Celebrity

Psst, Kekayaan Mariah Carey Bisa Membayar Biaya Kuliah Kita!

  by: Shamira Priyanka Natanagara       2/2/2020
  • Musim perayaan Natal memang sudah lewat dan kita sudah memasuki bulan Februari 2020—yang cukup impresif, to be honest, mengingat segala tragedi yang terjadi di bulan Januari. Dan sejujurnya, meskipun sudah Natal sudah lewat, mendengarkan “All I Want for Christmas Is You” oleh Mariah Carey berkali-kali dan berpura-pura masih liburan adalah hal yang asyik! Oke, mungkin kita sepatutnya mendengarkan lagu yang lebih pas dengan suasana, yang berarti lagu apa saja dari album The Emancipation of Mimi, bukan?

    Anyway, kita semua tahu bahwa lagu-lagu Mariah bisa mengobati luka hati, dan berkat itu, Mariah benar-benar kaya. She’s living her best life, awal tahun 2020 yang mengecewakan pun tak bisa memadamkan semangatnya, dan rekening bank Mimi tetap tidak terganggu. “Sebenarnya seberapa kaya Mariah Carey, sih?”. Inilah kekayaan Mariah, all thanks to you—ya, dirimu—yang hobi mendengarkan lagunya sepanjang hari. 






    Mari kita mulai dengan “All I Want for Christmas Is You”

    Lagu ini debut pada tahun 1994 dan sejak itu telah mendatangkan uang yang benar-benar luar biasa. Menurut Nielsen (via Time), jumlah total streaming digital untuk lagu ini nyaris mencapai 299 juta pada tahun lalu—dan berhasil memecahkan rekor Spotify sebagai lagu dengan jumlah streaming paling banyak dalam satu hari, melebihi 10,8 juta streams. Dengan kata lain, orang-orang (baca: Cosmo) terobsesi.

    Menurut laporan The Economist, lagu ini memperoleh USD60 juta (sekitar Rp821 milyar) hingga tahun 2018, dan keuntungannya kian meningkat. 



    Jangan lupakan lagu-lagu lainnya, oke?

    Tidak mengagetkan, Mariah mendapatkan sebagian besar kekayaannya dari lagu-lagunya yang asyik. Tahukah kamu bahwa lagu “One Sweet Day” adalah lagu yang paling lama menempati posisi pertama di tangga lagu Amerika Serikat sebelum Lil Nas X mengalahkan rekornya? Yup, true story!




    Menurut Asosiasi Industri Rekaman Amerika Serikat, Mariah telah menjual sebanyak 66,5 juta kopi album bersertifikat—jumlah yang sama seperti band Rolling Stones. Dan itu hanya studio albm. Ia pun telah menjual 30 juta kopi digital single yang bersertifikat. Wow, just wow…






    Ingat, Mariah adalah touring machine

    Mariah telah menggelar sekitar satu lusin tur dan masing-masing memperoleh jutaan dolar AS. Tur yang paling menguntungkan adalah The Adventures of Mimi Tour pada tahun 2006, yang meraih USD27,9 juta untuk area Amerika Utara sendiri. Ada pula Sweet Sweet Fantasy Tour pada 2016 yang meraih USD30,3 juta. Truly Amazing!!!

    Selain itu, Mariah memiliki residensi Las Vegas (yang mengizinkannya untuk menggelar serangkaian konser di kota tersebut) sejak 2015 hingga 2017, yang dilaporkan membayarnya lebih dari USD30 juta. Obviously, Mariah tidak menyimpan seluruh keuntungannya (ia harus menggaji banyak orang dan membayar pajak), tapi ia tetap membawa pulang banyaaaak sekali uang. 



    Kita juga patut membahas endorsement Mimi, girls

    Mariah telah bekerja sama dengan beragam brand sebelum para influencers mengiklankan obat pelangsing (oops…), dan endorsement-nya pun bukan main-main. Tidak ada informasi jelas mengenai keuntungan Mariah dari kontrak iklannya, tapi mari kita coba perkirakan. Ia telah bekerja dengan Pepsi, Motorola, Claire’s—dan pada 2007, ia berkolaborasi dengan Elizabeh Arden untuk menciptakan parfum yang menghasilkannya USD150 juta. Cool, cool, cool.




    So, berapa jumlah kekayaan Mariah Carey?

    Menurut Celebrity Net Worth, mencapai USD320 juta, tapi beberapa sumber lainnya (yang agak dipertanyakan) menyatakan bahwa kekayaannya lebih besar—hampir USD500 juta. Sejujurnya, ketika kamu setajir itu, siapa sih yang masih menghitung kekayaanmu?


    (Artikel ini disadur dari Cosmopolitan US / Perubahan telah dilakukan oleh editor / Alih Bahasa: Shamira Natanagara / Ed. / Images: Dok. Instagram, GIPHY)

    tags: mariah carey