Beauty

Ketahui Perbedaan Physical Sunscreen dan Chemical Sunscreen

  by: Fariza Rahmadinna       7/2/2020
  • Dear, never ever forget to put sunscreen! Sunscreen berguna untuk melindungi kulit kamu dari efek buruk sinar matahari. Pasalnya, berbagai masalah kulit bisa disebabkan atau bahkan diperparah oleh paparan sinar matahari. Jika ingin beraktivitas di luar ruangan, ada baiknya selalu gunakan sunscreen, sekalipun cuaca sedang berawan. Nah, terdapat dua jenis sunscreen yang dapat kamu gunakan, yaitu physical sunscreen dan chemical sunscreen. Mau tahu apa saja perbedaan diantara kedua jenis sunscreen ini? Yuk, simak ulasan selengkapnya berikut ini!


    Physical sunscreen bekerja dengan membentuk lapisan di permukaan kulit yang berguna untuk menghalangi sinar UV agar tidak menembus lapisan epidermis. Maka dari itu, disebut physical sunscreen karena mampu menghalangi secara fisik. Jenis sunscreen ini sering juga disebut sunblock, karena mampu menangkal 5-10% sinar UV agar tidak menembus kulit. 




    Physical sunscreen memiliki kandungan UV filter zinc oxide dan titanium dioxide yang tergolong photostability yang baik, artinya UV filter tersebut tidak akan rusak saat terekspos sinar matahari. Titanium dioxide hanya mampu memberikan perlindungan dari UVB dan sebagian spektrum UVA. Sementara, zinc oxide mampu memberikan perlindungan dari seluruh spektrum UVA dan UVB. Meskipun dinilai efektif memberikan perlindungan kulit dari sinar UV, physical sunscreen kurang begitu diminati, karena memiliki tekstur yang lebih berat dan kental, serta berpotensi meninggalkan lapisan putih pada kulit atau whitecast


    Baca juga : Perlukah Menggunakan Sunscreen di Musim Hujan?


    Di sisi lain, chemical sunscreen bekerja dengan menembus jaringan epidermis dan dermis. Jenis sunscreen yang satu ini memiliki tekstur yang lebih cair sehingga mudah menyerap ke dalam kulit dan nyaman digunakan sehari-hari. Chemical sunscreen umumnya meninggalkan lapisan putih pada kulit atau whitecast lebih sedikit. Sayangnya, jika menggunakan chemical sunscreen, kamu perlu untuk mengaplikasikan ulang tabir surya setiap dua hingga tiga jam sekali atau setelah terkena keringat dan air agar perlindungan terhadap sinar matahari tetap maksimal. Ini karena kandungan UV filter dalam chemical sunscreen seperti avobenzone, lebih mudah rusak saat terekspos sinar matahari. 




    Jika kamu memiliki kulit sensitif, sebaiknya hindari penggunaan chemical sunscreen, karena chemical UV filternya cenderung dapat menyebabkan iritasi atau alergi. Sebaiknya, pilih physical sunscreen yang cenderung lebih mudah ditoleransi oleh semua jenis kulit, termasuk kulit sensitif. Sementara kamu yang memiliki kulit normal dan kering hingga berminyak, lebih disarankan untuk memilih chemical sunscreen, karena lebih mudah menyerap dan ringan di kulit kamu. 


    Nah, sekarang sudah tahu kan perbedaan antara chemical sunscreen dan physical sunscreen? Gunakan jenis sunscreen yang sesuai dengan kebutuhan dan jenis kulit kamu, serta aplikasikan sunscreen minimal SPF 30+++ setidaknya 15 menit sebelum beraktivitas di luar ruangan. Semoga bermanfaat ya, ladies.


    (Fariza Rahmadinna / VA / Image: Dok. Joel Muniz on Unsplash)