Love & Sex

Ini Alasan Mengapa Cinta Pertama Sulit Dilupakan

  by: Alvin Yoga       6/2/2018
  • Banyak yang berkata bahwa cinta pertama merupakan pengalaman yang sangat berkesan dan sulit dilupakan. Well, sulit memang, melupakan memori ketika pertama kali hati berdebar-debar mengingat si dia, atau melupakan pengalaman pertama bergandengan tangan bersama orang yang disukai, dan juga saat-saat ketika hal yang pertama kali dilakukan setiap pagi adalah melihat pesan dari si dia. Meski mungkin cinta pertama Anda tidak berjalan mulus, hal ini akan terus teringat sebagai sebuah pengalaman hidup yang berharga. Berikut adalah alasan mengapa cinta pertama sulit dilupakan.


    Mewakili Masa Remaja



    Jujur saja, kapan pertama kali Anda jatuh cinta? Ketika masih di bangku SMA dulu? Atau ketika Anda sudah kuliah? Bicara soal cinta, siapapun pasti akan langsung teringat pada masa-masa ketika masih remaja. Well, bisa dibilang cinta pertama mewakili masa remaja kebanyakan orang. Hal ini membuat masa remaja menjadi masa-masa yang sulit dilupakan.


    Memasuki dunia baru

    Ingatkah Anda momen-momen ketika pertama kali jatuh cinta? Anda tiba-tiba peduli pada orang lain dengan cara yang tidak bisa Anda pahami. Jantung Anda berdegup kencang ketika bertemu dengan si dia, dan muka Anda memerah hanya karena mendengar namanya disebut. Inilah jatuh cinta, Anda mempelajari sebuah pengalaman baru yang tidak pernah Anda alami sebelumnya, dan hal ini membuat Anda excited.


    Menjadi Versi yang Lebih Baik

    Inilah yang terjadi ketika Anda jatuh cinta: Anda tiba-tiba merasa ingin tampil lebih baik setiap kali akan bertemu dengan si dia. Anda pun jadi lebih memerhatikan penampilan. Tak hanya itu, Anda juga ikut merubah beberapa kebiasaan yang menurut Anda kurang baik. Bisa dikatakan, Anda menjadi versi yang lebih baik ketika jatuh cinta, dan hal tersebut terus terbawa hingga sekarang.


    Pertama Kali Posesif

    Meski terkadang harus merelakan ego demi berlanjutnya hubungan, Anda tetap tak bisa menahan diri ketika si dia terlalu dekat dengan wanita lain. Anda pun merasakan sesuatu yang mungkin belum pernah terjadi sebelumnya: posesif. Tak salah kok, karena ini tandanya Anda benar-benar menyayangi si dia.




    Menghadapi Pilihan yang Berbeda

    Menjalin kasih artinya menjalani hidup berdua. Anda pun tak bisa melakukan segalanya hanya demi diri sendiri. Hal ini membuat Anda lebih berhati-hati ketika menghadapi sebuah pilihan, karena keputusan yang Anda ambil nantinya akan memengaruhi kalian berdua. Anda pun berpikir jauh lebih panjang dari sebelumnya. Tak jarang, Anda juga harus menyingkirkan ego demi kebaikan bersama. Selamat, Anda sudah belajar untuk lebih dewasa.


    Belajar Merelakan Sesuatu

    Salah satu hal tersulit yang harus Anda hadapi ketika menjalin hubungan adalah ketika kalian ternyata harus memutuskan hubungan tersebut. Anda pun belajar untuk merelakan sesuatu yang penting bagi Anda dan tidak memaksakan diri. Sulit memang, tapi Anda tahu bahwa ini adalah pilihan yang terbaik. 


    Pertama Kali Patah Hati

    Tak hanya pengalaman jatuh cinta yang membekas di hati, namun juga ketika pertama kali patah hati. Tak peduli berapa lama kalian menjalin hubungan dan siapa yang mengakhiri, patah hati akan tetap menyakitkan bagi kalian berdua. Menjauh dari si dia awalnya terasa sangat sulit, dan melupakan si dia awalnya terasa tidak mungkin. Namun dari sinilah Anda akhirnya mendapatkan pelajaran pertama mengenai cinta.


    Hanya Sekali Seumur Hidup

    Inilah alasan terakhir mengapa Anda tak bisa melupakan cinta pertama: hal tersebut hanya terjadi sekali seumur hidup. Anda boleh saja melupakan pengalaman ketika berbohong untuk pertama kali, atau pengalaman menyontek untuk pertama kali, namun cinta pertama biasanya tidak bisa dilupakan. Mengaku saja, Anda pasti masih ingat mantan pertama Anda, kan?

    (Alvin Yoga / SW / Image: Dok. Outnow.ch)