Love & Sex

Ini Yang Bisa Kamu Lakukan Kalau Putus Sebelum Valentine

  by: Alvin Yoga       13/2/2019
  • Well, putus dengan pasangan memang menyebalkan. Apapun alasannya. Putus sebelum hari Valentine? Ini lebih menyebalkan - dan ya, tentu saja, menyedihkan. Yeah, breaking up right before February 14 is a fresh kind of hell, but it doesn't have to be! Bahkan jika kamu dan sang mantan telah berpisah beberapa bulan sebelum V-Day, kemungkinan besar kamu masih terluka akibat patah hati. Lalu, bagaimana caranya supaya kamu bisa tetap menikmati hari Valentine walau tak punya pasangan? Well, here's exactly how.


    1. Berhenti berkata bahwa kamu baik-baik saja

    Hal pertama (dan terpenting) yang seharusnya kamu lakukan adalah berhenti menghakimi diri sendiri. "Hanya karena semua orang dengan bahagia merayakan Valentine, tak berarti kamu juga harus ikut bahagia dan ikut move on," ujar Irene Levine, PhD, seorang psikolog dan friendship expert. "Faktanya, berusaha untuk melupakan (sang mantan) terkadang justru bisa membuatmu terus teringat tentangnya. Jadi, tak perlu berusaha terlalu keras. Normal-normal saja kok, jika kamu ingin mengingat kembali masa-masa ketika hari Valentine tahun lalu, atau ketika kamu dan sang mantan sedang menikmati masa-masa romantis bersama."



    Tak ada satu pun mantra atau rumus matematika yang dengan instan bisa membuatmu merasa tenang setelah putus, apalagi jika hubungan yang kamu dan si dia jalani selama ini cukup memorable. Remember, own what you feel, all of it.


    2. Perlahan-lahan, kembalilah bersosialiasi

    Jika selama beberapa waktu belakangan kamu lebih sering bersikap tertutup di depan semua orang, kali ini tak ada salahnya untuk mulai kembali bersosialisasi dengan menghubungi sahabat-sahabatmu. "Untuk bisa kembali bersikap terbuka, setiap orang pasti membutuhkan waktu. Untuk saat ini, ambil saja dulu langkah-langkah kecil, dan lihat apakah kamu sudah siap untuk membuka diri dengan sesekali bertukar canda dengan sahabat," ujar Irene.

    Ia juga menyarankan sesuatu yang low-key, seperti menonton film action, atau makan malam bersama beberapa teman terdekat. And yes, skip the cliché of doing shots with the girls, since alcohol is a depressant.


    3. Fokuskan dirimu pada sahabat, alih-alih menambah teman baru

    Kalau selama ini kamu sering menolak ajakan bertemu dengan teman-teman karena terlalu sering berduaan dengan si dia, dan kamu merasa bahwa hubungan kalian agak renggang maka: 1. Kecuali kamu dan sahabatmu sudah lima tahun tidak saling bertukar sapa, tak ada salahnya untuk kembali menghubungi teman-temanmu. Don't worry, it happens to everyone. 2. Hubungi dan temui mereka segera. Bahkan jika hanya dua dari lima teman baikmu yang menjawab teleponmu, that's better than none.

    "Berkumpullah dengan orang-orang yang kamu kenal dengan baik, yang bisa mengerti apa yang kamu rasakan saat ini," ucap Irene. Mungkin kamu terpikir untuk berkenalan dengan orang baru dan memulai pertemanan yang lain, but girl, probably it's not worth it right now. Oh ya, jika kamu merasa bertemu dengan dua orang sahabat tidak mampu membuatmu merasa lebih baik, maka berkumpulah dengan seluruh sahabatmu meski harus di waktu yang berbeda.




    4. Cobalah untuk tidak terlalu banyak membahas soal hubunganmu dengan sang mantan

    Yes, you should absolutely talk about it, and often, BUT ONLY with the people you trust the most. Namun jika kamu sudah melakukan hal tersebut dan tiba-tiba saja di hari Valentine ini kamu kembali teringat dengan si dia sampai-sampai merasa sedih, "Maka mungkin selama ini yang kamu butuhkan bukanlah berbagi cerita dengan teman-temanmu, namun justru mengambil waktu untuk sendiri," kata Irene. 

    "Remember that friends can be supportive, but they can’t be therapists." Kamu mungkin memiliki sahabat yang (terlalu) khawatir dengan keadaanmu sampai-sampai jadi terlalu sering menghubungimu - untuk mengecek apakah kamu baik-baik saja. It's sweet, but sometimes (especially on this day) you just want a healthy distraction.


    5. Kalau kamu memang sedang ingin sendirian, buat rencana agar kamu bisa membahagiakan dirimu sendiri

    Tahun ini, hari Valentine jatuh pada weekday - AKA kamu jadi tak harus sengaja menyibukkan diri agar tidak sering-sering melihat feed orang lain di media sosialmu. Irene memberi saran untuk memberi hadiah pada diri sendiri, bahkan akan lebih baik jika kamu bisa melakukan sesuatu yang lebih produktif. Semisal, kamu bisa mencoba saran Marie Kondo untuk merapikan isi lemari bajumu, atau justru mencoba kelas Pound Fit yang sudah lama ingin kamu lakukan.

    "Bahagiakan dirimu di hari penuh cinta ini. Bahkan kalau kamu bahagia dengan cara tidak melakukan apa-apa, that's still fine." Yes, kamu boleh kok, makan segudang coklat sendirian sambil menonton Marie Kondo memperbaiki hidup orang lain di luar sana. Just. Live. Your. Best. Life.




    (Artikel ini disadur dari cosmopolitan.com. Perubahan telah dilakukan oleh editor. Alih bahasa: Alvin Yoga / FT / Image: Dok. GIPHY, Dok. Outnow.ch)