Lifestyle

Novel tentang Perempuan dan Alam untuk Dibaca Bulan Ini

  by: Givania Diwiya Citta       4/2/2020
  • Di tahun yang baru ini, buku apa saja yang masuk dalam daftar bacaan kamu, girls? Cosmo pun punya lima rekomendasi buku serta novel untuk dibaca bulan ini. Mulai dari buku tentang fashion icon Coco Chanel, novel karya penulis best selling Elizabeth Gilbert, sampai fabel dari penjuru timur nusantara oleh Richard Powers. Happy reading!






    The Art of Denim oleh Libby Vanderploeg


    Ada lebih dari 30 cara yang dipaparkan Libby untuk mengenakan denim! Bahkan tak hanya berisikan cara padu padan berbagai pola dan tekstur denim yang terdiri dari boyfriend cut jeans, jumpsuit, dungaree, sampai Texas tuxedo, Libby juga melengkapinya dengan ilustrasi yang fashionable. Dengan menampilkan profil para diva denim seperti Zoe Kravitz, Debbie Harris, sampai Cindy Crawford, buku ini bisa jadi inspirasi memaksimalkan gaya dari fabrik yang effortlessly cool. (Kinokuniya, harga: Rp249.000,-.)


    The Overstory oleh Richard Powers


    Dalam novelnya yang ke-12, Richard menceritakan suatu kisah yang seringnya terabaikan oleh perspektif manusia. Yakni monolog dari berbagai pohon di dunia ini tentang kisah-kisah yang disaksikan serta dialaminya, mulai dari fabel di New York sampai barat laut Pasifik yang punya sejarah peristiwa Timber Wars pada akhir abad 20. Richard pun menceritakan beragam individu lintas profesi mulai dari mahasiswa, seniman, sampai ilmuwan yang hidupnya pernah melintasi bahkan terhubung dengan pohon-pohon di dunia ini. (Periplus, harga: Rp254.000,-.)


    Harvesting the Storm oleh John Waromi




    John yang merupakan anggota suku Ambai menceritakan kisah dari tempat tinggalnya di Papua Barat, penjuru paling timur di Indonesia. Dengan analogi persahabatan tiga tokoh makhluk air Andevavait si ikan, Bohurai si katak, dan Anggereai si kepiting, John mengungkapkan kehidupan suku Ambai yang menjaga harmoni dari alam pesisir pantai selatan Papua, dan mempertahankan keyakinan tradisi lokal di belantara modernisasi dan industri yang melanda nusantara. (Periplus, harga: Rp214.000,-.)


    Coco Chanel oleh Susan Goldman Rubin 


    Penulis award-winning Susan memperkenalkan Coco Chanel dari perspektif yang personal. Mulai dari awal hidup Coco di panti asuhan, hingga jejak perkembangannya menjadi desainer di level ketenaran dunia. Tak luput kontradiksi tentang Coco yang menjadi sosok perempuan independen secara finansial, di era perempuan yang diharapkan untuk menjalani kehidupan pernikahan. Berbagai momen pertama yang menjadi legenda cetakan Coco juga diceritakan intimate, mulai dari little black dress, tas berantai emas, sampai parfum Chanel No. 5. (Kinokuniya, harga: Rp273.000,-.)


    City of Girls oleh Elizabeth Gilbert


    Sang penulis fenomenal dari karya Eat, Pray, Love kembali menuliskan fiksi tentang cerita cinta yang berlatar di teater New York City pada era 1940an. Alur berawal dari narasi perempuan di usia senjanya yang mengilas balik ke masa-masa mudanya. Vivian sang tokoh pun mengekspos banyak keseruan bahkan penyesalan yang tak terelakkan terjadi, seperti tentang eksplorasi seksualitas sampai penemuan definisi cinta sejati, sekaligus jati dirinya. (Periplus, harga: Rp238.000,-.)


    (Givania Diwiya / FT / Fotografi: Hadi Cahyono / Image: Dok. Goodreads / Layout: Dyah Puspasari)

    tags: buku, novel