Love & Sex

Menurut Ahli, Ini Cara Membuat Hubungan Cinta Tetap Langgeng

  by: Alvin Yoga       1/2/2020
  • Matthew Hussey, ahli relationship asal Inggris, memberikan enam cara untuk membuat hubungan cintamu dengan si dia tetap langgeng dan "panas" setelah kencan pertama, terutama kalau kamu mengharapkan kencan kedua (ketiga, keempat, dan seterusnya). Penasaran? Keep scrolling!


    1. Katakan bahwa kencan kalian menyenangkan.

    To play it cool, or to not play it cool? Jawabannya: well, tergantung. Namun jika kamu menyukai si dia dan kencan pertama kalian terasa menyenangkan, tak masalah kalau kamu memberitahunya! Tak perlu terlalu bersemangat, cukup kirim pesan: “Hey, kencan tadi menyenangkan. Aku akan tidur sekarang. Terima kasih untuk malam ini! X” Penting bagi si dia untuk mengetahui bahwa kamu menikmati malam tersebut. Ini merupakan tanda bahwa ia boleh terus mengejarmu dan kamu akan menjawab perasaannya.




    2. Pertahankan hubunganmu, namun ingat, jangan berlebihan...

    Penting untuk mengetahui batas antara “kamu menyukai si dia” dengan “kamu terlalu menginginkannya”. Jika si dia mengirim pesan, sebaiknya jangan terlalu lama membalas pesannya, karena si dia akan berasumsi bahwa kamu tidak menyukainya. Bertukar pesanlah beberapa kali, dan lempar kalimat flirty satu atau dua kali, namun jangan terlalu asyik berkirim pesan sampai berjam-jam atau kalian akan cepat bosan dan si dia jadi tak merasa tertantang lagi. Ingat, kamu butuh alasan supaya si dia mau terus menghubungi kamu, atau justru mengajak kamu bertemu untuk mengobrol langsung. Jadi, jangan buang waktu berharga tersebut dalam rentetan pesan kalian!

    Jika kamu merasa takut menjadi orang pertama yang mengirim pesan, well, sejujurnya tak jadi masalah untuk melakukan hal tersebut sesekali. Namun jangan lakukan hal tersebut di setiap kesempatan atau si dia akan menganggap kamu terlalu berlebihan. Biarkan si dia yang menghubungi kamu terlebih dulu – hal ini juga akan menjawab pertanyaan apakah si dia tertarik dengan kamu atau tidak.


    3. ...dan buat ia penasaran...

    Ketika berkirim pesan, bicarakan hal-hal menarik yang bisa kalian lakukan bersama – semisal mencoba aktivitas seru mencoba hobi masing-masing yang mudah dilakukan untuk kencan berikutnya. Dan ingat, jangan buat percakapan kalian terasa membosankan. Kalimat seperti, “Sedang apa?” akan membuat si dia malas membalas. Buat percakapan kamu terasa menyenangkan dengan sedikit humor, dan yang paling penting, jangan terlalu overthinking. Just let it flows.


    4. ...jadi, jangan terlalu obsesif!

    Ketika sedang jatuh cinta, secara tak sadar kamu jadi punya kebiasaan ini: Mengecek ponsel setiap lima menit sekali, berharap si dia terus menerus membalas pesan kamu, dan ketika si dia tidak membalas kamu mulai cemas  – padahal baru dua jam terlewat. Oh, girl, calm down. Ini merupakan tanda bahwa kamu mulai menjadi needy dan obsesif, dan jalan pikir tersebut tidak baik untukmu. Perlahan-lahan kebiasaan ini akan menurunkan rasa percaya dirimu, membuatmu berlaku aneh di depannya, dan pada akhirnya membuat si dia risih karena kamu terlalu berlebihan.

    Di tahap ini, kamu harus melakukan lain yang membuat hidup tetap terasa menyenangkan. Hubungi the girls. Lakukan hobi yang kamu suka. Selesaikan pekerjaanmu. Habiskan waktu dengan keluarga – apapun, yang penting kamu senang melakukannya.

    Terlalu banyak menghabiskan waktu untuk pria yang baru kamu kenal lewat kencan pertama adalah hal yang buruk – like, really bad – karena dengan begitu tandanya kamu benar-benar depresi dan akan merasa “hancur” jika ternyata si dia memutuskan untuk meninggalkanmu.



    At the end of the day, jika si dia tak menyadari seberapa hebat kamu sebenarnya meski kamu telah berusaha untuk melakukan yang terbaik, ia BUKAN pria yang tepat untukmu.


    5. Biarkan ia perlahan-lahan menjadi bagian dari hidup kamu...

    Salah satu hal terpenting yang bisa membuatnya tetap tertarik denganmu adalah dengan tidak memberi “label” pada hubungan kalian terlalu cepat. Hanya karena kencan pertama kalian berjalan dengan baik, tak berarti hubungan menjadi “eksklusif” dan kalian resmi berpacaran. Biarkan “pintu kesempatan” kamu terbuka lebar, setidaknya sampai kalian kencan beberapa kali. Dan ingat, jangan membatalkan janjimu dengan sahabat hanya karena si dia ingin bertemu. Seriously, don’t!

    Kalau kamu hanya bisa bertemu satu kali dalam seminggu ini, so be it. Selalu ada waktu jika kalian memang benar-benar saling tertarik, jadi jangan terburu-buru. Semisal si dia ingin menghabiskan akhir pekan ini dengan kamu namun kamu terlanjur membuat janji dengan sahabat di akhir pekan, ok then, si dia harus menunggu – pergilah bersama teman-temanmu dan buat janji dengan si dia untuk minggu depan.

    Penting bagi si dia untuk mengetahui bahwa kamu juga memiliki banyak teman yang menyenangkan selain dirinya. Namun, pastikan bahwa kamu juga berniat untuk menanggapi ajakannya – tepati janji yang kamu buat, karena jika kamu terlalu sibuk dan terus menerus mengulur waktu untuk bertemu dengannya, ia akan malas menanggapinya.


    6. ...dengan menunjukkan bahwa kamu punya banyak sisi menarik.

    Buat kencan kamu beragam. Atur waktu untuk mengobrol sambil menikmati koktail di satu waktu, lalu lakukan hal yang sedikit santai dengan mengunjungi museum atau galeri seni di hari lain. Atau, cobalah untuk menghabiskan waktu sambil minum kopi di kafe favorit, lalu lakukan suatu yang lebih aktif seperti mencoba Sandbox VR di lain waktu.

    Semakin bervariasi hal yang kalian lakukan, semakin menarik diri kamu di matanya. Ketika pria mencari perempuan untuk menjadi pasangannya, mereka biasanya mencari sosok yang bisa beradaptasi di berbagai situasi: menyenangkan dan energik, cerdas dan baik hati, namun di sisi lain juga bisa terlihat santai dan glamor, juga lucu dan humoris. Buat ia terus penasaran, dan kamu akan terlihat menarik karena ia tak mampu menebak apa yang akan kamu lakukan di lain waktu.


    (Alvin Yoga / FT / Image: Dok. Jonathan Borba on Unsplash)