Beauty

Beauty Interview: Jennifer Anniston x Living Proof

  by: Ainjia Phioltia Paat       15/2/2015
  • Siapa yang tak kenal dengan pemeran Rachel Green dalam serial TV Friends ini. Tak hanya andal dalam memainkan peran, wanita yang memiliki rambut indah ini juga sekarang merupakan co-owner dari sebuah hair care brand bernama Living Proof. Yuk, simak perbincangan Cosmo dengan Jennifer Aniston!

    Cosmo: Sebagai co-owner dari Living Proof, apa peranan utama Anda di dalamnya?
    Aniston: Saya berperan untuk mengembangkan hair care brand ini, serta terlibat langsung dan memastikan proses creative marketing nya berjalan dengan lancar.

    Cosmo: Menurut Anda, apa produk dari Living Proof yang paling cocok untuk wanita Indonesia dengan iklim tropisnya?
    Aniston: The No Frizz is incredible! Saya menggunakannya pertama kali saat sedang shooting film We’re the Millers di Wilmington, North Carolina di mana udaranya sangat lembap. Saya malah sempat meragukan khasiat dari produk ini, namun ternyata rambut saya tertata dengan mudah. Bahkan produk ini juga diaplikasikan pada poni palsu yang harus saya kenakan di dalam film tersebut.



    Cosmo: Gaya rambut apa yang tidak akan pernah Anda coba?
    Aniston: Tatanan rambut yang terlalu kaku (total updo) bukan favorit saya. Rambut yang terurai dengan sehat sepertinya terlihat lebih cocok dan mencerminkan kepribadian saya.

    Cosmo: Siapa celebrity hair crush Anda?
    Aniston: Saya sangat suka Kate Moss, gayanya begitu fantastis! I wouldn't mind trading for her style.

    Cosmo: Adakah gaya rambut yang benar-benar Anda sesali?
    Aniston: Oh, The Rachel! Gaya rambut itu benar-benar tidak cocok untuk saya.

    Cosmo: Apa perbedaan yang dirasakan pada rambut Anda setelah menggunakan Living Proof?
    Aniston: Setelah menggunakan Living Proof, saya tidak perlu mencuci rambut setiap hari karena bahan-bahan di dalam produknya mampu mempertahankan kebersihan rambut dan kulit kepala dengan lebih lama, serta menjadikan rambut jadi lebih mudah ditata. Sekarang, Chris McMillan juga tidak membutuhkan waktu lama saat menata rambut saya untuk menghadiri sebuah acara.

    Cosmo: Apa ritual perawatan rambut paling aneh yang pernah Anda lakukan?
    Aniston: Saat berusia 20an, saya selalu memotong sendiri ujung rambut yang bercabang. Saya selalu membawa gunting kecil, hingga menyimpannya di laci kendaraan. Jadi, setiap kali terjebak macet atau menunggu lampu merah saya akan memotong ujung-ujung rambut yang bercabang tersebut. Sampai akhirnya saya berhenti saat Chris McMillan, hair stylist sekaligus teman saya mengatakan bahwa rambut saya terlihat buruk karena kebiasaan tersebut.



    Cosmo: Apa proyek selanjutnya dari Living Proof?
    Aniston: Living Proof merupakan kolaborasi yang sangat menyenangkan, dan kami punya beberapa produk baru yang akan hadir pada 2015. I just can’t talk about them yet!

    Cosmo: Apakah Anda pernah terjebak dengan potongan rambut yang buruk?
    Aniston: Saya sempat memotong rambut bergaya mullet hingga bagian rambut di area tengkuk pun dicukur habis. Tapi itu terjadi saat saya remaja, and it was fun.

    Cosmo: Selain aplikasi produk andalan, ritual apa yang selalu Anda lakukan untuk menunjang keindahan rambut?
    Aniston: Saya orang yang sangat mencintai kesehatan. Untuk itu, saya banyak mengonsumsi air mineral, melakukan yoga, dan selalu berusaha untuk makan makanan yang sehat.

    Cosmo: Sebagai ikon rambut modern yang seringkali diikuti oleh paparazzi, apakah Anda merasa harus selalu tampil sempurna? Bagaimana Anda mengatasi situasi tersebut?
    Aniston: Saya memiliki sekumpulan wanita yang sangat menyayangi dan memberikan banyak support sehingga membantu saya untuk tetap rendah hati dan terhindar dari kehebohan yang disebabkan oleh media massa. Karena sejujurnya hal tersebut bisa membuat saya gila! You know, I’m human; we all have days when we don’t feel so great. Tetapi, saya selalu memastikan untuk menjadi manusia yang baik di segala kesempatan.

    Cosmo: Bagaimana Anda mengatasi situasi bad hair day?
    Aniston: Saya berusaha untuk tidak terfokus pada kondisi rambut yang sedang tidak prima pada saat itu. Lagi pula, bad hair day tidak layak untuk dijadikan sebuah masalah besar. Well, sejujurnya semenjak bergabung dengan Living Proof, saya jadi lebih jarang berada di situasi bad hair day!

    (Arinda Christy/AP/Image: Frank Terry)