Career

5 Cara Menabung yang Efektif

  by: RedaksiCosmopolitan       3/2/2015
  • Tabungan merupakan dana cadangan yang bisa Anda gunakan untuk pengeluaran tidak terduga atau mungkin untuk keperluan mendatang yang memang telah direncanakan. Untuk membantu Anda dalam berinvestasi, pahami baik-baik lima cara menabung efektif dari Cosmo berikut ini.

    Buka Rekening yang Tidak Bisa Anda Sentuh

    Pisahkan rekening untuk menabung dan rekening pemasukan Anda. Untuk menabung, pakailah rekening yang tidak bisa Anda ganggu gugat sehingga Anda lebih mudah mengontrol keuangan dan pengeluaran setiap bulan. Sebaiknya tidak perlu memproses atau membuat kartu ATM dan debit untuk rekening ini agar mencegah Anda untuk melakukan transaksi secara bebas.



    Menabung Dalam Jumlah yang Konsisten

    Menabung pun memerlukan suatu pola atau kebiasaan. Jika bulan ini Anda menyisihkan Rp 1.000.000,- ke dalam rekening, maka Anda harus tetap menabung dengan jumlah yang sama (atau lebih) di setiap bulannya. Memang sih awalnya terasa berat, tapi beberapa saat kemudian Anda mulai terbiasa dengan pola yang Anda buat. Sebaiknya sisihkan 30% dari penghasilan untuk ditabung.

    Gunakan Celengan untuk Koin Anda

    Uang dalam bentuk koin sering dianggap tidak penting, padahal jika Anda kumpulkan, nilainya akan menjadi besar dan bisa menambah jumlah tabungan Anda. Taruhlah koin di dalam celengan dan jika sudah penuh, Anda bisa mengganti koin tersebut dengan uang kertas ke bank untuk Anda masukkan ke dalam rekening tabungan.



    Cukup Satu Kartu Kredit

    Ingatlah bahwa kartu kredit adalah alat untuk melakukan pembayaran sebuah transaksi, bukan sumber pembayaran! Sebaiknya gunakan satu kartu kredit saja dengan limit yang telah Anda tentukan sebelumya. Selain dapat mengontrol pengeluaran, nilai uang yang sebelumnya dipakai untuk mebayar kartu kredit lainnya bisa Anda sisihkan untuk ditabung ke dalam rekening setiap bulan.

    Susun Rencana Investasi

    Anda juga bisa menyimpan sejumlah uang dalam bentuk investasi seperti deposito atau saham. Pelajari dulu jenis investasi yang sesuai dengan tujuan dan rencana masa depan Anda, setelahnya baru putuskan jenis investasi yang akan Anda ambil. (Salli Sabarrang / VP / Image: dok. AnaBGD / iStock / Thinkstock)