Career

Musik untuk Tingkatkan Produktivitas Kerja

  by: Redaksi       5/2/2015
  • Selain membawa kebahagiaan dan meemengaruhi suasana hati, ternyata musik juga bisa membuat kinerja meningkat. Dari sini Cosmo punya ide usir semua kepenatan Anda di kantor dengan mengatur musik yang bisa Anda dengarkan selama bekerja.

    Laporan ini datang dari the Jornal of Positive Psychology yang menemukan bahwa dengan mendengarkan musik tujuan Anda meraih kebahagiaan akan tercapai dalam waktu dua minggu. Ditambah lagi dari penelitian Ken Sheldon, PhD, professor di Universitas Missouri dan Yuna Ferguson, PhD, asisten professor psikologi di Penn State, mengatakan bahwa semua kebahagian dan kepenatan yang Anda rasa bisa hilang bila Anda telah menemukan beat musik yang tepat.

    Saat Ingin Meningkatkan Hasil Pekerjaan
    Hasil sebuah studi di Universitas Illinois, dari 56 responden yang diminta untuk mendengarkan musik dari Mozart, hasilnya kinerja mereka meningkat sebesar 6,3%. Penjelasannya dengan mendengarkan musik ini, efek yang diberikan membantu Anda untuk berpikir secara runut dan membantu logika berpikir secara tersusun dan tidak berlompat-lompatan dari satu tugas ke tugas yang lain sebelum selesai.



    Membangun Mood Bekerja
    Saat Anda merasakan kesulitan untuk membangun mood bekerja, para peneliti ini menyarankan Anda untuk mendengarkan lagu-lagu klasik seperti dari Vivaldi (Four Seasons), Bach (Brandenburg Concerto #3). Para ahli mengukur jumlah beat dalam musik tersebut, yang ternyata dengan hitungan 60 beat/menit adalah jumlah yang ideal untuk membangun kinerja otak Anda secara optimal.



    Agar Tidak Mudah Terganggu
    Kalau Anda selalu bermasalah dengan suara rekan kerja sebelah yang selalu mengobrol, suara mesin printer, atau suara-suara lain yang mengganggu di sekitar, para peneliti menyarankan Anda untuk mendengarkan musik instrumental. Pilihan seperti bunyi suara hujan, ombak pantai, atau suara alam lainnya akan sangat membantu Anda. Suara-suara tersebut akan membuat pikiran Anda merasa nyaman dan terbayang sedang berada di tempat lain. (Muhtar Rais/IR/Image: dolgachov/Thinkstock)