Career

Tip Memilih Bank yang Tepat untuk Deposito

  by: Redaksi       22/2/2015
  • Walaupun jenis investasi deposito terbilang low risk, tapi Anda juga perlu hati-hati dalam memilih bank yang tepat saat ingin berinvestasi dalam bentuk ini. Berikut Cosmo berikan lima tip sebagai bahan acuan Anda dalam memilih bank yang tepat untuk berdeposito.

    Reputasi Bank

    Saat ingin melakukan deposito, pastikan bank yang Anda pilih memiliki reputasi yang bagus dan telah memenuhi standar dari Bank Indonesia. Anda pun bisa mencari tahu di beberapa forum yang ada internet tentang kepuasan para pelanggan yang telah melakukan investasi dengan jenis deposito di bank tersebut.



    Bandingkan Bunganya

    Bunga deposito tentunya menjadi hal yang harus Anda pertimbangkan. Jika Anda ingin investasi deposito, yang terpenting ialah tolak ukur bunga deposito bank yang satu dengan bank yang lainnya. Lebih baik Anda mencari bank yang menawarkan suku bunga deposito yang unggul.

    Periode Deposito

    Beda waktu deposito, berarti juga berbeda besaran bunga yang ditawarkan. Semakin lama periode deposito berarti semakin besar penawaran besaran bunganya. Biasanya periode yang ditawarkan berkisar 1, 3, 5, 12, hingga 24 bulan. Jadi, tetapkanlah jangka waktu deposito, lalu bandingkan dengan bank lainnya.



    Biaya Tambahan

    Biasanya bank tidak membebankan biaya administrasi untuk deposito. Namun, sebaiknya Anda pastikan bahwa bank calon tempat Anda menaruh deposito benar-benar tidak membebankan biaya administrasi. Serta pastikan juga apakah akan ada biaya pinalti jika Anda berniat untuk mengambil dana deposito lebih cepat dari waktu yang disepakati.

    Fitur dan Persyaratan

    Perhatikan juga fitur bank yang menyediakan layanan deposito tersebut; apakah ada fasilitas perpanjangan deposito secara otomatis (Automatic Roll Over), dan lain sebagainya. Selain itu, bandingkan juga persyaratan yang diberikan oleh bank untuk membuka deposito. Sebaiknya pilih yang memberikan syarat mudah. Syarat yang banyak dan rumit tentunya akan menyusahkan Anda, bukan? (Salli Sabarrang / VP / Image: dok. George Rudy / iStock / Thinkstock)