Better You

5 Tip Berlari yang Benar dan Aman Bagi Pemula

  by: Redaksi       11/2/2015
  • Sekarang ini tren lari memang sedang sangat digandrungi hampir semua lapisan masyarakat. Nah, jika Anda salah satunya, berarti Anda harus menyimak tip berlari yang benar dan aman yang Cosmo lansir dari Dr. Hario Tilarso, SpKO (Sport Medicine Doctor) berikut ya.

    Perlengkapan yang Tepat

    Bagi Anda para pelari pemula harus tahu bahwa perlengkapan yang tepat dan benar akan sangat memengaruhi performa Anda saat berlari. Kalau biasanya Anda suka memakai jaket ketika berlari, saran Cosmo tanggalkan mulai sekarang. Why? Karena saat memakai jaket tubuh Anda tidak mengalami proses penguapan sehingga suhu tubuh sulit untuk tetap sejuk. Selain itu hindari memakai sepatu yang kesempitan atau terlalu besar serta yang kondisinya sudah mulai rusak.



    Lakukan Pemanasan dan Pendinginan

    Pemanasan dan pendinginan sangat penting dilakukan sebelum dan sesudah berlari. Pemanasan dan pendinginan ini termasuk perenggangan kepala, tangan dan kaki yang dilakukan minimal 8 kali hitungan 2 set. Selain itu dear, lakukan pemanasan dan pendingan paling tidak 5-10 menit sebelum dan sesudah berlari untuk menghindari cedera ya.

    Seimbangkan Postur Tubuh Saat Lari

    Well, mungkin sebelumnya Anda tidak suka memerhatikan postur saat berlari karena merasa tidak penting. Eits, jangan salah ladies, justru postur dan gerak tubuh ini sangat penting diperhatikan agar proses berlari Anda menjadi lebih baik. Pertama kepala dan badan Anda harus tegak dan bahu harus dalam kondisi santai. Lalu lengan harus berada di samping membentuk sudut 90 derajat dan tangan agak menggenggam. Sesuaikan langkah Anda dan jangan mengangkat terlalu tinggi. Terkahir, telapak kaki Anda harus jatuh pada tumit atau pertengahan kaki bukan ujung kaki.



    Perhatikan Ritme Berlari

    Cosmo sarankan bagi Anda yang baru menjadikan lari sebagai rutinitas untuk tidak memaksakan diri berlari terlalu lama. Anda bisa mengatur ritme berlari sesuai kemampuan. Jangan sampai Anda terengah-engah ketika berlari. Kemudian Anda juga bisa mengombinasikan berlari selama 1 menit kemudian dilanjutkan dengan berjalan selama 2 menit.

    Atur Jadwal, Kecepatan dan Jarak Secara Periodik

    Nah, satu lagi yang perlu Anda perhatikan adalah jadwal berlari. Jika Anda memang ingin menjadikan lari sebagai olahraga rutin sebaiknya lakukan 3 kali seminggu selama 15-20 menit. Kemudian tambah kecepatan dan jarak lari setiap 1 atau 2 minggu. One more thing! Selaraskan dengan istirahat yang cukup 6-8 jam ya. Dijamin Anda akan jatuh cinta dengan olahraga yang satu ini. (Aulia Meidiska / VP / Image: dok. luckyraccoon / iStock / Thinkstock)

    tags: 5, tip, berlari, yang, benar, dan, aman, bagi, pemula