Beauty

6 Kebiasaan “Buruk” Kecantikan Yang Perlu Dicoba

  by: Redaksi       11/2/2014
  • Anda tentunya sudah sering mendengar berbagai mitos dan kebiasaan paling buruk dalam perkara merawat tubuh. Tetapi ada beberapa aksi yang dahulu ditanamkan sebagai perilaku buruk yang malah terbukti menjadi bumerang untuk tampil prima. Cosmo memberikan daftar kebiasaan “buruk” yang perlu mulai Anda lakukan.

    Melembapkan Kulit Berminyak
    Mereka yang memiliki kulit yang cenderung mudah berjerawat dahulu selalu disarankan untuk menjauhi segala jenis krim atau lotion yang menambah kelembapan kulit. Namun kenyataannya, apa pun jenis kulit Anda, memberikan pelembap adalah suatu keharusan. Fungsi moisturizer adalah untuk menyerap air. Kandungan minyak dan sebum alami dapat membantu menjaga kadar air tetapi minyak dan sebum ini akan hilang setelah Anda mencuci wajah. Karena itu, aplikasikan krim atau lotion yang tepat segera sehabis Anda membersihkan kulit muka agar keseimbangan tetap terjaga. Pilih produk yang bebas dari minyak dan mengandung bahan-bahan pengikat air seperti hyaluronic acid, gliserin, dan AHAs.

    Tidak Mencukur Bulu Sebelum Pedicure
    Beberapa dari Anda pasti senang memanjakan diri dengan melakukan manicure serta pedicure di salon. Salah satu kebiasaan wanita adalah melakukan pencukuran atau wax bulu kaki sebelum perawatan pedicure. Salon kecantikan memang diharuskan untuk mensterilisasi alat-alat hingga ke wadah perendam kaki demi kesehatan pengunjung. Namun masih ada kemungkinan bakteri yang tertinggal di sana yang dapat menginfeksi kaki Anda. Ketika Anda melakukan pedicure dengan kulit kaki sensitif sehabis bercukur, kemungkinan terjadinya kontaminasi bakteri tentu akan lebih besar. Karena itu, lakukan proses penghilangan bulu sehabis jadwal pedicure Anda.



    Hindari Produk Penambah Kilau Untuk Rambut Berkilat
    Anda sering menggunakan produk yang menjanjikan rambut mengilat namun mahkota malah semakin lepek? Ya, ironisnya produk-produk tersebut mungkin menjadi biang keladinya. Beberapa serum atau spray memiliki kandungan silikon yang melapisi kutikula rambut Anda. Silikon adalah bahan yang tidak larut air sehingga cenderung menumpuk pada rambut dan memberikan efek memberatkan. Untuk menjaga kilauan rambut, cuci rambut dengan sampo bebas sulfat dan lakukan perawatan deep-conditioning setiap minggunya. Selanjutnya, keringkan rambut dengan suhu rendah dan batasi diri Anda untuk menggunakan produk perawatan seminimal mungkin.

    Gunakan Krim Mata Secukupnya
    Tidak selamanya lebih banyak berarti lebih baik, contohnya adalah dalam perkara krim atau serum anti penuaan pada area mata. Bagian bawah mata Anda memiliki kulit yang sangat halus serta tipis dan penggunaan produk berlebihan dapat mengakibatkan iritasi dan pembengkakan. Secara umum, jumlah yang tepat adalah sebesar kacang polong. Terlalu sedikit krim tidak akan memberi hasil namun terlampau banyak pun akan merusak kondisi kulit. Aplikasikan dengan jari manis perlahan atau gunakan kuas makeup bersih dengan gerakan menekan yang lembut.



    Cuci Wajah Satu Kali Per Hari
    Salah satu ritual kecantikan yang wajib dilakukan setiap hari adalah membersihkan wajah dengan tuntas sebelum tidur. Karena itu, mengapa Anda merasa perlu melakukannya sekali lagi ketika bangun pagi? Hentikan kebiasaan mencuci wajah dengan sabun terutama yang mengandung scrub saat mandi pagi karena Anda akan menghilangkan minyak esensial alami yang ada di wajah. Untuk mendapat kesegaran, bersihkan wajah menggunakan air kemudian aplikasikan moisturizer yang mengandung SPF 15 atau lebih tinggi.

    Berhenti Membersihkan Tumpukan Kulit Mati
    Ketika menyambangi beberapa salon, beberapa memang menawarkan untuk membersihkan kulit mati pada kaki menggunakan alat yang tampak seperti parutan dari metal. Jangan tergoda untuk melakukannya karena kebiasaan ini dapat menyebabkan infeksi bila dilakukan dengan tidak tepat. Pilih versi yang lebih aman dengan membersihkan kulit mati menggunakan batu apung saat sedang mandi. Atau aplikasikan lebih banyak pelembap secara rutin pada telapak kaki yang akan melembutkan dan mengurangi kulit yang mengeras. Jika tumpukan kulit mati mulai mengganggu dan terasa sakit saat berjalan, cari bantuan professional dengan mendatangi dokter khusus. (Penulis: Lily Marpaung/DA/Image: Dok. Cosmopolitan)