Fashion

New York Fashion Week Fall / Winter 2016

  by: Silvya Winny       26/2/2016
  • New York Fashion Week Fall/Winter 2016 memang telah ditunggu-tunggu. Meskipun para desainer di kota ini cenderung menampilkan pakaian bergaya rancang minimalis jika dibandingkan dengan pekan mode di benua Eropa, namun tahun ini kreativitas dan inovasi terlihat kuat mendominasi deretan koleksi musim Fall/Winter 2016 di kota Big Apple. Teknik tiga dimensi, dramatisasi volume hingga permainan multi corak dan warna memberikan kesegaran untuk menyambut musim gugur dan dingin nanti. Kini saatnya Anda menjadi yang paling terdepan untuk mengetahui what’s hot and what’s not at New York Fashion Week Fall/Winter 2016. Simak!

     

    Nina Natasya / DA / Getty Images


    Alexander Wang

    Nah, di New York Fashion Week Fall/Winter 2016 nuansa dark dan grunge pada koleksinya kembali disisipkan dengan sentuhan rebellious dan hip hop. Diadakan di Saint Bartholomew’s Church, deretan busana yang ditampilkan justru jauh dari kesan saint-like. Kombinasi tweed dengan kulit dan metal, pemakaian kata-kata seperti “Girls”, “Strict” dan “County” pada stocking hingga jaket, material sheer seperti lace, oversized fur jacket, seakan ingin mengubah paradigma mengenai standar kecantikan yang biasa. Well, he did it again!


    Anna Sui

    Satu kata yang dapat merepresentasikan koleksi Anna Sui untuk Fall/Winter 2016 : Groovy. Dipenuhi dengan berbagai palet vibran, sang desainer mengkombinasikan unsur hippie dengan tren mode di era The Beatles. Ia membuktikan bahwa corak floral pun dapat dipadankan dengan motif swirl khas psychedelic, maupun juga material velvet dan fur yang terlihat hangat namun tidak "berat". Anna Sui berhasil membawa kita kembali ke era dahulu, namun dengan ornamen yang tetap modern.




    Diane von Furstenberg

    Ada yang berbeda pada presentasi koleksi musim Gugur dan Dingin 2016 milik DVF kali ini. Selain dipenuhi dengan para supermodel terkenal yang memang menjadi hal yang ditunggu-tunggu pada setiap show DVF, pada tahun ini diadakan immediate sale tepat sehabis presentasi busana dilangsungkan. Siapa yang tidak tergiur untuk memiliki wrap dress gold sequins yang dikenakan Karlie Kloss? Atau print jumpsuit dengan spaghetti strap yang dikenakan Kendall Jenner? Such a smart move!


    Marchesa

    Apa yang terlintas di benak Anda ketika mendengar “Marchesa”? Ya, pasti gaun dengan detail indah yang mampu membuat siapapun yang mengenakannya terlihat bak putri. Di musim ini pun, desainer Georgina Chapman dan John Singer Sargent kembali membuat para audience tercengang dengan deretan gaun Fall/Winter 16 yang bernuansa royal. Dengan berbagai ornamen bunga 3D, layering material tulle dan silk yang romantis, hingga aksesori tiara, seluruhnya menghasilkan penampilan yang dramatis dan sangat berkelas.


    Marc Jacobs

    Sebagai salah satu desainer yang membawa kembali tren goth di runway Fall/Winter tahun lalu, tahun ini Marc Jacobs masih membawa unsur tersebut dengan lebih dramatis. Para model mengenakan eyeliner tebal, detail perforated pada pakaian, serta pemakaian material feather dan lace yang memberikan sisipan dolly look. Volume merupakan kunci dari deretan kreasi pakaian sang desainer, tampil dalam coat, rok, maupun gaun yang diselipkan gemerlap warna-warna metalik dingin. Oh, what a show!




    Michael Kors Collection

    Selalu berciri khas kasual, effortless dan very American. Itulah rancangan Michael Kors dalam lini busana miliknya Michael Kors Collection yang juga tetap dipertahankan musim ini. Yang menarik pada saat New York Fashion Week Fall/Winter 2016 berlangsung, ia memberikan ornamen cantik berupa feather dan fur pada beberapa bagian busana. Sang desainer menyelipkan warna-warna segar seperti hijau lime dan baby blue, di tengah berbagai palet gelap yang cenderung menghiasi runway Fall/Winter '16.


    Naeem Khan

    Desainer berdarah Indian-American ini memberikan unsur etnik pada presentasi busana miliknya, dengan inspirasi art deco dan arsitektur di kota New York. Inspirasi tersebut dituangkan dengan indah melalui berbagai busana berdetail bordir, dalam warna hitam, merah, biru, gold hingga silver. Teknik lasercut dan tiga dimensi menjadi keahlian sang desainer. Panggung ready-to-wear musim ini bagaikan couture runway di bawah tangan Naeem Khan.


    Tommy Hilfiger

    Aksesori tiara menjadi favorit para desainer di NYFW musim ini. Tak terkecuali Tommy Hilfiger, yang meskipun mengenakan tiara pada para modelnya, namun menampilkan deretan busana kasual, cenderung feminin dengan selipan nuansa nautikal. Motif stripes dalam gradasi warna biru, detail piping dan kerah sailorman merupakan penghias kreasinya yang kental akan nuansa nautikal tersebut. Namun, hal tersebut jauh dari kesan membosankan berkat kreasinya mengkombinasikan berbagai material seperti leather dan mesh. Dari piyama, 40s dress hingga kaus kaki juga turut menghiasi runway.

     


    Tory Burch

    Desainer ini menampilkan jajaran busana yang berbeda dengan musim sebelumnya, yakni dengan mengkombinasikan outerwear, sportswear dengan detail equastrian. Blocking warna terlihat dimana-mana, dalam bentuk corak wajik bermaterial wol hingga sequins. Coat, shift dress, bermacam jaket, rok maupun skinny white pants dipadankan dengan high boots hingga scarf. Permainan warna memberikan kesan yang menarik pada kreasi Tory Burch kali ini.


    Victoria Beckham

    Sang fashion mogul terus mengembangkan kreativitas dalam merancang lini pakaiannya. Yes, tahun ini Victoria Beckham menampilkan koleksi yang berbeda dari biasanya dengan menampilkan corak plaid, houndstooth dan model bustier sebagai highlight. Aura dekonstruktif namun seksi terasa, contohnya melalui tube dress plaid dengan cut out di bagian bawah dada. Figur jam pasir menjadi perhatian Mrs. Beckham kali ini, namun dengan ditambahkan detail volume di tubuh bagian bawah yang terlihat modern dan sophisticated secara sekaligus.