terendam Air

    Bila banjir yang Anda lewati cukup tinggi, maka ada kemungkinan ECU (Electronic Control Unit) kendaraan juga terendam air. Dalam keadaan seperti ini, sebaiknya jangan coba-coba menghidupkan kembali kendaraan Anda karena kemungkinan besar akan menyebabkan korsleting di sistem listrik pada mesin. Banyak kendaraan saat ini yang memiliki sistem listrik terintegrasi, sehingga karena satu kerusakan bisa menyebabkan kerusakan komponen yang lain. Dalam kasus seperti ini, sebaiknya langsung bawa kendaraan Anda ke bengkel untuk mendapatkan penanganan yang tepat.


    (Amanda Utari/VP/Image: iStockphoto/ThinkStock)