Celebrity

Gamaliel Tapiheru Bicara Soal GAC & Album Baru Resonance

  by: Alvin Yoga       23/2/2019
  • Lewat deretan angka, Gamaliel Tapiheru bercerita mengenai dirinya, GAC dan album terbarunya, Resonance, bersama GAC. Simak perbincangan Cosmo dengan sosoknya berikut ini!


    3

    Akan ada beberapa kejutan menarik dari album ketiga saya dan GAC, Resonance, di tahun 2019 ini. Dan kalau boleh sedikit bercerita, album ini sendiri lebih banyak mengisahkan soal kehidupan. Either kehidupan pribadi kami, kehidupan sahabat di sekitar kami, bahkan kehidupan negara.




    1

    Single baru kami, Satu, bercerita mengenai perbedaan yang kita punya di negara ini. Menurut saya, perbedaan itu sangat baik. Lukiskan perbedaan tersebut dengan warna yang berbeda, dan gabungkan jadi satu api semangat untuk Indonesia. Berbeda opini bukan masalah, beragam pendapat bukan problem. Justru mengharapkan setiap orang memiliki pendapat yang sama adalah suatu hal yang mustahil. Anda boleh tidak setuju dengan pendapat yang lain, namun ada baiknya untuk tetap saling menghargai. Ingat, kita adalah satu.


    18

    ...hari adalah waktu yang saya perlukan bersama teman-teman GAC untuk menyelesaikan proses rekaman di Swedia. Sebelumnya, kami sudah pernah melakukan rekaman di Swedia untuk album kedua.


    9

    tahun lalu, saya dan adik, Audrey, pertama kali merilis video amatir kami di YouTube. Dalam video-video yang kami unggah, kebanyakan adalah lagu-lagu bertema R&B, genre favorit kami.




    30

    hari adalah total proses pembuatan album Resonance. Berbeda dari album-album sebelumnya, kali ini kami lebih berani menyuarakan isi hati, dan liriknya lebih merepresentasikan sisi manusia. Ada momen-momen di mana kami sedih, jatuh, bangkit, berusaha, jatuh cinta, dimabuk cinta, disakiti, hingga kembali semangat di album ini.


    2

    Dua genre musik yang selama ini lekat dengan diri saya adalah R&B dan rap. Saya sendiri sebenarnya tidak pernah merencanakan untuk bernyanyi di genre rap, saya juga tak pernah belajar rap. Namun karena genre hiphop dekat dengan R&B, saya familier dengan rap. Bagi saya sendiri, rap adalah sebuah bentuk eksplorasi yang saya dapatkan ketika sedang menulis lagu. Setelahnya, ternyata banyak pendengar yang menyukai rap saya, dan berkali-kali meminta saya untuk rap di atas panggung. Meski belum menguasainya dengan baik, namun saya senang dengan pencapaian tersebut.


    2019

    Sebetulnya saya bukan tipe orang yang gemar membuat harapan atau menulis to-do-list. Namun jika boleh berharap, di tahun 2019 ini saya ingin kembali berkeliling Indonesia, serta lebih menikmati hidup. Belakangan saya sering menaruh pressure dan terlalu kritis terhadap diri sendiri. Saya menyadari bahwa overthinking itu tidak baik, maka dari itu saya lebih ingin menikmati hidup.

    (Alvin Yoga / FT / Image: Dok. Cosmopolitan)