Beauty

Ini yang Terjadi Pada Kulit Saat Kamu Patah Hati

  by: Kissy Aprilia       12/2/2019
  • Kita semua pasti pernah merasakan patah hati: menangisi pria yang memutuskan hubungan denganmu, karaoke semalaman sambil menangis, dan menghabiskan se-bucket es krim agar merasa lebih tenang. Setelah melalui masa tersebut, kamu baru menyadari perubahan pada kulit yaitu terlihat pucat, kusam, bahkan muncul jerawat. Apakah ada keterkaitan antara patah hati dengan kondisi kulit? 


    Musuh Utama = Junk Food

    via GIPHY




    Makanan cepat saji—seperti cupcakes, burger, dan pasta—tinggi akan kandungan gula yang dapat memicu peradangan pada kulit. Terlalu banyak mengonsumsi makanan tersebut berisiko melemahkan kekuatan kolagen, sehingga menyebabkan garis halus dan kerutan. Lebih parahnya lagi, kandungan gula yang tinggi juga dapat menimbulkan jerawat yang parah. 

    Cosmo tidak melarangmu untuk melepaskan rasa stres dengan menikmati camilan lezat. Akan tetapi, kamu harus tetap mengontrol kecantikan demi the boy next door (of course!). Triknya adalah dengan mengonsumsi porsi kecil dan tetap menghitung jumlah gula dalam makananmu. 


    Kulit Menjadi Sangat Sensitif


    Apakah kulitmu tiba-tiba mengalami eksim, rosacea, atau psoriasis? Tidak hanya jerawat, stres berat juga memicu ketiga masalah kulit tersebut. Dalam kondisi tersebut, hormon adrenaline di dalam tubuh mengalami peningkatan, sehingga kulit ikut mengalami reaksi negatif. 

    Jadi, bagaimana cara mengatasinya? Relax, girls! Duduk, tutup matamu, lalu tenangkan diri dan pikiran dengan mengatur pernapasan selama satu menit. Tanamkan sugesti bahwa kamu tidak hancur hanya karena patah hati. Cara tersebut mengaktifkan respon relaksasi alami tubuh yang juga berpengaruh baik pada kulit. 




    Produksi Sebum Meningkat


    Jangan biarkan rasa patah hati menyebabkan jerawat di kulit wajahmu. Sebab, rasa stres menimbulkan reaksi kimia yang mengirimkan sinyal antara sistem saraf pusat dan kulit. Lebih buruknya lagi, stres membut pelonjakan pada kortisol, hormon yang memicu produksi sebum dalam tubuh. Semakin banyak sebum, makan semakin besar kemungkinkan pori-pori kulitmu tertimbun oleh minyak, kotoran, dan bakteri. No wayyy!


    Regenerasi Sel Kulit Melambat


    Patah hati membuat regenerasi sel kulitmu melambat. Apalagi saat kamu merasa malas melakukan aktivitas, termasuk membersihkan dan merawat kulit wajah, maka residu negatif yang menempel akan menimbulkan sejumlah masalah kulit.

    Well, girls.. Mungkin kamu tidak bisa selalu mengontrol hidup sesuai dengan keinginan. Tapi untuk masalah kulit, kamu bisa menjaganya tetap sehat dan flawless. Jangan lupakan perawatan kulitmu sehari-hari, bahkan bila perlu lakukanlah perawatan ekstra untuk memikat the boy next door!


    (Kissy Aprilia, image: Christopher Campbell on Unsplash.com)